Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Media Asing Ramai Sorot Pencopotan Purbaya: ‘Sudah Lama Dinantikan’
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Media Asing Ramai Sorot Pencopotan Purbaya: ‘Sudah Lama Dinantikan’

R. Izra
Last updated: September 15, 2026 11:40 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
KOLASE FOTO: Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan Suahasil Nazara (kanan).
KOLASE FOTO: Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan Suahasil Nazara (kanan).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Sejumlah media asing ramai-ramai memberitakan pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu). Media Singapura bahkan menyebut, pencopotan Purbaya sudah lama dinantikan.

Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menkeu, Senin (14/9/2026). Selanjutnya, Prabowo menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menkeu.

Sorotan media asing bukan hanya soal Prabowo mencopot Purbaya dan menggantikannya dengan Suahasil Nazara. Melainkan juga menyoroti arah kebijakan fiskal, kepercayaan investor, hingga kemampuan pemerintah membiayai program prioritas.

Bacaaja: BREAKING NEWS: Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu
Bacaaja: Detik-detik Purbaya ‘Dipecat’ Prabowo, Masih Pimpin Rapat hingga Telepon dari ‘Bapak’ Berdering

Suahasil sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 2019. Ia menjadi Menkeu ketiga di era Prabowo, setelah Sri Mulyani Indrawati dan Purbaya.

Reuters soroti kepercayaan investor

Reuters menyoroti pergantian tersebut karena terjadi saat kebijakan fiskal pemerintahan Prabowo masih menjadi perhatian investor dan analis. Reuters mencatat Purbaya baru sekitar satu tahun menjabat sebelum akhirnya digantikan.

Sorotan muncul di tengah tantangan pemerintah dalam membiayai berbagai program besar. Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kebijakan subsidi bahan bakar yang meningkat di tengah kenaikan harga minyak dunia juga menjadi perhatian.

Pertanyaannya simpel: dari mana pemerintah membiayai semua agenda besar tersebut tanpa membuat kondisi fiskal ikut tertekan?

The Straits Times: sudah lama ditunggu

Media Singapura, The Straits Times, melihat pergantian Purbaya sebagai reshuffle yang sebenarnya sudah lama dinantikan.

Spekulasi soal posisi Purbaya disebut telah muncul selama berbulan-bulan. Namun, keputusan akhirnya tetap terbilang mendadak.

Menariknya, Suahasil mengaku baru mendapat informasi dari Prabowo pada Senin pagi. Beberapa jam kemudian, ia diminta bersiap untuk dilantik.

The Straits Times juga menyoroti dugaan ketegangan internal di Kementerian Keuangan.

Ekonom Bhima Yudhistira menyebut konflik internal yang melibatkan Purbaya kemungkinan menjadi salah satu faktor pergantian. Peneliti CSIS Deni Friawan juga menilai ketegangan tersebut sudah sulit dibiarkan.

Dalam situasi ini, pengalaman Suahasil dinilai bisa menjadi modal untuk meredakan ketegangan di internal Kemenkeu.

AFP: bisa jadi sinyal kesinambungan

Sementara itu, AFP melihat penunjukan Suahasil sebagai sinyal bahwa pemerintah kemungkinan ingin menjaga kesinambungan kebijakan ekonomi.

Alasannya, Suahasil bukan orang baru di Kemenkeu. Ia sudah menjadi Wamenkeu sejak 2019 dan pernah bekerja di bawah Sri Mulyani maupun Purbaya.

Ekonom Bank Danamon Indonesia Irman Faiz menilai pengalaman tersebut bisa dibaca pasar sebagai sinyal kesinambungan sekaligus menjaga kredibilitas institusi.

Tapi tugas Suahasil jelas nggak ringan. Ia harus membantu mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029, sambil tetap menjaga defisit fiskal agar tidak melewati batas 3 persen terhadap PDB.

Di sisi lain, berbagai program prioritas pemerintah membutuhkan anggaran besar. Artinya, ruang fiskal Indonesia tetap terbatas dan pemerintah harus pintar mengatur setiap rupiah.

Media Malaysia Bernama soroti pesan Prabowo

Berbeda dari Reuters dan The Straits Times, media Malaysia Bernama lebih menyoroti mandat yang diberikan kepada Suahasil.

Suahasil mendapat tugas menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara sekaligus memastikan APBN tetap mendukung program prioritas pemerintah. Ia juga memastikan proses transisi dari Purbaya akan dilakukan dengan baik.

Suahasil menyebut jabatan tersebut sebagai bentuk kepercayaan Presiden dan negara kepadanya. Ia pun menggambarkan pergantian ini sebagai kelanjutan, bukan perubahan besar.

Kini, tantangan sebenarnya ada di meja Suahasil: menjaga kepercayaan pasar, mengelola APBN, dan memastikan ambisi besar pemerintah tetap jalan tanpa membuat keuangan negara kehilangan keseimbangan. (*)

You Might Also Like

Agro Wisata Tambi Wonosobo Tembus 60 Besar Wonderful Indonesia Award 2025

Jack Brown Perkuat Lini Tengah Mahesa Jenar

Angka Kemiskinan di Jateng Turun

Cuaca di Jateng Makin Susah Ditebak? BMKG Ungkap Faktor Bikin Iklim Jadi Random

Hari Gajah Sedunia, Zella Semarang Zoo Pesta Tumpengan Buah

TAGGED:fiskalheadlinemedia asingmenkeuPurbaya Yudhi Sadewareshufflesuahasil nazarasudah lama dinanti
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KORBAN HILANG - Keluarga di Solo menunjukkan foto salah satu korban hilang Kapal Virgo Transport 8. 2 Warga Solo Korban Hilang Kapal Virgo Transport 8: ‘Merantau Pertama Kali, Kena Musibah’
Next Article Ilustrasi BPJS Kesehatan. BPJS Fokus Obati 144 Penyakit di Faskes Pertama

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RESIDIVIS KORUPSI - Politikus Golkar, Fahd Arafiq, disebut KPK sebagai residivis korupsi, karena telah tiga kali terjerat kasus rasuah.

KPK Sebut Fahd Arafiq Residivis Korupsi, Tampung Uang Haram ATR/BPN

TOLAK SEKBER - Sejumlah pegiat lintas seni-budaya di Kota Solo menolak pendirian Sekber oleh kelompok yang mengeklaim sebagai ahli waris Bonrojo, Selasa (15/9/2026).

Keinginan Ahli Waris Sriwedari Dirikan Sekber Mendapat Penolakan, Sengketa Bonrojo Memanas

Tak Mau Kalah dari Game Online, Xiangqi Kudus Bidik Pelajar

Warga Ambal Diajak Sigap Hadapi Ancaman Longsor

Bupati Nonaktif Cilacap Minta Dibebaskan: “Saya Tak Pernah Perintah Kumpulkan THR”

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Gorontalo Wahyudin Moridu saat klarifikasi terkait aksi viralnya di sosial media didampingi istri. Atas aksinya yang tidak menghargai rakyat dan negara, Wahyudin kini dipecat PDI-P dan disiapkan PAW. Foto; istimewa.
Nasional

PDI Perjuangan Pecat Wahyudin Moridu Yang Viral Ngaku Mau “Rampok Uang Negara”

September 21, 2025
Daerah

OTT Bupati Cilacap, Pemprov: Era Pengepul Jabatan Harus Tamat

Maret 16, 2026
Ilustrasi campak pada anak.
Info

Indonesia Masuk 2 Besar Kasus Campak Tertinggi Dunia, IDAI: Jangan Tunda Imunisasi Anak

Maret 10, 2026
Daerah

Pemkot Semarang Lepas 105 Peserta Perjalanan Religi

November 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Media Asing Ramai Sorot Pencopotan Purbaya: ‘Sudah Lama Dinantikan’
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?