Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 12 Santriwati Hamalatul Quran Belum ke Pondok setelah Penggerebekan, Begini Respons Kemenag
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

12 Santriwati Hamalatul Quran Belum ke Pondok setelah Penggerebekan, Begini Respons Kemenag

R. Izra
Last updated: November 6, 2026 1:08 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
TKP PENGGELEDAHAN - Polisi memasang police line di Ponpes Putri Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, yang menjadi lokasi penggeledahan.
TKP PENGGELEDAHAN - Polisi memasang police line di Ponpes Putri Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, yang menjadi lokasi penggeledahan.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Di tengah polemik Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, nasib belasan santri menjadi perhatian tersendiri. Pemerintah kini memastikan mereka tetap mendapat hak pendidikan meski aktivitas pesantren tersebut belum berjalan normal.

Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi perlindungan anak untuk menentukan kelanjutan pendidikan para santri.

Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jateng, Moch Fatkhuronji, mengatakan terdapat sekitar 12 santri yang sebelumnya belajar di pesantren tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah, termasuk Lampung dan luar Jawa.

Saat ini, seluruh santri masih berada bersama orang tua masing-masing. Kemenag belum memastikan apakah mereka akan kembali ke Hamalatul Quran atau melanjutkan pendidikan di pesantren lain.

“Kami perlu koordinasi lagi, apakah nanti difasilitasi untuk pindah ke pesantren mana atau tetap di pesantren itu. Yang jelas, santri belum kembali ke pondok pesantren tersebut,” ujarnya, Kamis (5/11/2026).

Fatkhuronji menegaskan, pihaknya tidak ingin persoalan yang tengah terjadi membuat pendidikan para santri terabaikan.

“Prinsipnya kami tidak akan menelantarkan. Kami tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan DP3A maupun DP2AKP untuk memikirkan nasib anak-anak ini agar tetap mendapatkan porsi dalam proses belajar dan proses pondoknya,” katanya, Jumat (6/11/2026).

Menurutnya, belum ada batas waktu pasti bagi para santri untuk kembali. Kemenag masih menunggu kesiapan pihak pesantren serta hasil koordinasi dengan pemerintah daerah.

Ia menyebut tim Kemenag Jateng telah mendatangi lokasi untuk melakukan koordinasi. Namun, saat kunjungan berlangsung, pihak pesantren dinilai belum siap.

Jika nantinya pesantren sudah siap, para santri berpeluang kembali melanjutkan pendidikan di sana. Namun, opsi pemindahan ke pesantren lain juga masih terbuka.

Di sisi lain, Kemenag memastikan Hamalatul Quran belum memiliki izin operasional dan belum tercatat dalam sistem data pesantren.

Meski demikian, Fatkhuronji menegaskan, persoalan administrasi tersebut tidak mengurangi perhatian pemerintah terhadap keberlanjutan pendidikan para santri.

Kini, pemerintah masih berupaya mencari jalan agar para santri tetap bisa belajar sembari menunggu kepastian penanganan kasus di pesantren tersebut. (dul)

You Might Also Like

Gaspol di Sirkuit, Cuan Jalan-Jalan Ikut Ngebut

Katanya Ganti CNG, Warga Malah Kepikiran Nasib Kompor Rumahnya

Tol Kalikangkung Mulai “Diserbu”: 33 Ribu Mobil dari Jakarta Antre Masuk Semarang

Pesawat ATR Indonesia Air Transport Rute Jogja-Makassar Hilang Kontak di Maros

Masuk Gedung Tinggalin KTP? Pelanggaran Undang-undang yang Dinormalisasi

TAGGED:hamalatul qurankembali ke pondokkemenag jatengsantiwati
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemprov Siap Rem Izin Depo Peti Kemas yang Tak Seimbang
Next Article PADAMKAN API: Petugas Damkar memadamkan dan melakukan pendinginan kebakaran di Pasar Pedurungan, Semarang, Jumat (6/11/2026). (ist) Kebakaran Pasar Pedurungan Semarang, Sejumlah Hangus Dilalap Api

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Klaim Fiktif Rp 22 Miliar, BPJS Buka-bukaan soal RS Padma Lalita

Ilustrasi tawuran.

Bawa Celurit Saat Konvoi, 24 Pelajar Purworejo Diciduk

Tukang Cukur Pekalongan Waswas, Pajak Baru Bisa Picu Protes

Ilustrasi judi online (judol). (grafis/tera).

Diduga Terjerat Judol, Pincapem Bank di Sleman Gasak Rp 6,7 Miliar

JENDERAL PENYADAP - Kolase foto tiga jenderal polisi tersangka penyadapan ilegal. Dari kiri ke kanan Irjen Pol Irjen Ahrie Sonta Nasution, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso.

Dugaan Makar di Balik Sadap Prabowo, Polri Bentuk Tim Khusus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Sensus Ekonomi 2026: BPS Ajak Pengusaha Buka Data Tanpa Drama

Februari 14, 2026
Ilustrasi petugas mengekuasi korban kecelakaan bus. (grafis/wahyu)
Hukum

Sopir Cahaya Trans Sudah Tersangka, Polisi Kini Bidik Perusahaan Otobus

Desember 24, 2025
Info

Puasa Jalan, Ghibah Masih Lancar, Gimana Nasib Pahalanya?

Februari 22, 2026
Info

Hari Ini Buruh Turun ke Monas, UMSK Jabar Jadi Api

Desember 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 12 Santriwati Hamalatul Quran Belum ke Pondok setelah Penggerebekan, Begini Respons Kemenag
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?