Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: HP Disadap? Kenali Tanda dan Cara Mengeceknya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

HP Disadap? Kenali Tanda dan Cara Mengeceknya

Nugroho P.
Last updated: November 5, 2026 7:51 am
By Nugroho P.
12 Min Read
Share
ilustrasi HP disadap.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kasus dugaan penyadapan nomor telepon Presiden RI membuka pertanyaan baru soal keamanan komunikasi digital. Jika nomor orang nomor satu di Indonesia saja bisa menjadi sasaran, bagaimana dengan ponsel yang setiap hari kita gunakan?

Contents
11 Tanda Ponsel Mungkin Sedang DisadapCara Mengecek Ponsel yang Diduga Disadap1. Periksa Pengalihan Panggilan dengan Kode MMI2. Cek Pengaturan Call Forwarding3. Pantau Penggunaan Baterai dan Kuota4. Perhatikan Indikator Kamera dan Mikrofon5. Periksa Perangkat yang Terhubung ke Akun Apple atau Google6. Telusuri Aplikasi dan Izin Akses7. Gunakan Aplikasi KeamananApa yang Harus Dilakukan Jika Ponsel Disadap?Kebiasaan Sederhana untuk Mencegah Penyadapan

Bareskrim Polri mengungkap dugaan penyadapan nomor Kepala Negara melalui sistem Lawful Interception Management System (LIMS). Ironisnya, teknologi yang seharusnya digunakan untuk kepentingan penyadapan resmi itu diduga justru dimanfaatkan di luar prosedur.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin membeberkan temuan tersebut dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026). Penyidik bahkan sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dengan inisial LSP, ASN, dan EH.

Selain nomor Presiden, penyadapan diduga menyasar sejumlah pejabat negara, tokoh politik, kalangan media, hingga pengusaha selama periode 2025-2026.

Dalam kasus tersebut, penyadapan dilakukan melalui jaringan operator seluler, bukan dengan memasang perangkat lunak tertentu di ponsel korban. Artinya, pemilik nomor tidak akan menemukan aplikasi mencurigakan atau jejak penyadapan di perangkatnya.

Kondisi ini berbeda dengan ancaman yang lebih sering dihadapi pengguna ponsel pada umumnya, yakni spyware atau stalkerware. Perangkat lunak pengintai tersebut bisa dipasang untuk memantau aktivitas seseorang, mulai dari komunikasi, lokasi, hingga data pribadi.

Akses ilegal ke akun Apple atau Google juga bisa menjadi pintu masuk bagi orang lain untuk mengintip informasi pribadi. Nah, jenis ancaman inilah yang biasanya meninggalkan sejumlah gejala dan masih memungkinkan untuk diperiksa secara mandiri.

Lantas, bagaimana mengenali ponsel yang kemungkinan disadap? Berikut sejumlah tanda dan cara mengeceknya, dirangkum dari penjelasan Malwarebytes dan Avast.

11 Tanda Ponsel Mungkin Sedang Disadap

Tidak semua gangguan pada ponsel berarti ada orang yang sedang memata-matai aktivitas kita. Baterai boros, misalnya, bisa saja terjadi karena usia perangkat atau banyaknya aplikasi yang berjalan.

Namun, jika beberapa gejala muncul bersamaan dan berlangsung terus-menerus, pengguna sebaiknya mulai melakukan pemeriksaan. Berikut tanda-tanda yang patut diperhatikan.

1. Muncul suara asing saat menelepon

Pernah mendengar bunyi klik, suara statis, bip, atau suara samar ketika sedang melakukan panggilan? Jika gangguan tersebut muncul berulang kali, pengguna perlu mewaspadainya karena bisa berkaitan dengan gangguan pada komunikasi.

Meski begitu, suara aneh juga bisa disebabkan kualitas jaringan yang buruk.

2. Baterai cepat terkuras dan ponsel panas

Spyware yang bekerja diam-diam di latar belakang dapat membuat konsumsi daya meningkat. Aplikasi pengintai tersebut bisa terus merekam aktivitas sekaligus mengirimkan data ke pihak lain.

Akibatnya, baterai lebih cepat habis dan suhu perangkat meningkat meskipun tidak sedang digunakan untuk aktivitas berat.

3. Pemakaian kuota internet mendadak melonjak

Perhatikan penggunaan data seluler jika tiba-tiba meningkat tanpa alasan jelas. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah aplikasi pengintai yang mengirimkan informasi dari ponsel ke server pihak ketiga.

4. Ponsel membutuhkan waktu lama untuk dimatikan

Proses mematikan perangkat yang mendadak lebih lama dari biasanya juga patut diperhatikan. Kondisi ini bisa terjadi ketika ada proses aplikasi yang masih berjalan di belakang layar, termasuk pengiriman data.

5. Perangkat sering bertingkah sendiri

Aplikasi terbuka tanpa disentuh, ponsel mendadak restart, sering mengalami crash, atau mati sendiri merupakan gejala yang perlu diperiksa.

Gangguan semacam ini memang tidak otomatis menunjukkan adanya spyware. Namun, jika terjadi berulang kali tanpa penyebab yang jelas, jangan langsung mengabaikannya.

6. Kamera dan mikrofon aktif tanpa alasan

Indikator kamera atau mikrofon yang menyala ketika tidak sedang digunakan bisa menjadi peringatan.

Pengguna sebaiknya mengecek aplikasi mana yang mengakses kedua fitur tersebut. Jangan sampai ada aplikasi asing yang diam-diam memanfaatkan kamera atau mikrofon.

7. Mendapat SMS berisi karakter aneh

Pesan singkat berisi angka, huruf, atau simbol yang tidak beraturan juga perlu dicermati. Dalam kondisi tertentu, pesan seperti ini bisa berkaitan dengan perintah khusus dari perangkat lunak pengintai.

8. Halaman situs berubah atau dialihkan

Pernah membuka sebuah situs, tetapi justru diarahkan ke halaman berbeda? Malware tertentu dapat mengalihkan pengguna ke situs palsu, terutama halaman login dan pembayaran, untuk mencuri informasi akun.

9. Muncul aplikasi yang tidak pernah dipasang

Coba periksa daftar aplikasi di ponsel. Spyware terkadang menyamarkan identitasnya menggunakan nama yang terdengar normal, seperti System Service atau Updater.

10. Ada profil atau pengelola perangkat asing

Pada iPhone, aplikasi pengintai tertentu bisa memanfaatkan profil konfigurasi. Sementara pada Android, sebagian spyware dapat memperoleh akses sebagai administrator perangkat agar lebih sulit dihapus.

11. Akun email mengalami aktivitas mencurigakan

Email yang gagal terkirim, pemberitahuan perubahan kata sandi, atau peringatan login dari perangkat yang tidak dikenal bisa menjadi sinyal akun sedang diakses orang lain.

Cara Mengecek Ponsel yang Diduga Disadap

Jika menemukan beberapa tanda di atas, jangan buru-buru panik. Ada sejumlah pemeriksaan sederhana yang bisa dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat aktivitas mencurigakan pada perangkat.

1. Periksa Pengalihan Panggilan dengan Kode MMI

Salah satu hal yang bisa diperiksa adalah fitur call forwarding atau pengalihan panggilan. Fitur ini memungkinkan panggilan masuk diteruskan ke nomor lain dalam kondisi tertentu.

Pengguna bisa mencoba beberapa kode berikut melalui aplikasi telepon:

  • *#21# untuk memeriksa pengalihan seluruh panggilan.
  • *#61# untuk mengecek pengalihan ketika panggilan tidak dijawab.
  • *#62# untuk memeriksa pengalihan saat ponsel mati atau berada di luar jangkauan.
  • *#67# untuk mengecek pengalihan ketika nomor sedang sibuk.
  • *#06# untuk menampilkan nomor IMEI perangkat.

Perlu dipahami, kode tersebut memiliki fungsi berbeda dan hasilnya bergantung pada dukungan operator seluler. Kode MMI juga tidak bisa memastikan apakah ponsel terinfeksi spyware.

2. Cek Pengaturan Call Forwarding

Pemeriksaan juga bisa dilakukan langsung melalui menu pengaturan perangkat.

Pada iPhone, masuk ke Settings, pilih Apps, kemudian Phone dan Call Forwarding. Untuk versi iOS yang lebih lama, menu tersebut bisa ditemukan langsung melalui Settings dan Phone.

Sementara pada Android, buka aplikasi Telepon, tekan ikon tiga titik, lalu masuk ke Settings dan Supplementary Services. Setelah itu, pilih Call Forwarding.

3. Pantau Penggunaan Baterai dan Kuota

Aplikasi yang bekerja diam-diam biasanya membutuhkan sumber daya perangkat. Karena itu, periksa aplikasi yang paling banyak mengonsumsi baterai dan internet.

Pada iPhone, buka Settings, lalu pilih Battery atau Cellular. Untuk Android, pengguna bisa membuka Settings, kemudian Battery dan Connections, lalu Data Usage.

Jika ada aplikasi asing yang penggunaan baterai atau datanya tidak masuk akal, sebaiknya segera diperiksa.

4. Perhatikan Indikator Kamera dan Mikrofon

Ponsel keluaran terbaru sudah dilengkapi indikator privasi untuk memberi tahu pengguna ketika kamera atau mikrofon sedang diakses.

Pada iPhone, titik hijau menandakan kamera aktif, sedangkan titik oranye menunjukkan mikrofon sedang digunakan. Pengguna juga bisa membuka Control Center untuk melihat aplikasi yang terakhir mengakses fitur tersebut.

Sementara pada Android 12 ke atas, tersedia Privacy Dashboard untuk memeriksa riwayat akses kamera, mikrofon, dan lokasi.

5. Periksa Perangkat yang Terhubung ke Akun Apple atau Google

Tidak harus memasang spyware untuk memantau aktivitas seseorang. Pelaku bisa saja memanfaatkan akses ke akun Apple ID atau Google milik korban.

Melalui akun tersebut, informasi seperti lokasi, foto, hingga data yang tersinkronisasi ke layanan cloud berpotensi diakses.

Pada iPhone, buka Settings dan ketuk nama akun untuk melihat daftar perangkat yang terhubung. Hapus perangkat asing yang tidak dikenali setelah memastikan bukan milik sendiri.

Pengguna iOS 16 ke atas juga bisa memanfaatkan fitur Safety Check untuk mengatur ulang akses berbagi informasi dengan orang maupun aplikasi tertentu.

Untuk Android, buka Google Account, pilih Security, kemudian Your Devices. Keluarkan perangkat yang tidak dikenal dari daftar tersebut.

6. Telusuri Aplikasi dan Izin Akses

Jangan hanya melihat nama aplikasi, tetapi perhatikan juga izin yang dimilikinya.

Aplikasi sederhana yang meminta akses kamera, mikrofon, lokasi, atau kontak tanpa alasan jelas patut dicurigai.

Pada iPhone, periksa Settings, General, kemudian VPN & Device Management. Sementara pengguna Android bisa mencari menu Device Admin Apps melalui pengaturan perangkat.

7. Gunakan Aplikasi Keamanan

Jika pemeriksaan manual belum memberikan jawaban, pengguna bisa melakukan pemindaian menggunakan aplikasi keamanan seluler.

Perangkat keamanan tertentu mampu mendeteksi spyware yang sulit ditemukan melalui pemeriksaan biasa.

Malwarebytes pernah mencontohkan ancaman SparkCat pada 2025. Malware tersebut menyusup melalui aplikasi di App Store dan Google Play, kemudian memindai galeri foto untuk mencari tangkapan layar berisi frasa pemulihan dompet kripto.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Ponsel Disadap?

Jika ditemukan indikasi kuat adanya spyware, pengguna perlu segera membatasi akses pihak lain terhadap perangkat dan informasi pribadi.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  1. Aktifkan mode pesawat. Langkah ini membantu memutus sementara koneksi seluler dan Wi-Fi sehingga pengiriman data bisa dihentikan.
  2. Gunakan Safe Mode pada Android. Mode ini membantu menjalankan perangkat tanpa aplikasi pihak ketiga, termasuk aplikasi yang dicurigai sebagai spyware.
  3. Hapus aplikasi mencurigakan. Setelah memastikan aplikasi tersebut bukan bagian penting dari sistem, hapus dan lakukan pemindaian ulang.
  4. Matikan pengalihan panggilan. Kode ##002# dapat digunakan untuk membatalkan pengalihan panggilan yang didukung operator.
  5. Lakukan reset pabrik jika diperlukan. Ini menjadi salah satu langkah terakhir untuk membersihkan perangkat. Hindari memulihkan cadangan data yang dibuat setelah gejala penyadapan muncul.
  6. Laporkan dugaan penyadapan ilegal. Jika memiliki bukti yang kuat, segera laporkan kepada pihak kepolisian.

Ada satu hal yang juga perlu diperhatikan. Jika pelaku diduga merupakan orang dekat, pasangan, atau mantan pasangan, menghapus aplikasi pengintai maupun mengganti kata sandi secara tiba-tiba bisa membuat pelaku menyadari bahwa aktivitasnya diketahui.

Dalam situasi seperti ini, Malwarebytes menyarankan korban menghubungi lembaga pendamping kekerasan terlebih dahulu untuk menyusun langkah pengamanan yang tidak membahayakan dirinya.

Kebiasaan Sederhana untuk Mencegah Penyadapan

Mencegah ponsel disusupi aplikasi pengintai sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Pengguna tidak perlu menunggu sampai menemukan aktivitas mencurigakan untuk memperkuat keamanan perangkat.

Beberapa langkah yang bisa diterapkan antara lain:

  • Rutin memperbarui sistem operasi agar celah keamanan segera ditambal.
  • Menghapus aplikasi yang sudah tidak digunakan.
  • Mengunduh aplikasi hanya dari toko resmi.
  • Menghindari jailbreak pada iPhone atau root pada Android jika tidak memahami risikonya.
  • Menggunakan aplikasi pesan dengan enkripsi end-to-end seperti Signal atau WhatsApp.
  • Memanfaatkan VPN ketika terhubung ke Wi-Fi publik.
  • Mematikan Bluetooth ketika tidak diperlukan.
  • Memeriksa izin akses aplikasi secara berkala.
  • Menggunakan kata sandi yang kuat dan mengaktifkan autentikasi dua faktor.

Namun, ada hal penting yang jangan sampai salah dipahami. VPN dan enkripsi memang membantu melindungi komunikasi serta data ketika dikirim melalui jaringan, tetapi keduanya tidak otomatis membersihkan spyware yang sudah terpasang di ponsel.

Karena itu, keamanan perangkat tetap bergantung pada kewaspadaan pengguna, perlindungan akun, dan pemeriksaan rutin. Jangan menunggu sampai data pribadi bocor untuk mulai peduli dengan keamanan ponsel sendiri. (*)

You Might Also Like

Doa Move On dari Mantan, Biar Hati Kembali Tenang

Please, Surga dan Neraka Jangan Dijadikan Bahan Lelucon

Terapi Cuci Darah Makin Canggih, Kini Racun di Tubuh Bisa Lebih Optimal Dibersihkan

Benarkah Ari-ari Bayi Perlu Ritual Khusus? Ini Kata UAS dan Buya Yahya

Gak Cuma Nurut, Begini Cara Bikin Anak Perempuan Tangguh

TAGGED:cek HP disadapciri HP disadapHP disadappenyadapansadap
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jangan Asal Klik! Anak SMP Temanggung Diingatkan, Radikalisme Bisa Menyelinap Lewat Medsos dan Gim Online
Next Article Kesetaraan di Jalan Pergerakan dan Demonstrasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi perbincangan sehari-hari dengan dialek khas Semarangan.

Lima Umpatan Khas Wong Semarang, Mana Paling Populer?

Kemenkum Jateng Audit Notaris di Tegal dan Brebes

Ilustrasi pengangguran yang sedang mencari pekerjaan.

BPS: Kerja 1 Jam per Minggu Bukan Kategori Pengangguran

Bisnis Depo Peti Kemas Tanjung Emas Makin Gemuk, KPPU Cium Dominasi Tiga Pemain Besar

SAMBUTAN WISUDA: Rektor Untag Semarang, Prof. Dr. dr. Suparjo, M.P. memberi sambutan dalam Wisuda ke-94 di MAJT, Rabu (4/11/2026). (bae)

Prodi Baru Untag Semarang: Pendidikan Arsitektur hingga Doktor Ilmu Manajemen

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Glowing Alami Bukan Mimpi, Delapan Makanan Ini Wajib Dicoba Sekarang

Juli 7, 2026
Tips

Tips Agar Tidak Terjebak Gogle Maps yang Ngaco

Maret 30, 2026
Tips

Napas Terasa Berat? Tujuh Sinyal Paru-Paru Minta Diperhatikan Serius

Juni 3, 2026
Tips

Anak Masih Mengompol, Kapan Harus Khawatir?

September 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: HP Disadap? Kenali Tanda dan Cara Mengeceknya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?