BACAAJA, SEMARANG – Pengamanan sidang pembacaan tuntutan Bupati Pati nonaktif Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang diperketat, Senin (21/9/2026). Polisi tampak siaga di berbagai titik.
Pantauan di lokasi, sejumlah personel kepolisian bersiap di depan pintu masuk gedung pengadilan. Sebagian membawa tameng dan perlengkapan pengamanan.
Belasan kendaraan kepolisian juga terlihat disiagakan. Kendaraan tersebut terdiri atas mobil pengangkut personel hingga kendaraan polisi lainnya yang terparkir di sekitar pengadilan.
Sejumlah polisi wanita (polwan) juga berada di area gerbang. Mereka tampak berjaga sekaligus membantu menyambut dan mengatur orang yang masuk ke kompleks pengadilan.
Pengamanan tidak hanya dilakukan di dalam area pengadilan. Sejumlah personel juga terlihat siaga di jalan sekitar gedung untuk mengantisipasi kepadatan maupun kerumunan selama persidangan berlangsung.
Petugas pengadilan bersama aparat kepolisian juga membatasi jumlah pengunjung yang diperbolehkan masuk ke ruang sidang. Langkah tersebut dilakukan karena kapasitas ruang sidang terbatas.
Di dalam ruang sidang, kursi pengunjung sudah dipenuhi pendukung Sudewo. Sejumlah wartawan juga telah berada di dalam untuk mengikuti jalannya sidang.
Berdasarkan jadwal, sidang tuntutan sedianya dimulai pukul 09.00 WIB. Namun, hingga pukul 10.00 WIB, sidang belum dimulai.
Agenda hari ini adalah pembacaan surat tuntutan JPU KPK terhadap Sudewo setelah seluruh tahapan pemeriksaan saksi, ahli, barang bukti, hingga pemeriksaan terdakwa rampung.
Sudewo merupakan terdakwa dalam perkara dugaan korupsi yang memiliki dua klaster. Pertama, dugaan pemerasan dalam proses pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati. Kedua, dugaan penerimaan suap dan gratifikasi terkait proyek Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) saat Sudewo masih menjadi anggota DPR RI. (bae)

