Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lapas Purwodadi Tanam 3.000 Meter Persegi Okra
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Lapas Purwodadi Tanam 3.000 Meter Persegi Okra

T. Budianto
Last updated: November 8, 2026 4:29 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BIBIT OKRA: Warga binaan bersama petugas melakukan penanaman bibit tanaman okra di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) seluas sekitar 3.000 meter persegi di lingkungan Lapas Kelas IIB Purwodadi, baru-baru ini. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, GROBOGAN– Lahan kosong bukan berarti tak bisa menghasilkan cuan. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi membuktikannya dengan menyulap lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) menjadi area pertanian produktif.

Kali ini, tanaman okra menjadi pilihan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan bercocok tanam. Bersama Kelompok Tani Agro Makmur, Lapas Purwodadi mulai melakukan penanaman okra di lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi Erik Murdiyanto, perwakilan Kelompok Tani Agro Makmur, jajaran pegawai, peserta magang, serta enam warga binaan yang terlibat langsung dalam proses penanaman.

Program ini bukan sekadar upaya menghijaukan lahan. Lebih dari itu, kegiatan pertanian tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian agar warga binaan memiliki keterampilan produktif sebagai bekal setelah bebas nanti.

Baca juga: Lapas Purwodadi Bantu Bedah Rumah Warga

Kalapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto mengatakan, pemanfaatan lahan SAE diharapkan mampu memberikan nilai tambah sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

“Melalui kegiatan penanaman okra ini, kami ingin mengoptimalkan lahan yang tersedia agar lebih produktif dan memberikan manfaat. Selain mendukung program ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan di bidang pertanian yang nantinya dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Beri Pendampingan

Dalam pelaksanaannya, Kelompok Tani Agro Makmur turut memberikan pendampingan dan pengetahuan mengenai teknik budidaya. Mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga pemeliharaan tanaman agar hasil panen bisa optimal.

Tanaman okra tersebut diperkirakan mulai bisa dipanen setelah sekitar 45 hari masa tanam. Namun, waktu panen tetap menyesuaikan kondisi pertumbuhan dan perawatan tanaman.

Baca juga: Warga Binaan Lapas Purwodadi Dilatih Otomotif

Melalui kolaborasi ini, Lapas Purwodadi berharap lahan SAE tidak hanya menjadi fasilitas pendukung pembinaan, tetapi juga mampu menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat.

Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan di balik tembok lapas tidak melulu soal menjalani masa hukuman. Ada kesempatan belajar, bekerja, dan menyiapkan masa depan. Sebab, ketika warga binaan kembali ke masyarakat, idealnya yang dibawa bukan sekadar cerita pernah tinggal di balik jeruji, melainkan juga keterampilan untuk menanam harapan dan memanen kehidupan yang lebih mandiri. (tebe)

You Might Also Like

Kursi Kosong di PN Solo: Gusti Moeng dan PB XIV Purbaya Sama-sama Absen

4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid Tersangka OTT KPK di Bogor, Siapa Saja dan Apa Peran Mereka?

Kasus Mirip Nenek Elina Terjadi di Tegal, Rumah Kushayatun Tiba-tiba Dibongkar Paksa

Sosok Misterius Big Boss Jaringan Love Scamming Solo, Tak Tersentuh Hukum

Lapas Purwodadi Serius Bersih-Bersih

TAGGED:kanwil imipas jatenglapas purwodadiwarga binaan pemasyarakatan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi persiapan personel menghadapi tanggap darurat bencana banjir. Semarang Siaga Bencana, Warga Bisa Lapor Lewat Call Center 112
Next Article Turis Jerman Kepincut Pesona Candirejo

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Turis Jerman Kepincut Pesona Candirejo

Lapas Purwodadi Tanam 3.000 Meter Persegi Okra

Ilustrasi persiapan personel menghadapi tanggap darurat bencana banjir.

Semarang Siaga Bencana, Warga Bisa Lapor Lewat Call Center 112

Pengangguran Gen Z Tembus 17 Persen

TERIMA PENGHARGAAN: Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang mewakili perusahaan, menerima penghargaan CNN Indonesia Awards 2026. (ist)

Dipimpin Ady Setiawan, PDAM Tirta Moedal Raih Penghargaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Polda Jateng Tegaskan Anggota Tetap Wajib Kooperatif saat Dipanggil Kejaksaan, Namun….

Juli 11, 2026
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)
Hukum

601 Kursi Desa di Pati Kosong, KPK: Ini Desa atau Ruang Tunggu?

Februari 4, 2026
Info

Jelang Lebaran, Lapas Purwodadi Gelar Razia

Maret 16, 2026
Hukum

Klaim Fiktif Rp 22 Miliar, BPJS Buka-bukaan soal RS Padma Lalita

November 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lapas Purwodadi Tanam 3.000 Meter Persegi Okra
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?