Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Siap Jadi Tuan Rumah, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Bekali 16 Anggota Kafilah MTQ XXXI
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Siap Jadi Tuan Rumah, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Bekali 16 Anggota Kafilah MTQ XXXI

R. Izra
Last updated: September 11, 2026 1:37 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
PERSIAPAN MTQ NASIONAL - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, bercengkrama dengan sejumlah stakeholder di sela memberikan pembekalan serta penyerahan uang saku kepada 16 peserta kafilah asal Kota Semarang di Lobby Wali Kota Semarang pada Jumat (4/9/2026).
PERSIAPAN MTQ NASIONAL - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, bercengkrama dengan sejumlah stakeholder di sela memberikan pembekalan serta penyerahan uang saku kepada 16 peserta kafilah asal Kota Semarang di Lobby Wali Kota Semarang pada Jumat (4/9/2026).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, memberikan pembekalan serta penyerahan uang saku kepada 16 peserta kafilah asal Kota Semarang di Lobby Wali Kota Semarang pada Jumat (4/9). Para peserta terpilih ini siap bertanding membela Jawa Tengah dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional Tahun 2026.

Penetapan Kota Semarang sebagai pusat penyelenggaraan MTQ XXXI Tingkat Nasional pada 11–19 September 2026 menjadi momentum strategis sekaligus tanggung jawab besar. Berbagai fasilitas pendukung dari area Simpang Lima hingga panggung penampil (venue) di seluruh sudut kota telah dirampungkan demi menjamin kenyamanan kontingen se-Indonesia.

Agustina menegaskan bahwa status tuan rumah merupakan berkah bersama bagi seluruh warga Kota Semarang. Kesiapan fasilitas fisik beriringan dengan kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu.

Bacaaja: MTQ Nasional 2026, Pemprov Berencana Tambah Penerbangan
Bacaaja: Kejari Bilang Serius Awasi Penggunaan Anggaran MTQ Nasional di Semarang

“MTQ ke-31 tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Semarang ini merupakan berkah yang luar biasa bagi kita. Selain menjadi titik pusat penyelenggara, kita bertanggung jawab menjaga kenyamanan seluruh kafilah yang hadir,” ujar politikus PDIP itu.

Selain kesiapan teknis, perhelatan keagamaan berskala nasional ini turut menggerakkan perekonomian lokal melalui sektor perhotelan, kuliner, UMKM oleh-oleh, hingga sarana transportasi. Agustina mengajak warga menyambut kedatangan para tamu dengan keramahan, sekaligus mengenalkan kawasan wisata unggulan seperti Kota Lama, Pasar Johar, Kauman, Jalan Pemuda, hingga Lawang Sewu.

Penyelenggaraan MTQ XXXI di Kota Semarang juga mencatatkan sejarah baru cabang ekshibisi khusus bagi penyandang disabilitas (tuna rungu wicara) serta pembentukan Majelis Kode Etik Hakim. Kehadiran inovasi ini makin memperkuat posisi MTQ XXXI sebagai panggung syiar Islam yang ramah, berkeadilan, dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebanyak 16 peserta terpilih asal Kota Semarang merupakan hasil seleksi ketat dari total 1,7 juta penduduk. Komposisi tersebut turut melibatkan dua peserta penyandang disabilitas tuna rungu wicara yang akan tampil di tingkat nasional. Dukungan moril dan materiil disalurkan melalui kolaborasi lintas Lembaga, termasuk PDAM, Bank Jateng, Baznas, serta PTQ guna memperkuat mental bertanding para peserta.

Mengenai target pencapaian, Wali Kota menekankan bahwa ia tidak memberikan beban target juara kepada para Duta Qur’an Kota Semarang tersebut. Bagi Agustina, proses pendewasaan mental dan pengalaman spiritual jauh lebih berharga daripada sekadar medali.

“Apakah saya memberi target harus juara? Tidak. Sebagai seorang ibu dan guru, saya melihat hal paling Utama dalam kompetisi adalah pengalaman batin,” tegasnya.

Agustina meminta para peserta tampil percaya diri dengan keunggulan masing-masing tanpa merasa terbebani. Penguatan mental tersebut diharapkan mampu membuat para peserta tampil secara maksimal dan lepas saat berkompetisi.

“Kita harus yakin dan percaya diri bahwa saya memiliki uniqueness, saya memiliki diferensiasi. Saya bisa tampil jauh lebih baik. Sikap mental itulah yang akan menguatkan kalian untuk bertanding dengan perasaan yang lebih bebas,” tutur Agustina.

Kesiapan dan pemusatan latihan intensif turut disampaikan oleh peserta cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), Aulia Ais. Alumni UIN Walisongo ini membawakan karya ilmiah bertema pelestarian lingkungan serta kerukunan umat beragama yang diharapkan dapat memberi kebermanfaatan luas bagi masyarakat.

“Saya menjalani seleksi dan latihan sejak Januari. Kuncinya yang pertama adalah konsisten. Yang kedua tidak sombong atau tidak jemawa,” ungkap Aulia.

Sementara itu, peserta cabang Tilawah asal Mijan, Umar Izul Haq, menceritakan proses karantina serta pendampingan dari pelatih berkaliber internasional. Seluruh materi pembekalan teknis dan pemantapan bacaan terus dimaksimalkan hingga hari pertandingan.

“Untuk karantina mulai dari 20 Agustus kemarin. Jadi empat hari karantina terus dua harinya itu libur. Kemudian kami juga enggak boleh pulang agar bacaan kami tetap stabil hingga hari perlombaan tiba,” kata Umar. (wis)

You Might Also Like

Atap KPT Brebes Ambruk, Ini Bangunan Baru Anggarannya Rp 120 Miliar, Lho!

Semarang Drag Fest Jadi “Panggung” Adu Kencang

Getah Karet Bawa Petaka, Bikin Kakek Mujiran Masuk Penjara 

Jateng Bersholawat, Ribuan Warga Kirim Doa untuk Korban Bencana

Bakti TNI AD 2026 Bangun Infrastruktur di Banyumas dan Kebumen

TAGGED:agustina wilujengkafilahmtq nasionalpdip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Selamat Jalan Sang Sukarnois
Next Article KORBAN PEMECATAN--Boge Kurnia, korban pemecatan sewenang-wenang, datang ke pengadilan untuk melihat proses persidangan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang dulu memecatnya. (bae) Curhat Pilu Boge, Outsourcing yang Dipecat Bupati Fadia Arafiq karena Beda Pilihan Politik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan Ditutup? Begini Infonya

Agustina Genjot Ketahanan Pangan Semarang: Dari Kebun Warga hingga Pasar Murah

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, 340 Ribu Orang Kebagian Peluang Kerja

Tinggal Satu Titik Api di Gunung Lawu, Luthfi Minta Petugas Jangan Pulang Dulu

YLBHI Soroti Pengerahan Ribuan Aparat Saat Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PERKUAT KEPASTIAN HUKUM -- PLN Icon Plus tandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejari Gunungkidul tentang Bantuan Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, untuk memperkuat kepastian hukum dan keamanan bisnis digital.
Info

Perkuat Kepastian Hukum dalam Pengembangan Bisnis Digital, PLN Icon Plus Gandeng Kejari Gunungkidul

September 23, 2026
Sejumlah pelajar tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Banjarnegara menerima penghargaan Lomba Resensi Berbasis Koleksi Perpustakaan yang diserahkan pada Jumat, 1 Agustus 2025 di SMAN 1 Banjarnegara.
Daerah

Pelajar Juara Lomba Resensi Buku Koleksi Perpusda Banjarnegara Terima Penghargaan

Agustus 2, 2025
Info

Semarang Pulangkan Jejak Sejarahnya

Juli 1, 2026
Daerah

Plat Merah Masih Ngegas Saat Lebaran? Agustina: Santai, Itu Lagi Dinas Bukan Jalan-Jalan

Maret 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Siap Jadi Tuan Rumah, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Bekali 16 Anggota Kafilah MTQ XXXI
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?