Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Aktivis Lingkungan Ingatkan Risiko Limbah Baterai Bus Listrik
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Aktivis Lingkungan Ingatkan Risiko Limbah Baterai Bus Listrik

Semarang lagi pelan-pelan ngegas ke arah transportasi yang lebih “hijau”. Bus listrik mulai wara-wiri jadi harapan baru buat bikin udara kota nggak sesesak dulu. Tapi di balik suara mesin yang lebih kalem dan tanpa asap knalpot itu, ternyata ada PR lain yang nggak kalah penting: soal limbah baterai yang bisa jadi bom waktu kalau nggak diurus serius.

T. Budianto
Last updated: Juni 22, 2026 8:18 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
RAMAH DISABILITAS: Seorang penumpang lanjut usia dengan bantuan tongkat menaiki bus listrik Trans Semarang di salah satu halte dibantu petugas pelayanan, beberapa waktu lalu. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Di balik manfaat bus listrik dalam mengurangi polusi udara, terdapat tantangan lingkungan lain yang tidak boleh diabaikan, yakni pengelolaan limbah baterai.

Aktivis lingkungan dan Ketua Partai Hijau Indonesia (PHI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Tengah Robertus Aditya yang menilai keberhasilan elektrifikasi transportasi tidak hanya diukur dari berkurangnya emisi, tetapi juga dari kemampuan mengelola dampak setelah baterai habis masa pakainya.

Menurut Aditya, baterai kendaraan listrik memiliki umur penggunaan tertentu dan pada akhirnya harus diganti. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah baterai berpotensi menimbulkan masalah lingkungan baru.

“Kita jangan sampai menyelesaikan satu persoalan tentang polusi udara, tetapi kemudian memunculkan persoalan baru berupa limbah baterai,” katanya. Senin (22/6/2026).

Baca juga: Transportasi Hijau Tak Cukup Bermodal Baterai

Ia menegaskan pemerintah daerah harus mulai menyiapkan sistem pengelolaan limbah sejak sekarang. Mulai dari tempat pengumpulan khusus hingga mekanisme daur ulang yang aman dan berkelanjutan.

Aditya menilai Dinas Lingkungan Hidup maupun pemerintah daerah perlu mengambil peran penting dalam memastikan baterai bekas tidak berakhir di tempat pembuangan biasa. Sebab, beberapa komponen di dalam baterai dapat mencemari tanah dan lingkungan jika dibuang sembarangan.

Selain itu, ia juga menyoroti kebutuhan energi yang akan meningkat seiring bertambahnya penggunaan kendaraan listrik. Menurutnya, pemerintah perlu memikirkan sumber energi alternatif agar kebutuhan listrik tidak hanya bergantung pada pembangkit konvensional.

Energi Surya

Salah satu opsi yang bisa dikembangkan adalah pemanfaatan energi surya untuk mendukung sistem pengisian daya kendaraan listrik. “Kita harus memikirkan sumber energi yang berkelanjutan. Jangan hanya mengganti kendaraannya, tetapi sumber energinya juga perlu diperhatikan,” ujarnya.

Aditya berharap program bus listrik di Semarang tidak hanya fokus pada pengurangan emisi, tetapi juga memperhatikan seluruh siklus lingkungan yang ditimbulkan.

Baca juga: Bus Listrik Bikin Udara Semarang Lega, Asal Jangan Berhenti di Seremoni

Dengan begitu, elektrifikasi transportasi benar-benar menjadi solusi jangka panjang bagi kota yang lebih bersih dan sehat.

“Bus listrik memang dapat menurunkan polusi udara, tetapi pengelolaan limbah baterai harus menjadi perhatian serius agar tidak menimbulkan dampak lingkungan baru di masa depan,” tegasnya.

Akhirnya kita bukan cuma mikirin “busnya nggak ngebul lagi”, tapi juga siap nggak nih ngurusin ‘ngebul versi baru’ yang datangnya dari baterai bekasnya nanti. (dul)

You Might Also Like

Cegah Banjir, Gus Yasin Ajak Warga Rajin Bikin Biopori

Dari Makan Bergizi Gratis ke Makan Beracun Gratis: Menu Baru dari Dapur Kekuasaan

Fenomena Balita Rabun: Mata Minus Datang Lebih Cepat, Negara Datang Terlambat

Mahasiswa Undip Diduga Dikeroyok Teman Kuliah sampai Babak Belur dan Gegar Otak

Fakta Baru Kecelakaan Bus di Tol Krapyak: Pengemudi Sopir Cadangan, Korban Jadi 16 Orang

TAGGED:brtelektrifikasi trans semarangheadlinepemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis) Gelombang PHK Massal Mengintai, 2 Pabrik Otomotif di Jatim Berencana Pindah ke Vietnam
Next Article Lima Fakta Udang Bikin Melongo, Jantungnya di Kepala

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Uang Bertanda Tangan Purbaya Mulai Diburu Kolektor

Seniman senior Yogyakarta Susilo Nugroho, yang dikenal luas lewat karakter ikonik Den Baguse Ngarsa.

Den Baguse Ngarsa Berpulang, Dunia Seni-Budaya Jogja Kehilangan Salah Satu Cahaya Terangnya

Jepang Kekurangan Tenaga Sopir

Tren Positif Berlanjut, Gol Telat Hari Nur Selamatkan PSIS

GIIAS Semarang 2026 Kembali Digelar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi pasukan militer Iran.
Info

Iran Gelar Sayembara Berburu Pilot Jet Tempur AS yang Jatuh, Hadianya Gak Main-main

April 4, 2026
Ilustrasi gelombang tsunami. (grafis/tera)
Unik

BMKG Akhirnya Cabut Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempa Rusia, Pengungsi Kembali ke Rumah

Juli 31, 2025
Hukum

Polisi Musnahkan 67 Kilo Bahan Petasan

Februari 21, 2026
Info

Libur Akhir Tahun, Kapolda Turun Gunung Cek Posyan Tawangmangu

Desember 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Aktivis Lingkungan Ingatkan Risiko Limbah Baterai Bus Listrik
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?