Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jantung Manusia Berdetak di Embrio Babi, Ilmuwan China Cetak Sejarah Baru Dunia Medis
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Jantung Manusia Berdetak di Embrio Babi, Ilmuwan China Cetak Sejarah Baru Dunia Medis

Jika tantangan teknis dan etik bisa diatasi, maka masa depan di mana pasien gagal jantung bisa mendapatkan jantung baru dari babi, bukanlah fiksi ilmiah, melainkan realita yang bisa diraih dalam beberapa dekade ke depan.

Nugroho P.
Last updated: Juni 16, 2025 10:19 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi babi
SHARE

`NARAKITA, GUANGZHOU – Dunia sains kembali dikejutkan oleh terobosan luar biasa dari para ilmuwan China. Untuk pertama kalinya, detak jantung manusia berhasil tercipta di dalam embrio babi, sebuah pencapaian revolusioner yang dapat membuka jalan baru dalam dunia transplantasi organ.

Eksperimen menakjubkan ini dipimpin oleh tim riset dari Guangzhou Institutes of Biomedicine and Health yang tergabung dalam Chinese Academy of Sciences. Dipimpin oleh Lai Liangxue, tim ini memaparkan temuan mereka dalam forum ilmiah bergengsi International Society for Stem Cell Research yang digelar di Hong Kong, beberapa hari lalu.

Para peneliti menyuntikkan sel punca jantung manusia ke dalam embrio babi yang masih berada pada tahap morula—yakni fase awal perkembangan embrio setelah pembuahan. Hasilnya, sel tersebut tumbuh dan membentuk jantung miniatur manusia di dalam tubuh embrio babi, yang bahkan sempat berdetak.

Embrio tersebut mampu bertahan hidup selama 21 hari sebelum akhirnya berhenti berkembang. Para ilmuwan menduga adanya gangguan interaksi biologis antara sel manusia dan babi yang menyebabkan kegagalan fungsi organ vital.

Langkah ini merupakan bagian dari pengembangan khimaira—organisme campuran dua spesies—dengan tujuan jangka panjang memproduksi organ manusia di dalam tubuh hewan. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi atas krisis global kekurangan organ untuk transplantasi.

“Babi dipilih karena organ dalamnya memiliki ukuran yang paling mendekati manusia,” jelas Lai dalam presentasinya. Ia menambahkan, meskipun proyek ini masih dalam tahap eksperimental, potensi keberhasilannya sangat besar.

Eksperimen sebelumnya oleh tim yang sama juga sempat mencuri perhatian. Saat itu, mereka berhasil menumbuhkan jaringan ginjal manusia di embrio babi dan mempertahankannya hidup selama satu bulan dalam rahim induknya.

Namun, tidak semua ilmuwan langsung menerima temuan ini dengan tangan terbuka. Hiromitsu Nakauchi, pakar sel punca dari Stanford University yang turut hadir dalam forum, menyebut bahwa klaim tersebut perlu pembuktian lebih lanjut. Ia menyoroti absennya data tentang seberapa besar proporsi sel manusia dalam organ yang ditumbuhkan.

“Untuk bisa digunakan dalam transplantasi, kita perlu tahu seberapa dominan jaringan manusia di dalam organ tersebut. Ini sangat krusial agar tidak memicu penolakan imun saat digunakan pada manusia,” jelasnya.

Pertanyaan soal etika juga mulai bergulir di tengah keberhasilan tersebut. Perdebatan klasik tentang batas antara eksperimen ilmiah dan moralitas kembali muncul, terutama terkait pencampuran materi genetik manusia dan hewan.

Meski demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa pencapaian ini telah membuka lembaran baru dalam sejarah medis modern. Dunia kini menanti tahap lanjutan dari eksperimen ini—apakah suatu saat kelak, manusia benar-benar bisa memiliki organ hasil “ternak” dari hewan.

Jika tantangan teknis dan etik bisa diatasi, maka masa depan di mana pasien gagal jantung bisa mendapatkan jantung baru dari babi, bukanlah fiksi ilmiah, melainkan realita yang bisa diraih dalam beberapa dekade ke depan. (*)

You Might Also Like

Covid-19 Mulai Menyebar di Indonesia, Kemenkes: JN.1 7 Kali Lebih Cepat Menular

Duduk Lama Saat Mudik Bikin Badan Protes, Ini Solusinya

Menteri Pigai Tolak Usulan Stafsus Kemen HAM Jadi Penjamin Penjahat Intoleransi

Wow, Jantung Pisang Bisa Bikin Lancar  ASI, dan Ini Manfaat Lainnya

SK Kepengurusan Megawati Soekarno Putri Kembali Digugat

TAGGED:jantung babijantung manusiapenemuan terbarusolusi transplantasi jantungtemuan ilmiahtransplantasi jantung babi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jadwal Lengkap MotoGP Italia 2025, Adu Gengsi Pembalap Dunia di Mugello
Next Article Penyuluh Agama Islam Ustaz Suhanda (berdiri kiri) bersama anak-anak punk binaannya di Rumah Hijrah, di Jatisampurna, Kota Bekasi. ‘Rumah Hijrah Punk’ Antar Suhanda Wakili Jabar di Ajang Penyuluh Agama Islam Award 2025

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

HADANG MOBIL--Ribuan massa pendukung Sudewo, Bupati Pati nonaktif, menghadang mobil tahanan yang mengangkut junjungannya di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (29/6/2026). (bae)

Eksepsi Sudewo Ditolak Hakim, Massa Pendukung Ngamuk Cegat Mobil Tahanan

Ngaji Pancasila: IKAL Lemhannas Ajak Anak Muda Jadikan Pancasila Gaya Hidup

MINTA MAAF--Pengawal tahanan KPK, Rusli minta maaf kepada massa jika tangannya tak sengaja mengenai Sudewo, Senin (29/6/2026). (bae)

Isu Sudewo Dipukul Bikin Pendukung Marah, Pengawal KPK Minta Maaf: Bukan Maksud Saya Sengaja

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Pekan Terakhir Operasi Patuh 2025, Ini Daftar Pelanggaran yang Jadi Prioritas Polisi

Juli 21, 2025
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Viral

Polisi Lagi Polisi Lagi, Viral 26 Detik, Senior Pukul Siswa SPN Tanpa Ampun

November 14, 2025
Unik

5 Spot Sejarah Gratis di Jakarta, Wajib Disambangi Menjelang 17 Agustus 

Agustus 16, 2025
Viral

Jogokariyan Berduka, Ustaz Jazir Pulang Tinggalkan Jejak Peradaban

Desember 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jantung Manusia Berdetak di Embrio Babi, Ilmuwan China Cetak Sejarah Baru Dunia Medis
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?