Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PDI Perjuangan Pecat Wahyudin Moridu Yang Viral Ngaku Mau “Rampok Uang Negara”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Nasional

PDI Perjuangan Pecat Wahyudin Moridu Yang Viral Ngaku Mau “Rampok Uang Negara”

PDI Perjuangan menunjukkan ketegasan organisasi dengan memecat Wahyudin Moridu, anggota DPRD Gorontalo, usai videonya viral menyebut akan “merampok uang negara”. Ketua DPP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, menegaskan partai tak akan mentolerir kader yang mencoreng nama baik dan melukai hati rakyat.

baniabbasy
Last updated: September 21, 2025 12:48 pm
By baniabbasy
3 Min Read
Share
Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Gorontalo Wahyudin Moridu saat klarifikasi terkait aksi viralnya di sosial media didampingi istri. Atas aksinya yang tidak menghargai rakyat dan negara, Wahyudin kini dipecat PDI-P dan disiapkan PAW. Foto; istimewa.
Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Gorontalo Wahyudin Moridu saat klarifikasi terkait aksi viralnya di sosial media didampingi istri. Atas aksinya yang tidak menghargai rakyat dan negara, Wahyudin kini dipecat PDI-P dan disiapkan PAW. Foto; istimewa.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Satu lagi politikus viral, tapi kali ini bukan karena prestasi. Wahyudin Moridu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari PDI Perjuangan, bikin heboh jagat maya lewat sebuah video yang langsung bikin netizen panas dingin. Dalam video itu, dia terdengar dengan santainya ngomong, “Kita rampok uang negara… biar negara ini semakin miskin.” Serius? Ini bukan dark joke yang lucu, bro.

Video itu viral secepat kilat dan langsung mengundang kemarahan publik. Netizen ngamuk, media heboh, dan nama partai ikut terseret. Tapi yang bikin beda, PDI Perjuangan nggak tunggu lama. Lewat proses internal yang cukup cepat, partai langsung turun tangan, bukan cuma sekadar klarifikasi atau minta maaf. DPP PDI Perjuangan langsung pecat Wahyudin dari keanggotaan partai.

Langkah ini diumumkan langsung oleh Komarudin Watubun, Ketua DPP Bidang Kehormatan PDI Perjuangan. Menurutnya, Wahyudin “telah kehilangan persyaratan menjadi anggota DPRD.” Gak main-main, partai juga langsung siapkan proses PAW (Pergantian Antar Waktu) untuk mengganti kursi Wahyudin di DPRD Gorontalo.

“Partai ini tidak menolerir perbuatan kader yang mencoreng nama baik partai atau melukai hati rakyat,” tegas Komarudin.

Nggak cuma itu, dia juga kasih warning keras ke semua kader PDIP di seluruh Indonesia untuk menjaga etika, disiplin, dan martabat partai. Dari Sabang sampai Merauke, Miangas sampai Pulau Rote — semuanya harus ikut aturan.

Sebelum pemecatan dilakukan, DPD PDIP Gorontalo udah minta klarifikasi dari Wahyudin, lalu melaporkannya ke DPP. Komite Etik dan Disiplin PDIP juga udah turun tangan dan rekomendasikan sanksi paling berat: pemecatan. Jadi, langkah ini bukan cuma reaktif karena viral, tapi sesuai prosedur internal partai.

Banyak pihak menilai sikap ini menunjukkan bagaimana PDIP nggak main-main soal perilaku kadernya. Di tengah era digital, di mana semua orang bisa jadi wartawan, semua pernyataan publik — bahkan yang kelihatannya candaan — bisa jadi bumerang. Partai tahu bahwa kepercayaan publik itu mahal, dan sekali rusak bisa berdampak luas.

Meski Wahyudin udah minta maaf, langkah pemecatan ini jadi sinyal tegas: jadi pejabat publik, apalagi dari partai besar, harus tahu diri. Gak semua yang keluar dari mulut bisa ditarik kembali hanya dengan “maaf, saya bercanda.”

Beberapa orang mungkin menganggap sanksi ini terlalu keras. Tapi di sisi lain, langkah PDIP ini juga bisa dilihat sebagai cara jaga marwah partai dan bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat. Apalagi di tahun politik, sikap partai terhadap kadernya bisa jadi cerminan integritas keseluruhan.

So, buat para politisi dan pejabat publik, hati-hati bicara di depan kamera (atau bahkan pas iseng bikin vlog). Karena kalau udah viral, apalagi ucapannya soal “merampok uang negara,” bisa jadi karier kamu tamat sebelum waktunya.

Dan buat PDIP, langkah ini bisa jadi momen untuk membuktikan bahwa mereka serius soal etika dan kehormatan partai. Bukan cuma slogan, tapi aksi nyata.(*)

You Might Also Like

Pulang Malam Bawa Lelah, Berangkat Sore Bawa Doa: Marlan Terus Ngantor Meski 8 Bulan Tak Digaji

Blak-blakan! Alasan Trump Serang Venezuela: Mari Kita Hasilkan Uang!

Sidang Sudewo Tetap Jalan, Pendukung Boleh Demo Asal Kalem

Tokoh Agama Kecipratan Duit Korupsi PT CSA Cilacap Rp237 Miliar: Haram di Bibir, Halal di Rekening?

Cukai Khusus Rokok Ilegal: Menimbang Jalan Tengah antara Penertiban dan Keadilan Fiskal

TAGGED:headlinePDI Perjuangan Pecat WahyudinWahyudin Moridu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Walikota Semarang Iswar Aminudin saat menjadi inspektur upacara Hari Perhubungan Nasional di halaman Balaikota Semarang, Kamis (19/9/2025). Foto: dok. Semarang Gaspol Wujudkan Transportasi Inklusif, Ekonomi Tumbuh Rakyat Nyaman
Next Article Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penolakannya terhadap rencana Tax Amnesty Jilid III. Ia menilai kebijakan itu bisa merusak kredibilitas pemerintah dan justru memberi insentif bagi wajib pajak nakal. Menkeu Purbaya Tolak Tax Amnesty Jilid III: “Udah Dua Kali, Masa Mau Diulang Lagi?”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PROTES HARGA PAKAN - Peternak di Temanggung membagikan 5.000 ayam petelur kepada warga, sebagai bentuk protes atas mahalnya harga pakan ternak, Senin (10/8/2026). Menurut peternak, lebih ayam itu dibagikan kepada warga daripada mati di kandang. (*)

Demo Harga Pakan Mahal Tak Terjangkau, Peternak Temanggung Bagikan Gratis 5.000 Ayam Petelur

TAWARKAN INVESTASI--Wali Kota Agustina Wilujeng mempresentasikan proposal Semarang Logistic Hub UCC Terboyo dalam Investment Challenge 2026 di Gumaya Hotel Tower Semarang, Senin (10/8/2026). (ist)

Pemkot Canangkan UCC Terboyo Jadi Mesin Ekonomi Baru Semarang

Otak Encer Tetapi Jiwa Kehilangan Hati Nurani

CALON TUNGGAL - Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI.

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Begini Respons DPR

SAKSI SIDANG--Kepala Desa Sidoluhur, Sudardi duduk di kursi roda saat bersaksi di sidang korupsi Bupati Pati, Sudewo, di Semarang, Senin (10/8/2026). (bae)

Sakit dan Pakai Kursi Roda, Kades dari Pati Tetap Bersaksi di Sidang Sudewo

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)
Hukum

Ada Kasus Baru di Semarang, Kejari Kulik Dugaan Korupsi BUMD Rugikan Negara Rp5,2 Miliar

Agustus 29, 2025
Ilustrasi hakim sidang di pengadilan.
Hukum

Masih Ingat Dias, Dosen Unissula Ribut dengan Dokter? PN Semarang Jatuhkan Denda Rp8 Juta

Februari 9, 2026
Info

53 Pohon Tumbang dalam Sehari, Semarang Lagi Nggak Baik-Baik Aja

Februari 20, 2026
Selebrasi Mierza Firjatullah dalam laga Timnas Indonesia U-17 vs Tajikistan di Piala Kemerdekaan 2025, Selasa (1282025). PSSI
Sepak Bola

Full Pemain Lokal! Malam Ini Timnas Garuda vs Zambia di Piala Dunia U-17

November 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PDI Perjuangan Pecat Wahyudin Moridu Yang Viral Ngaku Mau “Rampok Uang Negara”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?