Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mau Jadi Mahasiswa PPDS Anestesi Undip? Pahami Pasal-pasal Berikut
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Mau Jadi Mahasiswa PPDS Anestesi Undip? Pahami Pasal-pasal Berikut

KALIAN dokter umum? Pengin naik kelas menjadi dokter spesialis Anestesi? Boleh saja ikut Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Undip. Yang penting belajar memahami pasal dan aturan internal PPDS Anestesiologi dulu. Terutama pasal Senior Selalu Benar

R. Izra
Last updated: Juni 3, 2025 10:54 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Terdakwa Taufik dan Sri Maryani (berbaju putih) menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (26/5/2025).
Terdakwa Taufik dan Sri Maryani (berbaju putih) menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (26/5/2025).
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Di lingkungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi Universitas Diponegoro (Undip) ternyata ada aturan yang menindas junior.

Aturan yang dimaksud berupa Pasal Anestesi dan Tata Krama Anestesi sebagaimana terungkap dalam sidang kasus bullying mahasiswa PPDS Undip, di PN Semarang, Senin (26/5/2025).

Jaksa Penuntut Umum Sandhy Handika mengatakan, Pasal Anestesi terdiri dari beberapa pasal yang wajib dihapal dan dilaksanakan seluruh mahasiswa junior ke seniornya.

Pasal tersebut meliputi:

1. Senior selalu benar
2. Bila senior salah, kembali ke Pasal 1
3. Hanya ada ‘ya’ dan ‘siap’
4. Yang enak hanya untuk senior
5. Bila junior dikasih enak, tanya kenapa
6. Jangan pernah mengeluh, karena semua pernah mengalami
7. Jika masih mengeluh, siapa suruh masuk anestesi.

Kemudian, ada Tata Krama Anestesi yang juga wajib dilakukan para junior di lingkungan PPDS Undip.

Aturan tata krama itu berisi:

1. Selalu ucapkan izin jika bicara dengan senior
2. Semester nol (semester awal) hanya boleh bicara dengan semester 1
3. Dilarang keras bicara dengan semester di atasnya kecuali senior yang bertanya langsung
4. Haram hukumnya semester nol bicara dengan semester dua tingkat di atasnya.

Jaksa Sandhy mengatakan, Pasal dan Tata Krama Anestesi tersebut berulangkali disampaikan didoktrin oleh terdakwa Zara Yupita Azra selaku mahasiswa senior PPDS. Juga diamini oleg pejabat prodi.

Menurut jaksa, senioritas di PPDS Anastesi Undip merupakan bentuk intimidasi kepada juniornya. Dalam hal ini, junior tidak berani menolak karena takut karirnya terancam.

“Penolakan terhadap aturan tersebut akan berdampak terhadap akademik para dokter junior,” beber Jaksa.

Dalam praktiknya, senioritas PPDS Undip tidak hanya berupa verbal, melainkan tindakan nyata.

Mahasiswa junior dipaksa iuran hingga tak jarang mereka dihukum secara fisik jika melakukan kesalahan. (bae)

You Might Also Like

Gus Yahya Temui Presiden Prabowo di Istana, Ada Masalah Apa?

Lezat, Tahan Lama, dan Antibosan, Ini 5 Resep Bakso Daging Sapi Spesial Idul Adha

Panduan Lengkap Shalat Idul Adha di Rumah, Niat, Gerakan, dan Bacaan Arabnya

Best Noise-Canceling Wireless Headphones Reviewed

Kenapa 17 Agustus Harus Dirayain? Bukan Cuma Narsis Merah Putih

TAGGED:pasal ppdspasal ppds anestesipasal ppds anestesi undippasal ppds undipppds undipsenior selalu benar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ikan milik petambak Terboyo Kulon, Kota Semarang mati secara massal. (Foto tangkapan layar video warga) Petani Tambak Semarang Tuntut Ganti Rugi Pabrik Pencemar Lingkungan
Next Article Foto: ilustrasi. Permasalahan guru meliputi berbagai aspek, mulai dari kesejahteraan, kompetensi, beban kerja, hingga tantangan dalam proses belajar mengajar. Guru butuh kepastian kerja dan perlindungan hukum agar bisa fokus menjalankan tugasnya. MK Putuskan SD-SMP Negeri dan Swasta Gratis, Bagaimana Nasib Pesantren?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Adakah Vaksin Hantavirus?

Sst.. Libur Iduladha Bisa Panjang Kalau Pintar Ngatur Cuti

Jangan Asal Konten, Aturan Saudi Buat Jemaah Ternyata Ketat Banget

Begini Nasib Anggota DPRD Jember yang Ngrokok dan Main Game saat Sidang

Lomba Mau Diulang, Sekolah Ini Pilih Mundur Terhormat Saja

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Jaksa menyerahkan surat tuntutan kepada terdakwa Robig Zaenudin dalam sidang di PN Semarang, Selasa (872025). (bae)
Unik

Aipda Robig Dituntut Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Tembak Mati Pelajar SMK di Semarang

Juli 8, 2025
Tips

Duduk Lama di Sadel Bikin Panik, Faktanya Prostat Tetap Aman

Mei 9, 2026
Unik

Jantung Manusia Berdetak di Embrio Babi, Ilmuwan China Cetak Sejarah Baru Dunia Medis

Juni 16, 2025
Ilustrasi embun es atau embun upas yang terjadi saat musim 'mbediding'.
Unik

Embun Es dari Dieng hingga Bromo, Fenomena Mbediding Diperkirakan hingga Agustus

Juli 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mau Jadi Mahasiswa PPDS Anestesi Undip? Pahami Pasal-pasal Berikut
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?