BACAAJA, SEMARANG – Euforia nonton bareng (nobar) partai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia melawan Thailand di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/10/2026) malam, menyisakan keluhan soal parkir.
Sejumlah warga mengeluhkan tarif parkir sepeda motor di sekitar Jalan Pahlawan yang disebut mencapai Rp10 ribu. Padahal, Pemprov Jateng telah menyediakan area parkir gratis, meski kapasitasnya terbatas.
Salah seorang warga, Wijaya, mengaku membayar Rp5 ribu karena datang terlambat dan tidak kebagian tempat parkir di area Kantor Gubernur Jateng.
“Parkirnya mahal tadi ditarik Rp5 ribu, tapi saya masih mendingan ada juga yang bayar Rp10 ribu,” kata Wijaya.
Bacaaja: Herdman: Indonesia Sekarang Raja ASEAN
Bacaaja: Timnas Garuda Tak Lagi Spesialis Runner-up
Ia juga mengaku kecewa karena saat hendak pulang, petugas parkir yang sebelumnya menarik uang sudah tidak terlihat.
Menanggapi hal itu, Sekda Jateng Sumarno mengatakan parkir di luar lokasi nobar bukan kewenangan Pemprov Jateng. Menurutnya, Jalan Pahlawan juga bukan lokasi yang diperbolehkan untuk parkir.
“Kalau masih kaitannya dengan kejadian-kejadian parkir di Pahlawan berarti mungkin nanti kita koordinasikan dengan teman Kota Semarang, dengan Dishub Kota Semarang,” ujar Sumarno.
Sementara itu, Plt Kepala Dishub Jateng Agung Pramono mengatakan pengamanan nobar dilakukan bersama kepolisian dan Satpol PP. Untuk penertiban parkir di luar area kegiatan, kewenangan berada di Dishub Kota Semarang.
“Kami menyediakan parkir gratis di lingkungan kantor, namun terbatas, tidak sebanding dengan antusias masyarakat,” jelas Agung.
Ia memastikan persoalan parkir tersebut akan menjadi evaluasi. Dishub Jateng juga akan berkoordinasi dengan Dishub Kota Semarang agar penataan parkir pada kegiatan serupa ke depan lebih tertib.
“Nanti saya koordinasikan dengan Dishub Kota, mungkin jadi evaluasi ke depannya,” pungkasnya. (dul)

