Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Usai Pembukaan MTQ, Simpang Lima Langsung Dibersihkan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Usai Pembukaan MTQ, Simpang Lima Langsung Dibersihkan

Ribuan orang memadati Lapangan Pancasila Simpang Lima saat pembukaan MTQ Nasional XXXI, Sabtu (12/9) malam. Begitu acara selesai, petugas langsung bergerak menyisir kawasan. Minggu (13/9) dini hari, Simpang Lima kembali bersih.

T. Budianto
Last updated: September 13, 2026 3:24 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
BERSIHKAN SAMPAH: Petugas kebersihan gabungan Pemkot Semarang melakukan pembersihan sampah di kawasan Simpang Lima Semarang yang menjadi lokasi pembukaan MTQ Nasinal XXXI, Minggu, (13/9/2026) dini hari. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemkot Semarang bergerak cepat menangani sampah setelah pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima.

Ribuan warga yang memadati lokasi membuat volume sampah meningkat. Namun, Pemkot Semarang tak ingin kemeriahan acara meninggalkan pekerjaan rumah bagi kota.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan kebersihan menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat maupun tamu yang datang ke Kota Semarang.

“Kami ingin MTQ Nasional ini sukses penyelenggaraannya, tetapi juga sukses memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Karena itu begitu kegiatan selesai, penanganan sampah langsung dilakukan. Jangan sampai kemeriahan acara meninggalkan persoalan kebersihan,” kata Agustina di Simpang Lima, Sabtu, (12/9/2026) malam.

Baca juga: Pembukaan MTQ Nasional Bisa Ditonton Bareng dari Videotron

Untuk penanganan pascaacara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang menyiagakan 20 personel. Lima personel bertugas menyisir Lapangan Simpang Lima bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP).

Sedangkan 15 personel lainnya menyisir kawasan lingkar luar, mulai Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, sejumlah venue hingga kawasan kuliner yang menjadi pusat aktivitas selama MTQ.

Armada pengangkut juga disiapkan. DLH mengerahkan dua kontainer dan dua dump truck, sementara DPKP menyiapkan tiga dump truck. Dengan kapasitas maksimal sekitar lima ton per unit, total kapasitas angkut yang disiapkan mencapai sekitar 35 ton.

“Ini bentuk kesiapan kita. Kita siapkan armada dan personel sesuai kebutuhan lapangan. Setelah massa bubar, petugas langsung menyisir dan mengangkut sampah supaya kawasan Simpang Lima dan sekitarnya kembali bersih,” ujar Agustina.

Penanganan sampah tidak berhenti setelah kawasan Simpang Lima kembali bersih. Pasalnya, MTQ Nasional XXXI masih berlangsung hingga 20 September 2026.

Sasaran Kebersihan

Aktivitas kafilah, panitia, tamu, pelaku usaha, dan masyarakat juga tersebar di berbagai lokasi. Karena itu, sasaran kebersihan mencakup venue perlombaan, area kuliner, kawasan pameran, hingga titik aktivitas kafilah dan masyarakat.

Penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas perangkat daerah. DLH bersama DPKP fokus menangani kawasan Simpang Lima, sedangkan Dinas Pekerjaan Umum menangani area di luar lingkar, terutama saluran dan drainase.

Agustina menilai pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan petugas dan armada pengangkut. Pengurangan serta pemilahan harus dilakukan sejak dari sumber.

“Kami tidak bisa hanya berpikir bagaimana mengangkut sampah sebanyak-banyaknya. Yang lebih penting adalah bagaimana sampah itu dikurangi, dipilah, dan dikelola sejak dari sumbernya. Ini menjadi pekerjaan bersama selama MTQ berlangsung,” ujarnya.

Baca juga: MTQ Nasional, Pemprov Siapkan 306 Nakes

Ia pun mengajak masyarakat, kafilah, dan panitia ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya dan melakukan pemilahan jika memungkinkan.

“Pemerintah sudah menyiapkan petugas dan fasilitasnya, tinggal kita bersama-sama menjaga. Target kita jelas: MTQ sukses, masyarakat nyaman, pelayanan berjalan, dan Kota Semarang tetap bersih. Ini tanggung jawab kita bersama sebagai tuan rumah,” pungkasnya.

Bagi Pemkot Semarang, menjadi tuan rumah MTQ bukan sekadar memastikan acara berlangsung meriah. Setelah panggung dibongkar dan massa pulang, kota juga harus kembali nyaman digunakan masyarakat.

MTQ boleh meninggalkan kenangan, tapi jangan sampai meninggalkan tumpukan sampah. Kalau acara bisa disiapkan berbulan-bulan, masa urusan sampah cuma disiapkan setelah penuh? (tebe)

You Might Also Like

BREAKING NEWS: Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI

Warga Waswas Banjir Datang Lagi, Tanggul Sungai Jembawan 1 Ambrol Dihantam Arus Deras

Rupiah Belum Bangkit, Pakar Soroti Krisis Kepercayaan Pasar

Kacau! Amerika Tangkap Presiden Venezuela, Picu Perang Dunia Ketiga?

Luthfi: Bank Jateng Jangan Cuma Simpan Uang, UMKM Harus Dibikin Naik Kelas

TAGGED:agustina wilujengheadlinemtq nasional 2026pemkot semarangpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SD Wonotingal Juara Junior Putri Cup 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Usai Pembukaan MTQ, Simpang Lima Langsung Dibersihkan

SD Wonotingal Juara Junior Putri Cup 2026

Sepak Bola Bukan Cuma Laki-laki, 18 Tim Putri SD Buktikan di Semarang

Waduk Gajah Mungkur Mengering, Muncul Puluhan Makam Kuno

Kapal Virgo Transport 8 Hilang, 86 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BERPIHAK KEPADA KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajar, berkomitmen penanganan dugaan kasus kekerasan seksual di UIN Walisongo berpihak kepada korban. (dul)
Info

Korban Jangan Takut Bicara, UIN Walisongo Bentuk Tim Investigasi Dugaan Kekerasan Seksual

Mei 12, 2026
Ekonomi

Mau Pindah ke Mobil Listrik? Jateng Bilang: Pajaknya Tetap Nol

Juni 18, 2026
DEMO DAPAT SERATUS - Emak-emak yang ikut demo dukung MBG mengaku dibayar seratus (Rp100.000), wajan, dan konsumsi yang dibagikan di lokasi aksi, di Monas.
Info

Pengakuan Emak-emak Massa Bayaran Demo Dukung MBG: Dapat Uang Jajan, Seratus

Juni 23, 2026
Mantan Rektor UGM Prof. Sofian Effendi.
Unik

Eks Rektor UGM Bongkar Dugaan Kejanggalan Gelar Sarjana Jokowi: Tak Pernah Lulus S1?

Juli 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Usai Pembukaan MTQ, Simpang Lima Langsung Dibersihkan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?