Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Wali Kota Agustina Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Candisari Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Wali Kota Agustina Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Candisari Semarang

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng membantu pembangunan kembali rumah korban kebakaran di Candisari, yang menewaskan satu orang korban.

R. Izra
Last updated: September 17, 2025 8:52 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Selasa (16/9/2025).
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Selasa (16/9/2025).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga almarhumah Siti Khotimah di RT 08 RW 02 Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Selasa (16/9/2025).

Siang itu Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mendatangi langsung tempat peristiwa kebakaran dan menemui keluarga yang ditinggalkan untuk menyampaikan duka cita mendalam sekaligus memberi dukungan agar keluarga yang ditinggalkan bisa segera bangkit.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Sabtu (13/9) lalu, satu orang pemilik rumah, Siti Khotimah (66 tahun) menjadi korban meninggal dunia.

Di lokasi, Wali Kota meninjau sisa-sisa puing rumah yang hangus terbakar dan memastikan bantuan darurat segera tersalurkan.

Melalui Dinas Sosial, Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang telah menyalurkan bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai, selimut, kasur, serta peralatan sekolah kepada keluarga yang ditinggalkan.

Tak berhenti di situ, rumah korban yang rusak parah juga akan dibangunkan kembali lewat program Pembangunan Rumah Baru melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang.

Agustina juga menegaskan, selain program rumah baru pihaknya mengupayakan dukungan tambahan dari berbagai pihak.

“Kita punya program untuk bangun rumah, nanti diberi program itu. Tapi karena duitnya pasti tidak cukup, kita upayakan bantuan-bantuan dari para sahabat, dari Baznas, PMI, maupun yayasan. Harapannya kondisi keluarga bisa kembali mendekati normal,” ujarnya.

Selain memastikan penanganan pasca kebakaran, Agustina juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan.

“Kebakaran sangat rentan terjadi, utamanya karena konsleting listrik atau aktivitas dengan api yang ditinggal. Pemadamannya sulit jika lingkungan padat dan akses jalan sempit. Harus dicari cara antisipasinya, mungkin dengan pengadaan alat pemadam roda tiga agar lebih cepat,” tegasnya.

Ucapan terima kasih pun disampaikan oleh Mei Nur Hidayati, anak korban.

“Saya sangat berterima kasih sekali Wali Kota sudah menyempatkan diri berkunjung ke lokasi kami. Harapannya kami bisa move on dari kejadian ini, dan rumah bisa segera diperbaiki. Untuk sementara kami tinggal di rumah kakak,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Heroe Soekendar menambahkan bahwa Pemkot Semarang bergerak cepat sejak awal musibah. “BPBD sudah memberikan bantuan, kemudian dari Dinas Sosial berupa sembako, kasur, selimut, sandang, dan lainnya. Hari ini juga ada tambahan paket sembako, dan dari Disperkim nanti akan membangun kembali rumahnya,” jelas Heroe.

Hal senada juga disampaikan Kepala Disperkim Kota Semarang, Yudi Wibowo.

“Rumah korban akan dibangunkan kembali melalui program Pembangunan Rumah Baru karena kerusakannya parah. Nilai bantuan Rp40 juta, dan material sudah kami kirim mendahului agar segera bisa ditangani, apalagi sudah masuk musim hujan,” terangnya.

Dengan sinergi lintas dinas dan dukungan berbagai pihak, Pemkot Semarang berkomitmen memastikan keluarga korban mendapat pendampingan penuh. (*)

You Might Also Like

Ngerinya Cuaca Esktrem di Batang: Pohon Bertumbangan, Tiga Orang Tewas

Golkar Sentil, PDIP Balas: Kami Nggak Kecanduan Kursi Kekuasaan

Gus Yasin Ingin Santri Jateng dan Malaysia Bertukar Ilmu

Catat! Daftar 12 Venue dan Cabang Lomba MTQ Nasional di Semarang

Ojol Perempuan di Jateng Bakal Punya “Tameng Digital”

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Surat perjanjian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berisi klausul “tanggung risiko sendiri” bikin geger netizen. Dari risiko keracunan hingga denda Rp80 ribu untuk wadah makan hilang, semuanya dibebankan ke orang tua. Foto: dok Surat Sakti MBG: Orang Tua Tanggung Risiko, Negara Cuci Tangan?
Next Article Viral Lagi, Flexing Pejabat Bikin Gerah, di Akun X

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mata Mulai Buram? Bisa Jadi Bukan Sekadar Faktor Usia

Tangan Sering Kesemutan? Jangan Anggap Sepele

Dituduh Ambil Sabun, Siswa Sekolah Rakyat Pati Alami Luka Serius

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Kampus Bergerak

Dilaporkan KPK, Imron Fattah Ingatkan NU Bukan Kendaraan Politik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gapura Undip berdiri di Jalan Prof Soedarto. (google streat view)
Info

Curang UTBK di Undip, Ada Peserta Bawa Alat Bantu Dengar

April 21, 2026
Pendidikan

Program Sekolah Rakyat Telan Rp4 Triliun

Juli 15, 2026
Info

Sulteng Ikut Diguncang Gempa M 5,9

Agustus 16, 2026
Pendidikan

Gandeng P4S Joyo Tentrem, UNS Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar

Juni 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Wali Kota Agustina Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Candisari Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?