Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ansor Jateng Kritik Cara Polisi Geledah Ponpes Putri di Sukoharjo: Tindakan Arogan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ansor Jateng Kritik Cara Polisi Geledah Ponpes Putri di Sukoharjo: Tindakan Arogan

R. Izra
Last updated: November 3, 2026 8:05 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
TKP PENGGELEDAHAN - Polisi memasang police line di Ponpes Putri Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, yang menjadi lokasi penggeledahan.
TKP PENGGELEDAHAN - Polisi memasang police line di Ponpes Putri Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, yang menjadi lokasi penggeledahan.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Penggeledahan aparat kepolisian di sebuah pondok pesantren (ponpes) khusus putri di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, menuai kritik dari Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Tengah.

Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, DR H M Shidqon Prabowo, menilai tindakan penggeledahan tersebut tidak proporsional. Terlebih, ponpes yang menjadi lokasi penggeledahan dihuni santriwati, termasuk yang masih di bawah umur.

“Kami menyayangkan tindakan arogan yang dilakukan oleh aparat kepolisian di Ponpes yang berisi para santriwati. Ini jelas mengarah pada tindakan tidak profesional dan tidak proporsional oleh aparat,” ungkap Shidqon, Senin (2/11/2026).

Bacaaja: Komnas HAM Bongkar Kejanggalan Penggerebekan Pesantren Sukoharjo
Bacaaja: Gus Yasin Respons Polemik Penggeledehan Ponpes Putri di Sukoharjo: Anak-anak Kami Dampingi

Ia juga menyoroti waktu penggeledahan yang dilakukan pada dini hari. Menurutnya, aparat semestinya mengedepankan pendekatan yang lebih humanis dalam menjalankan tugas.

“Mestinya aparat bisa menggunakan cara-cara yang lebih humanis, bukan melalui cara yang menurut kami kurang tepat. Terlebih tidak ditemukan adanya barang bukti terkait tindakan kriminal sebagaimana kasus yang tengah disidik,” tandasnya.

Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari pengembangan kasus pembakaran Warung Mi Babi Tepi Sawah di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

Di sisi lain, Shidqon juga mengkritik respons kepolisian terhadap potensi kekerasan yang berujung pada pembakaran warung tersebut. Ia meminta aparat lebih cepat menindaklanjuti aduan masyarakat agar persoalan tidak berkembang menjadi aksi main hakim sendiri.

“Kedepan, kami meminta aparat bisa lebih responsif mengantisipasi adanya potensi tindakan kriminal. Aduan sekecil apapun dari masyarakat harusnya ditanggapi dengan cepat dan dicarikan solusinya. Sehingga tidak sampai ada tindakan main hakim sendiri,” tegasnya.

Shidqon turut mengimbau kader GP Ansor dan Banser di seluruh Jawa Tengah agar aktif berkomunikasi dan berkoordinasi dengan PW GP Ansor serta Satkorwil Banser terkait kondisi di lingkungan masing-masing.

Ia menegaskan dukungan terhadap upaya amar ma’ruf nahi munkar tetap harus dilakukan dengan cara yang tepat dan mengutamakan kemaslahatan bersama.

“Kita mendukung penuh kegiatan Amar Ma’ruf Nahi Munkar di Jawa Tengah. Namun harus menggunakan cara yang tepat demi kemaslahatan bersama,” tegas Gus Shidqon. (dul)

You Might Also Like

Sekolah Keagamaan Gratis Dimatangkan, Nasib Guru Ikut Disorot

Begal Sadis Halmahera Memang Gak Ada Kapoknya, Dito Sudah 4 Kali Masuk Penjara

Wagub: Vokasi Jangan Nunggu SMK, Mulai Saja dari SMP

Pocong Keliling Cari Gift, Endingnya Dijemput Polisi

Ricuh di Pati, Prabowo: Ya Sayang Aja Sampai Segitunya

TAGGED:gp ansor jatengkritik polisiPenggeledahanponpes puti hamalatul quranponpes putrisukoharjo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jalan Sehat di Alun-alun Ngawi, Hadiah Umrah hingga Motor Jadi Rebutan
Next Article KPAI Soroti Penggerebekan Sukoharjo, Anak Butuh Trauma Healing

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MASA DEPAN PEMILU - Seminar Nasional Kelompok Studi Hukum Islam (KSHI) Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (FH Undip), membahasa masa depan hukum Pemilu di Indonesia.

Politik Uang hingga Putusan Ijazah Gibran Jadi Sorotan, KSHI FH Undip Bahas Masa Depan Hukum Pemilu

LIMPAHKAN TERSANGKA: Dua tersangka kasus penyelundupan 1,59 juta batang rokok ilegal, BF dan ASE (kaus oranye) diserahkan penyidik ke penuntut umum Kejari Kota Semarang. (ist)

Penyelundup 1,59 Juta Batang Rokok Ilegal dalam Truk Tangki Air Segera Diadili

Ilustrasi Akal Imitasi (AI) bisa menjadi ancaman bagi tenaga kerja.

Rekor di Asia Tenggara! Orang Indonesia Doyan Bikin Gambar Pakai Gemini AI, Sehari 9 Juta Gambar

Pemkab Ajak Warga Ngawi Melek Tata Ruang

20 Ribu Lebih Posyandu di Jateng Kini Layani Enam Bidang SPM

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Bayar Sampah di Semarang Sekarang Nggak Tunai Lagi

Mei 14, 2026
Ekonomi

Bajaj Online Nyasar Semarang? Izin Masih “Dikulik” Dishub!

Oktober 18, 2025
Ekonomi

Sidat Citanduy Jadi Jalan Baru Warga Sidamukti

Agustus 23, 2026
Info

Pesantren Diminta Nggak Cuma Jago Doa

Januari 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ansor Jateng Kritik Cara Polisi Geledah Ponpes Putri di Sukoharjo: Tindakan Arogan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?