Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Undip Buka Magister Ilmu Pangan, Bidik Inovasi yang Berdampak bagi UMKM
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Undip Buka Magister Ilmu Pangan, Bidik Inovasi yang Berdampak bagi UMKM

T. Budianto
Last updated: Oktober 26, 2026 2:05 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Dekan FPP Undip Prof Sugiharto bersama jajaran pimpinan, sivitas akademika, dan tamu undangan foto bersama dalam peluncuran Program Studi Magister Ilmu Pangan di Gedung ICT Lantai 5 Undip, Semarang, belum lama ini. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Riset pangan jangan cuma berakhir sebagai tumpukan jurnal di rak kampus. Ilmu pengetahuan harus bisa turun ke meja makan, menjamin keamanan produk, sekaligus membantu UMKM pangan naik kelas.

Semangat inilah yang mengemuka dalam peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 di Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro (Undip). Momentum tersebut dimanfaatkan Undip untuk meluncurkan Program Studi Magister Ilmu Pangan.

Langkah ini diharapkan memperkuat sumber daya manusia, riset, dan inovasi guna menjawab tantangan sektor pangan yang semakin kompleks. Kegiatan yang berlangsung di Gedung ICT Lantai 5 UNDIP, baru-baru ini diikuti lebih dari 100 peserta dari kalangan akademisi, pemerintah, mitra perguruan tinggi, dan pelaku usaha pangan.

Dekan FPP Undip Prof Sugiharto, SPt, MSc, PhD meresmikan peluncuran program tersebut bersama perwakilan pemerintah. Ia menekankan pentingnya penguatan pendidikan dan penelitian agar pengembangan ilmu pangan menghasilkan manfaat yang lebih luas.

Baca juga: FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

“Peluncuran Program Studi Magister Ilmu Pangan ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia, mengembangkan riset dan inovasi, serta mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha dalam menjawab tantangan pangan yang semakin kompleks,” ujar Sugiharto.

Selain peluncuran program studi, agenda Hari Pangan Sedunia juga diisi talk show mengenai ilmu pengetahuan, pengawasan keamanan pangan, dan kebijakan ketahanan pangan.

Diskusi menghadirkan Prof Ir Anang M. Legowo, MSc, PhD dari Teknologi Pangan Undip, Plt. Kepala BBPOM Semarang, Dewi Marya Achmad, S.Farm, Apt serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih Setyawulan, SE, MM, Ak.

Lintas Negara

Kolaborasi lintas negara turut menjadi bagian penting kegiatan ini melalui dukungan Konsorsium Erasmus+ Food Innovation and Development for Sustainability (FIND4S).

Mitra internasional yang terlibat meliputi KU Leuven dari Belgia, University College Dublin dari Irlandia, Anhalt University of Applied Sciences dari Jerman, dan Universidade Católica Portuguesa dari Portugal.

Di tingkat nasional, konsorsium menggandeng Universitas Semarang (USM), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Universitas Tidar (Untidar), Universitas PGRI Semarang (Upgris), Universitas 17 Agustus 1945 Semarang (Untag), serta Universitas Nasional Karangturi (Unkatur).

Tak hanya membahas teori, kegiatan ini juga memberi ruang bagi pelaku usaha melalui bazar produk UMKM. FPP Undip turut menyerahkan sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) kepada UMKM mitra Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT).

Baca juga: Telur, Susu, dan Website: Jurus Mahasiswa Undip Bantu ABK Belajar Mandiri

Dukungan tersebut diharapkan membantu pelaku usaha memperkuat legalitas produk dan membuka peluang pasar yang lebih luas. Sebab, produk pangan yang menarik dan inovatif tetap perlu memenuhi persyaratan keamanan agar mendapat kepercayaan konsumen.

Melalui kegiatan ini, FPP Undip mendorong kolaborasi pendidikan, penelitian, pemerintah, dan dunia usaha untuk membangun sistem pangan yang aman dan berkelanjutan.

Tantangan berikutnya adalah memastikan ilmu dari kampus benar-benar sampai ke masyarakat, sebab pangan berkelanjutan bukan sekadar bahan seminar, melainkan kebutuhan sehari-hari yang harus aman dikonsumsi dan mampu menggerakkan ekonomi lokal. (tebe)

You Might Also Like

Semarang Dukung PAUD Emas, Siapkan Bocil Jadi Generasi 2045

Guru PAUD Jateng Belajar AI, Nawal Yasin: Jangan Cuma Jadi Penonton Teknologi

Bocoran Juara Olimpiade, Jangan Takut Soal Susah

PAUD Jateng Lagi Naik Daun, Anak-anak Makin Rajin Masuk Sekolah

Rektor UPGRIS Pamer Hasil Pengembangan Edupark Kampus 3

TAGGED:fpp undipmagister ilmu panganundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PENUMPANG KA: Penumpang berjalan di peron Stasiun Semarang Tawang usai melakukan perjalanan dengan kereta api. (ist) Veteran Bisa Dapat Diskon Tiket Kereta hingga 50 Persen, Ini Syaratnya
Next Article Agustina Sambut 7.999 Atlet Porprov: Semarang Raya Siap Jadi Tuan Rumah yang Ramah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pajak Kendaraan Jadi Andalan Jateng, Pengamat Ingatkan Risiko Fiskal

SIAGA MOTOGP - PLN Icon Plus menyiagakan personel dan infrastruktur digital untuk mendukung operasional sistem kelistrikan PLN selama perhelatan MotoGP Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dukung Operasional Kelistrikan MotoGP Mandalika, PLN Icon Plus Siagakan Infrastruktur Digital

Modal Pedagang Bisa Tersendat Jika Proses Pencairan QRIS Lamban

Kangsantri, Marketplace untuk Dongkrak Kemandirian Pesantren di Ngawi

Krisis Air dan Kebakaran Gunung Lawu Jadi Sorotan, HKN Ngawi Turun Bantu Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Lomba Mau Diulang, Sekolah Ini Pilih Mundur Terhormat Saja

Mei 15, 2026
Pendidikan

Undip Dukung Sektor Peternakan di Kadirejo Lebih Cuan

Februari 18, 2026
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung pemerintah sebenarnya punya niat baik: anak sekolah kenyang, cerdas, dan sehat. Tapi realitanya, justru banyak siswa keracunan massal di berbagai daerah. Programnya keren di pidato, tapi di lapangan? Bisa bikin perut mules berjamaah.
Pendidikan

Maraknya Keracunan MBG, Begini Kata Ahli UGM

Oktober 6, 2025
Pendidikan

Siswa Sekolah Rakyat Tak Kuat Tinggal di Asrama, Pilih Mundur

September 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Undip Buka Magister Ilmu Pangan, Bidik Inovasi yang Berdampak bagi UMKM
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?