Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Singapura Usut Perusahaan Penyebab Karhutla, bakal Ambil Langkah Hukum soal Kabut Asap
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Singapura Usut Perusahaan Penyebab Karhutla, bakal Ambil Langkah Hukum soal Kabut Asap

R. Izra
Last updated: Oktober 16, 2026 4:57 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
MASKER. Masker dinilai cukup efektif mencegah ISPA dalam kasus Karhutla.
SHARE

BACAAJA, SINGAPURA – Singapura dilanda kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Indonesia. Pemerintah Singapura tak main-main, bakal mengusut perusahaan penyebab karhutla yang bikin kabut asap di negara tersebut.

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan pemerintahnya membuka opsi untuk menempuh langkah hukum melalui Undang-Undang Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas atau Transboundary Haze Pollution Act.

Undang-undang yang berlaku sejak September 2014 itu memungkinkan otoritas Singapura mengambil tindakan hukum terhadap perusahaan yang dinilai menyebabkan atau berkontribusi terhadap pencemaran kabut asap di negara tersebut. Ketentuan itu juga dapat diterapkan meski aktivitas perusahaan berlangsung di luar wilayah Singapura.

“Jika diperlukan, kami akan mengambil tindakan berdasarkan Undang-Undang Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas (Transboundary Haze Pollution Act) Singapura, serta menjajaki langkah bersama dengan negara-negara lain,” tulis Wong dalam unggahan media sosialnya, seperti dilansir Channel News Asia, Jumat (16/10/2026).

Bacaaja: Asap Karhutla Bikin 277 Ribu Warga Terserang ISPA
Bacaaja: Leonardo DiCaprio Angkat Karhutla, Orangutan Ikut Jadi Sorotan

Wong mengatakan kondisi kabut asap kali ini diperburuk oleh musim kemarau yang berkepanjangan. Pemerintah Singapura, lanjutnya, telah menawarkan bantuan kepada Indonesia dan akan terus bekerja sama dengan pemerintah Indonesia serta mitra ASEAN untuk menangani persoalan tersebut.

Singapura Masih Kumpulkan Data

Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Singapura, Grace Fu, turut menegaskan bahwa opsi penegakan hukum berdasarkan Transboundary Haze Pollution Act masih terbuka.

Pemerintah Singapura saat ini terus mengumpulkan dan meninjau data terkait kondisi kabut asap sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Fu juga berharap Indonesia dapat mengendalikan kebakaran meski menghadapi kondisi cuaca yang menantang. Ia memastikan tawaran bantuan dari Singapura masih tersedia.

“Tawaran bantuan kami tetap ada, dan kami dengan senang hati akan mendiskusikannya dengan pihak terkait jika mereka menginginkannya,” ujarnya.

Pernyataan pemerintah Singapura tersebut menambah tekanan untuk menangani karhutla yang berdampak lintas negara. Namun, penentuan perusahaan yang bertanggung jawab dan kemungkinan tindakan hukum masih bergantung pada hasil penyelidikan serta peninjauan data oleh otoritas terkait.

Kualitas Udara Singapura Tembus Rekor

Dampak kabut asap terlihat dari memburuknya kualitas udara di Singapura. Pada Rabu lalu, konsentrasi PM2.5 per jam di wilayah barat mencapai angka 288 pada pukul 15.00 waktu setempat. Angka tersebut dilaporkan menjadi yang tertinggi di Singapura sejak 2015.

Sementara itu, Indeks Standar Polusi (PSI) 24 jam di wilayah barat mencapai 212 pada Kamis. Nilai tersebut menjadi rekor tertinggi di Singapura sepanjang tahun ini.

Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah Singapura membagikan masker N95 atau masker setara secara gratis kepada warga yang rentan. Tempat perlindungan dengan pendingin udara juga disediakan di sejumlah pusat komunitas dan lokasi yang dikelola jaringan serta komite warga setempat.

“Kami akan memastikan dukungan tersedia bagi mereka yang membutuhkannya,” ujar Wong.

Ia menegaskan, pemerintahnya akan berupaya melindungi masyarakat sekaligus bekerja sama dengan negara-negara tetangga untuk mengatasi penyebab utama kabut asap.

“Kita tidak bisa mengendalikan cuaca atau angin, ataupun apa yang terjadi di luar perbatasan kita. Namun, kami akan melakukan segala upaya untuk melindungi warga Singapura, sembari bekerja sama dengan negara-negara tetangga untuk menangani akar penyebab kabut asap tersebut,” tambahnya. (*)

You Might Also Like

320 WNA Sindikat Judol Internasional Digulung Polisi, Siapa Beking Mereka?

Demo May Day Semarang, Buruh Perempuan Tuntut Fasilitas Daycare hingga Cuti Haid

Kemenkes Gerak Cepat Edukasi Imunisasi di Pesawaran, Ada Talkshow hingga Dongeng Anak

Botok Dilaporkan Jubir PN Pati ke Polisi Buntut Aksi Siram Air

Raih Indeks Integritas Tertinggi, KPK Ingatkan Jateng Perkuat Pencegahan Korupsi

TAGGED:headlinekabut asapkarhutlalangkah hukumsingapura
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi aksi perundungan (bullying) atau kekerasan siswa di sekolah. Praktisi Hukum: Sekolah dan Orang Tua Bisa Dimintai Tanggung Jawab bila Terjadi Bullying
Next Article 609 Hasil Riset Masuk Meja Pemprov Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DPR Tantang Prabowo Buka 52 Perusahaan Terkait Karhutla

ISPA Karhutla Tembus 283 Ribu, DPR Desak KLB Nasional

SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)

PDIP Sentil Pemerintah, Minta Konversi Hutan Disetop

Gaji PNS Bakal Lewat Kopdes, Mulai 2026?

PANGAN LOKAL - Ketua Umum IPDA, Arifin Kusuma Wardani, memperkenalkan berbagai potensi pangan lokal dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang digelar pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Mocaf Nirbaya Tampil di TEI 2026, Kemenko Pangan Dorong IPDA Kembangkan Hilirisasi Pangan Lokal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Launching buku memperingati 100 hari wafatnya Mbah Dukuh.
Info

100 Hari Wafatnya Mbah Dukuh: Merayakan Gagasan & Cinta KH M Imam Aziz

Oktober 15, 2025
Eks-Mendikbudristek Nadiem Makarim dan kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea.
Hukum

Founder Gojek Nadiem Makarim Kaya Raya, tapi Jadi Tersangka Korupsi Laptop Chromebook

September 4, 2025
Olahraga

Jateng Kebanjiran Event Lari, UMKM Ikut Panen Cuan

September 27, 2026
Pengguna jasa angkutan pesawat sedang berada di Bandara Ahmad Yani Semarang. (ist)
Ekonomi

Rute Penerbangan Internasional Bandara Ahmad Yani Seret, Padahal Trafik Pesawat Naik 36 Persen

April 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Singapura Usut Perusahaan Penyebab Karhutla, bakal Ambil Langkah Hukum soal Kabut Asap
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?