Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lulusan Kampus dan Gen Z Nyumbang Pengangguran Paling Banyak pada 2025
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Lulusan Kampus dan Gen Z Nyumbang Pengangguran Paling Banyak pada 2025

Data BPS menunjukkan, lulusan kampus dan Gen Z paling rajin menyumbang angka pengangguran. Ironis memang.

R. Izra
Last updated: September 18, 2025 2:33 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi pengangguran.
Ilustrasi pengangguran.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Gen Z lulusan kampus hari ini ibarat generasi ngambang: terlalu terdidik buat kerja kasar, tapi kurang terampil buat kerja praktis.

Dampaknya, mereka stuck nunggu lowongan yang ideal, sementara realita terus berjalan, tak sesuai yang mereka idamkan. Merekapun masuk barisan pengangguran.

Menurut data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), justru lulusan perguruan tinggi alias para sarjana lah yang lagi rame-ramenya ngantri di daftar pengangguran.

Data BPS menunjukkan, anak muda usia 15–24 tahun alias Gen Z punya tingkat pengangguran 16,16%. Bandingin aja sama usia 25–59 tahun yang cuma 3,04%.

Yang bikin agak ironis, proporsi pengangguran dari lulusan D4/S1 ke atas naik jadi 13,89% per Februari 2025. Padahal setahun sebelumnya masih 12,12%. Naiknya pelan-pelan, tapi konsisten.

Alias, makin banyak sarjana yang bukannya nyelip ke kantor idaman, malah masuk barisan panjang pelamar kerja yang “ditunggu kabarnya via email HRD”.

Secara total, lulusan SMA masih mendominasi pengangguran dengan 28,01%, disusul SMK 22,37%. Tapi tren mereka justru turun dibanding tahun lalu.

Kontras banget sama para fresh graduate perguruan tinggi yang justru makin meramaikan statistik pengangguran. Jadi bisa dibilang, sekarang “nganggur berijazah S1” itu bukan hal langka.

Ada beberapa alasan yang menyebabkan itu. Pertama, kerjaan yang sesuai jurusan makin dikit, sedangkan yang dibutuhkan perusahaan lebih ke skill praktis.

Kedua, pekerjaan entry-level makin terbatas. Jadi bukan cuma soal ijazah, tapi soal siapa yang lebih cepat adaptasi sama dunia kerja.

Sekarang gelar udah bukan jaminan apa-apa. Yang menentukan ya skill dan kemampuan beradaptasi. (*)

You Might Also Like

Ekonomi Syariah Jangan Berhenti di Buku Pelajaran, Harus Jadi Kebiasaan di Sekolah

Pemprov: Jumat Boleh WFH, Kecuali Eselon 1 dan 2

3 Juni SPMB SMA/SMK Jateng Dibuka, Kursinya Cuma 40 Persen

Ngeri, Kasus HIV di Jateng Sampe 40 Ribu

Lonjakan Kekayaan Noel Bikin Heboh, Sejumlah Mobil dan Motor Mewah Disita KPK

TAGGED:gen zheadlinelulusan kampuspengangguransarjana
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tiga kandidat driver bus profesional lulusan JIDS yang diselenggarakan LPK Hiro-LPK Kamisora, tiba di Jepang. Mereka akan bekerja di perusahaan transportasi Tokyu Bus Corporation. Keren! LPK Hiro-LPK Kamisora Kembali Berangkatkan Driver Bus Profesional Lulusan JIDS ke Jepang
Next Article Demo masyarakat Kabupaten Pati yang awalnya tuntut penurunan tarif PBB P2 berubah menjadi turunkan Bupati Sudewo. Foto: Bae Besok Warga Pati Bakal Demo Lagi Tuntut Lengserkan Bupati, tapi Bau Kekecewaan Tercium Tajam

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PERTUNJUKAN TEATER--Kelompok Teater Lingkar sedang tampil di acara Peringatan Bulan Bung Karno, di Taman Budaya Raden Saleh Semarang, Selasa (30/6/2026). (bae)

Bulan Bung Karno Diperingati Lewat Musik, Teater, dan Puisi di TBRS Semarang

TANAM PADI - Petani di Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang masih menanam padi, meski kemarau sudah mulai datang, Minggu (29/6/2026). (dul)

Petani Jabungan ‘Nekat’ Tanam Padi saat Kemarau Mulai Datang, Gak Takut Kekeringan?

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Pidana Uang Pengganti Rp809 Miliar Mustahil Dibayarkan, Hukuman Nadiem Jadi 15 Tahun Penjara

KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg.

Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya

Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tim SAR gabungan melakukan penyelaman di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, untuk mencari pelatih Valencia dan 2 anaknya yang masih hilang.
Sepak Bola

Detik-detik Kronologi Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Tewas di Labuan Bajo

Desember 29, 2025
MATA UANG - Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS.
Ekonomi

Terpuruk! Rupiah Semakin ‘Sujud’ di Kaki Dolar AS, Tembus Rp17.727 per USD

Mei 19, 2026
Fokus

Nobar Piala Dunia Bikin Omzet Bar Grand Candi Ikut Naik

Juni 18, 2026
Politikus Gerindra sekaligus Bupati Pati, Sudewo, jadi tersangka dua kasus yang ditangani KPK.
Hukum

Kasus Sudewo: KPK Cium Ada “Main Belakang” di Jalur Kereta

April 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lulusan Kampus dan Gen Z Nyumbang Pengangguran Paling Banyak pada 2025
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?