BACAAJA, SEMARANG – Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Dr Sapto Budoyo, memamerkan hasil pengembangan Edupark di Kampus III.
Sapto mengatakan, Edupark UPGRIS menunjukkan hasil positif. Berbagai tanaman buah yang dibudidayakan di kawasan tersebut mulai memasuki masa panen.
“Tanaman buah sudah siap panen. Salah satunya ialah buah melon premium,” kata Sapto di hadapan wisudawan yang diwisuda Selasa (13/10/2026).
Menurutnya, Edupark tidak sekadar menjadi kawasan budidaya tanaman buah. Ke depan, tempat tersebut juga akan dikembangkan sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal potensi ekonomi dari sektor pertanian dan budidaya buah.
Bacaaja: Bukan Cuma Gelar, Rektor UPGRIS Tekankan Makna di Balik Prestasi
Bacaaja: Wisuda UPGRIS Kukuhkan 1.255 Sarjana dan Magister
UPGRIS berencana menambah jenis buah yang dibudidayakan di kawasan itu. Salah satunya durian yang diharapkan bisa menjadi bagian dari pengembangan komoditas buah premium di Edupark.
“Kelak berbagai jenis buah super akan dibudidayakan di sana sebagai salah satu tempat bagi mahasiswa untuk belajar tentang pengembangan potensi ekonomi berbasis Edupark, termasuk buah durian,” ujarnya.
Sapto berharap pengembangan Edupark bisa terus berjalan sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan mahasiswa, tetapi juga seluruh sivitas akademika UPGRIS dan masyarakat luas.
“Mohon doanya, Edupark akan terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat bagi seluruh sivitas akademika Universitas PGRI Semarang dan masyarakat luas,” katanya.
Edupark UPGRIS berada di Kampus III, Jalan Pawiyatan Luhur III, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Kawasan ini dikembangkan sebagai ruang pembelajaran sekaligus tempat pengembangan potensi ekonomi melalui budidaya berbagai jenis tanaman buah. (bae)

