Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Olahraga Nggak Selalu Aman, Pakar Bongkar Risiko Jantung dan Cedera di Siloam Simposium Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Olahraga Nggak Selalu Aman, Pakar Bongkar Risiko Jantung dan Cedera di Siloam Simposium Semarang

Olahraga memang bikin tubuh bugar, tapi kalau asal main tanpa persiapan, bisa-bisa jantung ikut “protes” dan sendi gampang cedera. Topik ini jadi fokus utama dalam Siloam Simposium Semarang 2025 yang digelar di Hotel Aruss, Sabtu (20/9).

T. Budianto
Last updated: September 22, 2025 4:40 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERSAMA NARASUMBER: Narasumber simposium cedera olahraga, Andri MT Lubis dan Antonius Andi Kurniawan foto bersama Sales Associate Director Siloam Hospitals Group Angelia Agustine dan moderator Presly Octavianus di Hotel Aruss, Semarang, Sabtu (20/9). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Olahraga itu sehat, iya. Tapi kalau asal gas tanpa ngerti kondisi tubuh, risikonya bisa bahaya banget, mulai dari jantung bermasalah sampai cedera otot dan sendi. Pesan ini jadi highlight dalam Siloam Simposium Semarang 2025 yang digelar di Hotel Aruss, Sabtu (20/9).

Acara yang diinisiasi Siloam Hospitals Semarang bareng Siloam Training Center ini ngumpulin sekitar 100 dokter spesialis dan umum buat bahas satu topik penting, gimana caranya olahraga tetap aman tanpa bikin jantung “ngadat” atau sendi jebol.

“Banyak orang nggak sadar, aritmia alias gangguan irama jantung bisa muncul tiba-tiba, bahkan pada mereka yang nggak punya riwayat penyakit jantung. Aktivitas fisik yang terlalu dipaksa justru bisa jadi pemicu. Padahal skrining sederhana kayak EKG udah cukup buat deteksi dini,” jelas dr Budi Ario Tejo, SpJP (K), dokter jantung dari Siloam Hospitals TB Simatupang.

Nggak cuma soal jantung, cedera olahraga juga dibedah tuntas. Prof Dr dr Andri MT Lubis, Sp.OT, SubSp.CO (K) bilang kalau risiko cedera itu nggak melulu soal salah teknik. “Jenis olahraga juga menentukan. Olahraga kontak jelas lebih rawan karena ada benturan fisik. Makanya perlu tim medis multidisiplin biar pemulihan dan performa bisa maksimal lagi,” ujarnya.

Acara ini dibuka langsung oleh Direktur Siloam Hospitals Semarang, dr. Ervina Eva Leswandari, bareng jajaran Siloam Hospitals Group, serta perwakilan IDI, Perki, dan PABOI Jawa Tengah. Kehadiran mereka makin menguatkan kolaborasi antarprofesi kesehatan.

Jadi Jembatan

Associate Director Commercial Siloam Hospitals Group, Angelia Agustine, menegaskan tujuan dari simposium ini: “Kami ingin jadi jembatan antara teori medis dan praktik lapangan. Tenaga medis bisa saling tukar pengalaman, update ilmu, sekaligus bangun jejaring profesional yang pada akhirnya bikin layanan pasien makin oke.”

Selain dr Budi dan Prof Andri, ada juga dr Pipin Ardhianto, SpJP (K), FIHA (Perki Semarang) yang mengingatkan soal pentingnya pre-participation screening sebelum olahraga, plus dr Antonius Andi Kurniawan, Sp.KO, Subsp.ALK (K) yang ngasih tips strategi olahraga aman buat jantung.

Lewat simposium ini, Siloam Hospitals bukan cuma ngasih edukasi, tapi juga nunjukin komitmen buat terus ngembangin layanan medis berbasis bukti ilmiah dan standar internasional. Intinya: olahraga itu wajib, tapi tetap harus kenal batas tubuh sendiri biar sehatnya dapet, risikonya nggak ikut nyangkut. (*)

You Might Also Like

Lautan Sobat Tenanan Gegerkan Alun-alun Banjarnegara

Skandal Sentoso Seal: Jan Hwa Diana Resmi Jadi Tersangka!

PDIP Tegas Minta Fadli Zon Hentikan Penulisan Ulang Sejarah Nasional: Lukai Banyak Orang

Lagi Cari Jodoh? Cilacap Sehari Ada 30 Janda Baru

Sebelum Sastra Kiamat, WS Rendra Dipanggil Kembali

TAGGED:cedera olahragasiloamsiloam hospitals
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Eldea bersama Ruth, seekor anjing labrador pelacak narkotika milik Bea Cukai Jateng-DIY. Cerita Eldea si Pawang Anjing Pelacak Bea Cukai yang Ditakuti Bandar Narkoba
Next Article SCU Gandeng Pemprov Jateng, Bareng-Bareng Perangi Kemiskinan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis

Suami di Kebumen Ngamuk: Istri dan Mertua Tewas Dianiaya

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa tidak memenuhi panggilan KPK sebaagi saksi korupsi dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021 2022
Unik

Alasan Sibuk, Gubernur Khofifah Tidak Penuhi Panggilan KPK

Juni 20, 2025
Viral

Iuran BPJS Harus Naik, Negara Nggak Kuat Lagi?

Februari 23, 2026
Prabowo di Pidato Kenegaraan HUT RI ke-80 tampil bak final boss yang ngeluarin jurus kombo: gaji hakim naik 280%, korupsi dibongkar, sawit ilegal digusur, tentara digemukin komandonya, petani dibikin tajir lewat surplus beras 4 juta ton, dan kemiskinan ekstrem dibidik nol persen. Foto: dok
Unik

Besaran Tantiem Komisasris BUMN Yang Bikin Iri

Agustus 17, 2025
Unik

Pemprov Jateng Siapkan Satgas PHK

Juni 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Olahraga Nggak Selalu Aman, Pakar Bongkar Risiko Jantung dan Cedera di Siloam Simposium Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?