Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Agustina Pasang Alarm Antikorupsi di Pemkot Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Agustina Pasang Alarm Antikorupsi di Pemkot Semarang

T. Budianto
Last updated: November 3, 2026 4:22 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
HADIRI LARWASDA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menghadiri acara Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Provinsi Jawa Tengah 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (3/11/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Jangan tunggu uang negara telanjur melayang baru sibuk mencari siapa yang salah. Pemkot Semarang ingin mengubah pola pengawasan birokrasi: potensi penyimpangan harus terdeteksi sejak awal, bahkan sebelum anggaran masuk tahap pelaksanaan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan komitmen memperkuat sistem deteksi dini atau early warning system sebagai fondasi pencegahan korupsi di lingkungan Pemkot Semarang.

Pernyataan itu disampaikan Agustina seusai menghadiri Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Provinsi Jawa Tengah 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Gubernuran Jawa Tengah, Selasa (3/11/2026).

Baca juga: 327 Desa di Jateng Pilih Jalan Antikorupsi

Forum tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus koordinasi pengawasan terintegrasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Agustina mengatakan, sistem peringatan dini akan diperkuat di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), terutama dalam proses perencanaan anggaran.

Menurutnya, pengawasan tidak boleh hanya muncul sebagai pemeriksaan setelah program selesai. Sistem harus mampu membaca potensi masalah sebelum berkembang menjadi penyimpangan.

“Kami di Pemkot Semarang berkomitmen penuh menjadikan sistem early warning ini sebagai fondasi utama di seluruh organisasi perangkat daerah. Pengawasan tidak boleh hanya bersifat mengoreksi di akhir, melainkan harus mampu mendeteksi dan mencegah potensi penyimpangan sejak dini, khususnya sejak tahap perencanaan anggaran,” ujar Agustina.

Bawa Manfaat

Ia juga menegaskan, tata kelola pemerintahan yang bersih tidak cukup diukur dari kepatuhan administrasi maupun laporan keuangan yang tersusun rapi. Ukuran lainnya adalah sejauh mana program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan kata lain, keberhasilan birokrasi bukan sekadar soal dokumen yang lengkap, tetapi juga hasil kerja yang bisa dirasakan warga.

“Bagi kami, tata kelola yang bersih dan akuntabel tidak hanya dinilai dari rapinya laporan administrasi, melainkan dari seberapa besar masyarakat Kota Semarang merasakan langsung manfaat nyata dari program pemerintah. Larwasda ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan pengawasan internal kami dengan lembaga eksternal agar ruang-ruang korupsi benar-benar tertutup,” tegasnya.

Agustina menambahkan, penguatan pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga integritas birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan daerah.

Baca juga: Ombudsman Peringatkan Kepala Daerah: Maladministrasi Bisa Berujung Korupsi, Jangan Tunggu Ditangkap!

Pemkot Semarang juga mencatat sejumlah capaian sepanjang 2026, termasuk meraih peringkat kedua Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Jateng. Ia berharap sinergi dengan lembaga pengawas eksternal dapat semakin memperkuat transparansi dan akuntabilitas di lingkungan pemerintahan kota.

Sebab, pemerintahan bersih bukan lomba siapa paling cepat menyelesaikan laporan atau paling banyak mengoleksi penghargaan. Yang lebih penting, jangan sampai anggaran publik lebih dulu menemukan jalan keluar sebelum manfaatnya sampai kepada masyarakat. Alarm antikorupsi harus berbunyi sebelum masalah terjadi, bukan setelah semuanya keburu ramai. (tebe)

You Might Also Like

Revisi UU Hak Cipta Dimulai! DPR dan Musisi Siap Gaspol Lindungi Hak Kreator

Semarang Bicara Toleransi: Agustina dan Sinta Nuriyah Kirim Pesan Harmoni

Serunya Tradisi Gebyuran Bustaman, Ada Makna Sakral di Balik Aksi Saling Coret-Saling Siram

Widodo C Putro Apresiasi Mental Bertanding

Tiga Hari Hujan, Cilacap Kewalahan Lawan Air dan Tanah

TAGGED:agustina wilujengantikorupsiheadlinepemkot semarangpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi hujan es. Semarang Potensi Diguyur Hujan Es, BMKG Singgung Puncak Musim Hujan
Next Article Banjir Semarang Terus Berulang, Akademisi Nilai Mitigasi Belum Maksimal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PROMOSI JUDOL: Seorang perempuan berinisial RUI (kanan) ditangkap polisi setelah diduga mempromosikan situs judi online. (ist)

Bikin Jejaring Mirip MLM untuk Endors Judol, Perempuan Semarang Meringkuk di Penjara

Pakar: Pembangunan Masif di Kawasan Atas Perbesar Risiko Banjir Semarang

Jateng Guyur Petani dengan 1.507 Alsintan, Panen Sehektare Cuma 2 Jam!

Pemprov Gandeng KPK, BPK, dan BPKP Cegah Korupsi

Hujan Mulai Mengguyur, Ahmad Luthfi Tak Mau Jateng Kecolongan Banjir dan Longsor

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Mobil Calya ringsek setelah terlibat kecelakaan beruntun di Tol Semarang-Solo, Jumat (3//4/2026) dini hari.
Info

Calya Picu Tabrakan Beruntun 5 Kendaraan di Tol Semarang-Solo, 1 Korban Tewas

April 3, 2026
Sepak Bola

Gol Tunggal Hamdi Bawa PSIS Tembus Tiga Besar Klasemen

Oktober 4, 2026
Ilustrasi petugas SPPG sedang menyiapkan MBG.
Info

Keracunan MBG Berulang, Wagub Jateng Gus Yasin Sorot Pergantian Penjamah Makanan

September 30, 2026
Ekonomi

Jangan Bebani Pedagang Kecil dengan Biaya Sertifikat Halal

Oktober 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agustina Pasang Alarm Antikorupsi di Pemkot Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?