BACAAJA, SEMARANG- Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah melakukan inspeksi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang untuk memantau pelayanan publik.
Namun, Kepala Ombudsman Jateng, Siti Farida belum bersedia menjelaskan temuan dari kunjungan tersebut. Kata dia, yang akan menyampaikan ke publik soal hasil sidak langsung Ombudsman pusat. Hanya saja, sampai saat ini belum ada rilis dari pusat. “Belum, karena akan dikompilasi secara nasional,” jelas Farida lewat pesan singkat, Selasa (27/10/2026).
Sementara itu, pihak Lapas Semarang mengakui adanya kunjungan dari tim Ombudsman. Tim Ombudsman memeriksa sejumlah fasilitas pelayanan, mulai dari ruang tunggu, loket informasi, hingga akses bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.
Fokus Perhatian
Aspek lain yang menjadi perhatian ialah potensi pungutan liar (pungli), perlakuan diskriminatif, serta pengelolaan pengaduan masyarakat. Pemeriksaan mencakup saluran pengaduan melalui pusat layanan telepon, kotak saran, dan kanal digital.
Kepala Lapas, Ahmad Tohari menyambut secara langsung kunjungan tersebut. Menurut dia, pengawasan Ombudsman menjadi kesempatan untuk memperbaiki kualitas pelayanan di dalam lapas.
“Kunjungan pengawasan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk terus membenahi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Lapas Kelas I Semarang,” kata Ahmad.
Lantas, bagaimana hasil pemeriksaan Ombudsman terhadap pelayanan di balik tembok lapas? Publik masih harus menunggu pengumuman resmi dari Ombudsman pusat. (bae)

