SEMARANG, BACAAJA – Buat pelaku UMKM, urusan pengiriman barang sering kali bikin pusing. Ongkos mahal, batasan minimum logistik besar, dan risiko barang rusak jadi tantangan yang sering muncul.
Nah, di sinilah Bajaj hadir jadi solusi yang lebih ramah. Kendaraan roda tiga dengan kabin tertutup plus rain cover membuat barang UMKM kebal dari panas atau hujan.
Cocok banget buat produk makanan, kerajinan, atau fashion. yang gampang rusak kalau kena cuaca ekstrem.
Bacaaja: Bajaj Lagi Naik Kelas: dari Kendaraan Jadul ke Transportasi Digital
Bacaaja: Bajaj Online Nyasar Semarang? Izin Masih “Dikulik” Dishub!
“Biasanya biaya pengiriman itu nyedot banyak biaya produksi,” ujar Siva Gesita. “Dengan Bajaj, barang bisa lebih aman sampai tujuan dan ongkosnya lebih masuk akal.”
Dibanding motor, kapasitas Bajaj jauh lebih besar. Belum lagi ukuran bodinya yang tetap ramping, jadi bisa masuk gang sempit yang sering ditemui di kota-kota besar.
Varian Maxima bahkan bisa bawa hingga 300 kilogram barang sekaligus, bikin pengiriman barang jadi lebih efisien.
Selain itu, kabin tertutup bukan cuma melindungi penumpang, tapi juga barang di dalamnya. Jadi terlindung dari hujan dan panas, yang sangat penting buat produk UMKM yang sensitive.
Yang menarik, Bajaj berpelat hitam. Artinya, legal dipakai bukan hanya sebagai kendaraan umum, tapi juga usaha pribadi.
UMKM bisa memilih mau menyewa layanan lewat aplikasi atau bahkan punya unit sendiri.
Bagi UMKM, ini bukan sekadar soal alat angkut. Ini tentang solusi nyata yang bisa bantu mereka menjaga kualitas produk sampai konsumen, sambil menekan biaya operasional.
Roda tiga yang dulu sering dipandang biasa kini mulai dipakai sebagai partner usaha yang fleksibel dan hemat biaya. (dul)


