Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Puasa Jalan, Ghibah Masih Lancar, Gimana Nasib Pahalanya?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Puasa Jalan, Ghibah Masih Lancar, Gimana Nasib Pahalanya?

Ghibah sendiri artinya membicarakan keburukan orang lain di belakangnya, meski yang dibahas itu benar adanya. Kalau ternyata nggak benar, itu sudah masuk fitnah, dosanya lebih berat lagi.

Nugroho P.
Last updated: Februari 22, 2026 10:40 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ustadz Adi Hidayat (UAH)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ramadhan datang tiap tahun, tapi pertanyaannya selalu sama: puasanya cuma nahan lapar, atau sekalian ngerem lisan? Banyak yang kuat nggak makan seharian, tapi obrolan soal orang lain masih jalan terus.

Padahal puasa bukan cuma urusan perut. Ia latihan total, dari fisik sampai akhlak. Kalau lisannya masih doyan ngegunjing, ada yang perlu dibenahi.

Ustadz Adi Hidayat atau yang akrab disapa UAH, pernah mengingatkan soal ini. Menurutnya, ghibah termasuk perbuatan yang bisa bikin pahala puasa terkikis, bahkan habis tak bersisa.

“Nabi itu pernah bersabda, ada orang yang puasa, tapi dia tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan haus. Kenapa? Karena akhlaknya rusak, lisannya tidak dijaga, tangannya berbuat yang tidak baik,” ujar UAH dalam sebuah kajian.

Artinya jelas, secara fikih mungkin puasanya sah. Tapi secara nilai dan pahala, bisa jadi kosong.

Ghibah sendiri artinya membicarakan keburukan orang lain di belakangnya, meski yang dibahas itu benar adanya. Kalau ternyata nggak benar, itu sudah masuk fitnah, dosanya lebih berat lagi.

Seringnya, ghibah ini muncul santai saja. Ngobrol ringan setelah buka, komentar di grup WhatsApp, atau scroll media sosial sambil nyinyir.

UAH menyebut ini sebagai bagian dari hal-hal yang merusak pahala puasa. Bukan membatalkan secara teknis, tapi menggerogoti dari dalam.

“Ini bahaya nih, puasa itu bukan cuma menahan lapar dan haus, tapi juga menjaga akhlak. Jangan sampai kita puasanya batal secara maknawi,” katanya dalam tayangan di kanal YouTube @suasvideos.

Dalam Al-Qur’an, gambaran tentang ghibah itu keras banget. Diibaratkan seperti memakan daging saudara sendiri yang sudah mati. Perumpamaan ini menunjukkan betapa kejinya perbuatan tersebut.

Kalau dipikir-pikir, ngeri juga. Kita capek nahan haus, tapi pahala malah bocor gara-gara omongan.

Makanya, menjaga lisan itu bagian dari ibadah. Bahkan bisa jadi lebih berat daripada menahan lapar.

Puasa itu latihan mengendalikan hawa nafsu. Termasuk nafsu untuk komentar, nyinyir, atau ikut-ikutan bahas aib orang.

Rasulullah juga mengajarkan, kalau ada orang mengajak ribut saat kita puasa, cukup bilang, “Aku sedang berpuasa.” Itu bukan cuma kalimat, tapi pengingat diri.

Artinya, orang yang benar-benar puasa akan memilih menahan diri daripada meladeni emosi.

Ramadhan harusnya jadi momen upgrade diri. Bukan cuma pindah jam makan, tapi juga naik level dalam akhlak.

Kalau masih susah nahan ghibah, coba evaluasi lingkungannya. Kadang bukan kita yang mulai, tapi kita ikut nimbrung.

Diam sering kali lebih selamat. Nggak semua hal harus dikomentari.

Isi waktu dengan baca Al-Qur’an, dzikir, atau hal bermanfaat lain bisa jadi cara aman biar nggak kebablasan ngomongin orang.

Ingat juga, setiap kata yang keluar itu ada catatannya. Nggak ada yang benar-benar hilang.

Sayang banget kalau sudah seharian nahan lapar, tapi pulangnya cuma bawa haus.

Jadi, sebelum komentar soal orang lain, tanya dulu ke diri sendiri: ini nambah pahala atau malah ngurangin? Ramadhan cuma sebentar, jangan sampai lewat begitu saja tanpa perubahan berarti.(*)

You Might Also Like

DPR Minta Tambahan Biaya Kos & Tunjangan Beras Dalam RAPBN 2026

Raja Otomotif Jateng-DIY Luncurin Veloz Hybrid 300 Jutaan

Siber Polda Jateng Ungkap Ilegal Akses Cheat Platfom Mobile Legends

Polda Petakan 4 Zona “Lampu Merah” di Jateng

5 Tempat Sahur Murah dan Ramai di Semarang, Mana yang Kamu Suka?

TAGGED:CERAMAH ISLAMGHIBAHpuasaramadhanUAH
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Aniaya Anak Sambil Rekam, Ayah Kandung Bejat Diciduk Polisi
Next Article Mahesa Jenar Tetap Bidik Tiga Poin

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BEASISWA KHUSUS - Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Prof Hasyim Muhammad, memberikan keterangan mengenai beasiswa khusus untuk santri, Sabtu (22/8/2026). (dul)

Tinggal di Pesantren dan Aktif di Kampus, Syarat Dapat Beasiswa Pemprov Jateng

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Sekda Jateng) Sumarno. (dul)

Pemprov Jateng Dukung Pengembangan Geotermal, Sekda: Suara Warga Gak Boleh Diabaikan

NAIK KA--Pengguna jasa kereta api berada di Stasiun Semarang Tawang. (ist)

Libur Panjang Maulid Nabi, 124 Ribu Penumpang Kereta Padati Stasiun Daop Semarang

BEASISWA KHUSUS - Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Prof Hasyim Muhammad, memberikan keterangan mengenai beasiswa khusus untuk santri, Sabtu (22/8/2026). (dul)

Kabar Gembira! Ada Beasiswa Rp6 Juta per Orang untuk 420 Santri Ma’had Aly Jateng

LEPAS RS TERAPUNG - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melepas keberangkatan Kapal Laksamana Malahayati --rumah sakit terapung yang sekaligus mengangkut bantuan logistik untuk korban gempa NTT-- dari Cilegon menuju Flores, Kamis (20/8/2026) malam.

PDIP Kirim Kapal Medis Malahayati ke Flores, Bantu Korban Gempa NTT

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Solo Respati Ardi.
Info

Respati Siapkan Saingan Wisata Jalanan Thailand di Yos Sudarso Solo

Januari 11, 2026
Mahasiswa Untag audiensi usai aksi mendesak pengusutan kasus kematian Levi, dosennya, Rabu (19/11/2025).
Hukum

Mahasiswa Untag Kenang Dosen Levi Ceria dan Friendly, Desak Polisi Usut Tuntas

November 20, 2025
Info

Libur Nataru di Wonosobo Dijaga Ketat, Wisatawan Diminta Santai

Desember 22, 2025
Hukum

Ratusan Pendukung Minta Sudewo Dibebaskan

Juni 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Puasa Jalan, Ghibah Masih Lancar, Gimana Nasib Pahalanya?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?