Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Keracunan MBG Berulang, Wagub Jateng Gus Yasin Sorot Pergantian Penjamah Makanan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Keracunan MBG Berulang, Wagub Jateng Gus Yasin Sorot Pergantian Penjamah Makanan

R. Izra
Last updated: September 30, 2026 7:59 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi petugas SPPG sedang menyiapkan MBG.
Ilustrasi petugas SPPG sedang menyiapkan MBG.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus keracunan massal setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) terus kali berulang terjadi di Jawa Tengah (Jateng). Pun di daerah lain hal sama juga terjadi.

Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen angkat bicara perihal berulangnya kasus keracunan MBG. Ia menyoroti pergantian tenaga penjamah makanan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu.

MBG, kata Gus Yasin, bukan cuma soal berapa banyak dapur yang beroperasi. Cara dapur tersebut dikelola, termasuk siapa yang menangani makanan, juga menjadi sorotan.

Bacaaja: Siswa SLB Blitar Pingsan, Diduga Tahan Sakit Keracunan MBG
Bacaaja: Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Menurut Gus Yasin, pergantian petugas memang diperbolehkan jika tenaga yang bersangkutan dinilai tidak profesional. Namun, proses pergantian tidak boleh dilakukan sembarangan.

Setiap tenaga baru tetap harus direkrut dan ditempatkan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Kalau kita melihat memang itu kan bagian dari SOP yang ada di pemerintah, di SPPG. Termasuk tata kelolanya mereka kalau ada pegawai-pegawai yang kurang profesional harus ada penggantian,” kata Gus Yasin di Gedung Berlian, Semarang, Selasa (29/9/2026).

Ia menegaskan, persoalannya bukan sekadar mengganti petugas lama dengan tenaga baru.

Proses perekrutan tenaga pengganti juga harus mengikuti standar yang berlaku agar kualitas pengolahan makanan tetap terjaga.

“Penggantian ini juga perekrutannya juga harus sesuai dengan SOP,” ujarnya.

Sorotan tersebut menjadi penting karena tenaga penjamah makanan berada langsung di lini pengolahan makanan MBG. Kesalahan dalam proses tersebut dapat berdampak pada makanan yang kemudian dikonsumsi para penerima manfaat.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah dr. Zulfachmi Wahab sebelumnya juga mengungkap persoalan pergantian petugas di sejumlah dapur SPPG.

Pergantian yang cukup sering dikhawatirkan membuat tenaga baru belum mendapatkan pelatihan yang memadai. Terutama terkait standar pengolahan makanan dan keamanan pangan.

Di tengah munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan MBG di Jawa Tengah, persoalan ini pun menjadi perhatian serius.

Namun, pengawasan pemerintah daerah terhadap SPPG saat ini masih terbatas.

Gus Yasin mengatakan satgas provinsi maupun kabupaten/kota pada dasarnya bertugas melakukan monitoring dan pendataan. Jika ditemukan persoalan, temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya memiliki kewenangan yang lebih kuat. Tidak hanya mencatat dan melaporkan, tetapi juga dapat mengambil tindakan ketika ditemukan pelanggaran.

“Kalau kami diberi kewenangan ya kita tertibkan. Lebih-lebih masif lagi. Bisa mendata, bisa langsung memberikan catatan-catatan, melakukan suspend dan lain sebagainya,” kata Gus Yasin.

Dengan kewenangan yang lebih besar, pemerintah daerah dinilai bisa bergerak lebih cepat ketika menemukan dapur SPPG yang bermasalah.

Sebab, persoalan keamanan makanan dalam program MBG bukan sekadar urusan administrasi. Di balik setiap porsi makanan, ada anak-anak dan masyarakat yang menggantungkan kebutuhan gizinya.

Karena itu, pengawasan SPPG dinilai perlu diperkuat dari hulu hingga hilir. Mulai dari perekrutan tenaga, pelatihan, proses memasak, distribusi, hingga evaluasi ketika terjadi masalah. (dul)

You Might Also Like

20 Guru Besar Adu Argumen Soal Amnesti Koruptor, Singgung Kewenangan Presiden

Catat! Berikut Daftar Puskesmas di Temanggung Siaga IGD 24 Jam selama Mudik Lebaran

Sarasehan Diaspora NU di 5 Benua, ISNU Jateng: Santri Go Global, Indonesia Maju!

Gubernur Salurkan Empat Ton Zakat Fitrah di Malam Takbiran

Di Ambang Perang Dunia III, Alarm Atau Manuver Politik? 27 Pemimpin Eropa Rapat Darurat

TAGGED:gus yasinheadlinejatengkeracunan MBGpenjamah makanan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TRANSFORMASI LAYANAN DIGITAL - PLN Icon Plus perkuat implementasi transformasi digital pelayanan pelanggan melalui New Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) Wave 4. PLN Icon Plus Perkuat Implementasi New AP2T Wave 4 di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
Next Article Bio IG-mu Bukan Rekam Medis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi lahan pertanian mengalami kekeringan parah.

Lahan Pertanian Jateng Terancam Gagal Tanam, Ketersediaan Air Menipis

Bio IG-mu Bukan Rekam Medis

Ilustrasi petugas SPPG sedang menyiapkan MBG.

Keracunan MBG Berulang, Wagub Jateng Gus Yasin Sorot Pergantian Penjamah Makanan

TRANSFORMASI LAYANAN DIGITAL - PLN Icon Plus perkuat implementasi transformasi digital pelayanan pelanggan melalui New Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) Wave 4.

PLN Icon Plus Perkuat Implementasi New AP2T Wave 4 di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta

TANAM POHON: Pihak Bandara Ahmad Yani Semarang menanam pohon tabebuya di Polaman, Mijen, Kota Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Polaman Kelak Bertabur Bunga, Bandara A Yani Tanam 500 Pohon Tabebuya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)
Hukum

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

September 29, 2026
Info

Jalur KA Semarang-Rembang Mau Dihidupkan Lagi, Seberapa Penting?

April 27, 2026
Plesir

Kota Lama Lagi Viral di Dunia Nyata: Wisatawan Meledak, Semua Hotel Nyaris Full!

Maret 27, 2026
Daerah

Wali Kota Ajak ASN Patungan Bantu Warga Rentan

November 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Keracunan MBG Berulang, Wagub Jateng Gus Yasin Sorot Pergantian Penjamah Makanan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?