Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gus Yasin: Sinergi Mahasiswa-Santri Cegah Bullying di Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gus Yasin: Sinergi Mahasiswa-Santri Cegah Bullying di Jateng

R. Izra
Last updated: Oktober 19, 2026 7:39 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), seusai menghadiri pembekalan penerima beasiswa santri di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (19/10/2026). (dul)
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), seusai menghadiri pembekalan penerima beasiswa santri di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (19/10/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Penanganan bullying hingga kekerasan dalam keluarga tak cukup hanya mengandalkan satu pihak. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ingin mendorong kolaborasi antara santri dan mahasiswa perguruan tinggi untuk ikut menjawab persoalan sosial tersebut.

Rencana itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat pembekalan penerima beasiswa santri di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (19/10/2026).

Gus Yasin mengatakan, kolaborasi akan dilakukan melalui kegiatan kuliah kerja nyata (KKN). Mahasiswa perguruan tinggi umum dan santri Ma’had Aly direncanakan terjun bersama ke daerah yang membutuhkan pendampingan.

“Kami gabungkan nanti KKN dari kampus umum dan KKN Ma’had Aly di daerah yang membutuhkan agar mereka berdiskusi dan berkolaborasi,” ujarnya.

Bacaaja: Siswa SD Pemalang Meninggal, Dugaan Bullying Diselidiki
Bacaaja: Praktisi Hukum: Efek Jera Kasus Bullying Harus Libatkan Orang Tua

Menurut Gus Yasin, perpaduan ilmu akademis dan pendidikan keagamaan diharapkan bisa memberikan pendekatan yang saling melengkapi dalam menghadapi berbagai persoalan di masyarakat.

Ia menegaskan, program beasiswa bagi santri tidak semata-mata ditujukan untuk membantu biaya pendidikan. Ada harapan agar para penerima juga dapat berkontribusi dalam menjawab tantangan sosial di lingkungan mereka.

Pada 2026, Pemprov Jateng memberikan beasiswa kepada 482 santri, terdiri atas 424 mahasantri Ma’had Aly dan 58 santri penggerak yang kuliah di perguruan tinggi umum serta tinggal di pondok pesantren.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap santri dan mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademis, tetapi juga dapat bekerja bersama dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (dul)

You Might Also Like

Lebaran, DPRD Jateng: Waktunya UMKM “Gaspol” Jualan

Lucunya KPK, Pinjam Bank Rp 300 Miliar untuk ‘Flexing’ Jumpa Pers

HUT ke-81 RI di Lapas Purwodadi: Ada Darah yang Dibagi dan Lingkungan yang Dibersihkan

Puluhan SMP Negeri di Magetan Sepi Peminat, Saatnya Berbenah

Joget Boleh, Tapi Bukan di Dapur! SPPG Ini Langsung Disetop BGN

TAGGED:gus yasinmahasiswaperundungansantriwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TERIMA UANG LELANG: Pejabat Bank Mandiri (sisi kanan) menerima secara simbolis uang hasil lelang barang bukti kasus korupsi yang tangani Kejari Semarang, Senin (19/10/2026). (bae) Bank Mandiri Terima Rp1,9 Miliar Hasil Lelang Aset Kasus Korupsi di Semarang
Next Article Kebakaran Sawit Ketapang, Puluhan Orangutan Kehilangan Rumah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pertalite Seret di Bangkalan, Eceran Tembus Rp14 Ribu

Ilustrasi korban pelecehan atau kekerasan seksual.

Karyawati SPPG Palembang Mengaku Dilecehkan, Lapor Polisi

Kebakaran Sawit Ketapang, Puluhan Orangutan Kehilangan Rumah

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), seusai menghadiri pembekalan penerima beasiswa santri di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (19/10/2026). (dul)

Gus Yasin: Sinergi Mahasiswa-Santri Cegah Bullying di Jateng

TERIMA UANG LELANG: Pejabat Bank Mandiri (sisi kanan) menerima secara simbolis uang hasil lelang barang bukti kasus korupsi yang tangani Kejari Semarang, Senin (19/10/2026). (bae)

Bank Mandiri Terima Rp1,9 Miliar Hasil Lelang Aset Kasus Korupsi di Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

InfoPendidikan

Wisudawan Terbaik SCU Raina Ghina ternyata Atlet Menembak: Sabet Medali Kapolri, Jaksa Agung hingga Danjen Kopassus

April 10, 2026
Hakim sedang membacakan putusan kasus korupsi Masjid Agung Karanganyar, Selasa (24/2/2026). (bae)
Hukum

Korupsi Pembangunan Masjid Agung Karanganyar, Kontraktor Cuma Dihukum 4 Tahun Penjara

Februari 24, 2026
Info

Tedjowulan Tegaskan Tahta Keraton Solo Masih ‘On Hold’

Februari 17, 2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. (ist)
Info

Kasus Keracunan MBG Bisa Berujung Pidana

September 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gus Yasin: Sinergi Mahasiswa-Santri Cegah Bullying di Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?