Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kangsantri, Marketplace untuk Dongkrak Kemandirian Pesantren di Ngawi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Kangsantri, Marketplace untuk Dongkrak Kemandirian Pesantren di Ngawi

T. Budianto
Last updated: Oktober 26, 2026 3:06 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PELUNCURAN KANGSANTRI: Para santri dan tamu undangan duduk bersama dengan khidmat dalam acara Istighosah & Resepsi Hari Santri Nasional (HSN) 2026 sekaligus peluncuran marketplace Kangsantri di Pendopo Wedya Graha, Kabupaten Ngawi, baru-baru ini. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, NGAWI– Produk pesantren kini punya peluang menjangkau pasar lebih luas tanpa harus mengandalkan penjualan dari mulut ke mulut.

Kementerian Agama (Kemenag) Ngawi meluncurkan Kangsantri, marketplace digital yang dirancang untuk memasarkan produk unggulan dari 82 pondok pesantren di Kabupaten Ngawi.

Platform tersebut diperkenalkan dalam puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Pendopo Wedya Graha, baru-baru ini. Peluncuran disaksikan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi pesantren.

Baca juga: Krisis Air dan Kebakaran Gunung Lawu Jadi Sorotan, HKN Ngawi Turun Bantu Warga

Kepala Kemenag Ngawi, Moh Ersat menjelaskan, Kangsantri merupakan singkatan dari Kemenag Ngawi untuk Pesantren Ngawi. Aplikasi itu menjadi salah satu bentuk implementasi program Asta Protas, dengan fokus membantu pesantren memasarkan produk unggulannya secara daring.

“Tujuannya murni agar pesantren mandiri secara ekonomi dan memunculkan entrepreneurship (kewirausahaan) di lingkungan pondok,” tuturnya. Kehadiran Kangsantri diharapkan membuka akses pemasaran yang lebih luas bagi produk karya santri.

Budaya Kewirausahaan

Dengan memanfaatkan kanal digital, pesantren berpeluang mengembangkan usaha sekaligus membangun budaya kewirausahaan di lingkungan pendidikan keagamaan.

Namun, keberhasilan marketplace tak cukup diukur dari jumlah produk yang dipajang. Produk harus mudah ditemukan, menarik bagi pembeli, dan mampu bersaing dari sisi kualitas maupun harga.

Karena itu, Pemkab Ngawi bersama Kemenag berencana menggelar bimbingan teknis secara rutin bagi pengurus pondok pesantren. Pendampingan tersebut ditujukan agar pengelola mampu memanfaatkan Kangsantri dan mengembangkan pemasaran produk secara berkelanjutan.

Baca juga: Cegah Korupsi Sejak dari Meja Kerja, Pemkab Ngawi Gaspol Edukasi Digital ASN

Jika dikelola secara konsisten, Kangsantri berpotensi menjadi jembatan antara produsen di lingkungan pesantren dan konsumen yang lebih luas. Tantangannya kini bukan sekadar membawa pesantren masuk ke dunia digital, melainkan memastikan aktivitas jual beli benar-benar terjadi.

Sebab, marketplace boleh tampil modern, tetapi ukuran keberhasilannya tetap sederhana: produk santri laku, usaha tumbuh, dan ekonomi pesantren makin mandiri. (tebe)

You Might Also Like

Gaspol Recovery! Gubernur Jateng Cek Langsung Kondisi Pekalongan Pasca Kebakaran

Longsor Pejawaran Bikin Jalur Banjarnegara–Dieng Lumpuh Total

Kasus Laka Kerja Jateng Tembus 32 Ribu

Polisi Bilang Ada 34 Korban Terkapar setelah Aksi Demo Tuntut Bupati Pati Sudewo Mundur

Dokter Speling, Jemput Warga Sampai Depan Rumah

TAGGED:kangsantripemkab ngawipondok pesantren
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Krisis Air dan Kebakaran Gunung Lawu Jadi Sorotan, HKN Ngawi Turun Bantu Warga
Next Article Modal Pedagang Bisa Tersendat Jika Proses Pencairan QRIS Lamban

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIAGA MOTOGP - PLN Icon Plus menyiagakan personel dan infrastruktur digital untuk mendukung operasional sistem kelistrikan PLN selama perhelatan MotoGP Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dukung Operasional Kelistrikan MotoGP Mandalika, PLN Icon Plus Siagakan Infrastruktur Digital

Modal Pedagang Bisa Tersendat Jika Proses Pencairan QRIS Lamban

Kangsantri, Marketplace untuk Dongkrak Kemandirian Pesantren di Ngawi

Krisis Air dan Kebakaran Gunung Lawu Jadi Sorotan, HKN Ngawi Turun Bantu Warga

Porprov Jateng 2026 Bikin Dompet Warga Semarang Ikut “Bertanding”

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Walikota Semarang Agustina Wilujeng saat meninjau proyek pembangunan rumah pompa di Petudungan Semarang. Foto: dok/pemkot
Daerah

Banjir Bukan Takdir! Wali Kota Semarang Gaspol Bangun Rumah Pompa Baru di Petudungan

September 5, 2025
KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)
Hukum

Ponpes Abah Khan Tak Berizin, Perberat Tuntutan Hukuman Kiai Cabul Semarang

September 14, 2026
Daerah

Pemkot Semarang Gandeng Pesantren Kelola Sampah, Wujudkan Habit Lingkungan Bersih

Juli 29, 2025
Daerah

Korban Jambret Halmahera Dijenguk Wali Kota

April 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kangsantri, Marketplace untuk Dongkrak Kemandirian Pesantren di Ngawi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?