Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Bersholawat, Ribuan Warga Kirim Doa untuk Korban Bencana
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jateng Bersholawat, Ribuan Warga Kirim Doa untuk Korban Bencana

Minggu, (23/8/2026) malam di halaman Kantor Gubernur Jateng biasanya mungkin identik dengan suasana yang lebih santai. Tapi kali ini berbeda. Ribuan warga justru berkumpul, bersholawat bersama, dan mengirim doa untuk saudara-saudara yang sedang tertimpa bencana di berbagai daerah Indonesia.

T. Budianto
Last updated: Agustus 25, 2026 11:03 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
JATENG BERSHOLAWAT: Ribuan warga mengikuti Gelaran Jateng Bersholawat, Minggu (23/8/2026) malam sekaligus puncak peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAJA, SEMARANG– Gelaran Jateng Bersholawat, Minggu (23/8/2026) malam, menjadi bagian dari puncak peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Namun acara ini bukan sekadar seremoni ulang tahun provinsi. Dari Semarang, doa juga dipanjatkan untuk para korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan dan sejumlah wilayah lainnya.

“Semoga saudara-saudara kita dikuatkan dan segera recovery (pulih) dari bencana, termasuk Jawa Tengah agar dijauhkan dari bencana,” kata Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat memberikan sambutan.

Lewat Jateng Bersholawat, Luthfi mengajak masyarakat bersama-sama mendoakan Jawa Tengah agar tetap aman, damai dan sejahtera. Doa juga ditujukan bagi masyarakat di berbagai daerah yang sedang menghadapi musibah.

Baca juga: Nawal Yasin Dorong Muslimat NU Terus Bersinergi Bangun Jateng

Menurut Luthfi, membangun Jateng juga tidak bisa dilakukan sendirian. Pemerintah dan masyarakat harus bergerak bersama. Ia mengakui, selama sekitar 1,6 tahun memimpin Jawa Tengah bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Keduanya, kata Luthfi, juga memiliki tanggung jawab untuk meneruskan kerja pembangunan yang telah dilakukan 15 gubernur sebelumnya. Karena itu, Luthfi membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin memberikan kritik maupun saran.

Masukan tersebut diharapkan menjadi energi untuk memperbaiki pembangunan Jateng ke depan. “Pembangunan ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi harus dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya.

Pesan Persatuan

Mubalig Wijayanto mengapresiasi cara Pemprov Jateng memperingati hari jadi provinsi dengan kegiatan bersholawat. Menurutnya, tema “Gumregut Nyawiji” juga memiliki pesan kuat tentang persatuan.

“Tema besarnya juga luar biasa, gumregut nyawiji, artinya dari Jawa Tengah kita bersatu untuk membangun Indonesia dan Jawa Tengah yang berkeadaban,” ujar Wijayanto.

Sementara itu, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf yang memimpin jemaah bersholawat mengatakan, bersholawat bersama bukan sekadar melantunkan pujian kepada Rasulullah SAW.

Baca juga: Ultah ke-80 Jawa Tengah Meriah! Dari Jayawijaya Sampai Bandung Ikut Pesta, Gigi & Setia Band Tutup Rangkaian Acara

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat untuk meneladani sifat Rasulullah yang mengajarkan persatuan sekaligus kepedulian terhadap sesama.

“Dengan bersholawat, kita berdoa untuk Jateng semoga masyarakatnya guyub rukun, damai, aman, dan sejahtera. Semoga apa yang belum tercapai di bawah kepemimpinan Pak Luthfi dan Gus Yasin, bisa dimudahkan dan dilancarkan,” katanya.

Doa juga kembali dipanjatkan untuk masyarakat yang sedang tertimpa musibah. “Kita juga berdoa untuk saudara kita di NTT dan seluruh daerah di Indonesia,” lanjutnya.

Malam itu, ribuan warga akhirnya pulang bukan hanya membawa suasana religius dari lantunan selawat. Ada juga pesan sederhana yang ikut dibawa: pembangunan butuh kebersamaan, sementara musibah mengingatkan bahwa kepedulian nggak boleh mengenal batas daerah.

Karena kalau ribuan orang bisa nyawiji dalam satu lantunan selawat, mestinya urusan membangun Jawa Tengah juga jangan sampai masih sibuk mencari siapa yang paling punya peran. (tebe)

You Might Also Like

Meet & Greet Densus, Siswa SMAN 6 Siap Jadi Penyebar ‘Virus Baik’ Cegah Radikalisme

Kursi Komisioner KI Jateng Dibuka

Hasil SEA V League 2025: Boy Arnez Borong 2 Gelar Individu

BRIN: Enam Kota/Kab di Jateng Masuk Daftar Paling Maju di Indonesia

Lurah Jangan Main-Main! Ada Jaga Desa, Salah Ketik Anggaran Bisa Ketahuan

TAGGED:ahmad luthfigempa nttjateng bersholawatpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DIJUAL - Pulau Menjangan Kecil di kawasan Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diiklankan untuk dijual. Bupati Jepara Temukan Fakta Berbeda, Ihwal Pulau Menjangan Kecil Dijual Rp500 Miliar
Next Article Widodo C Putro Apresiasi Mental Bertanding

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketuk Pintu Langit, 550 Orang Minta Hujan di Banjarnegara

Bahasa Indonesia di Jerman

PEDULI KESEHATAN PERSONEL - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah secara rutin melaksanakan Daily Health Checking sebagai bagian dari perhatian perusahaan terhadap kondisi kesehatan personel.

PLN Icon Plus Tingkatkan Kesadaran Personel terhadap Kesehatan Diri melalui Daily Health Checking

Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan ayah dari Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Jokowi Bocorkan Isi Pembicaraan dengan Prabowo saat MK Putus Perkara Ijazah Gibran

TERDAKWA KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq yang menjadi terdakwa korupsi, berjalan dengan mengenakan rompi tahanan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (8/10/2026). (bae)

Fadia Arafiq Gak Muluk-muluk Pengin Bebas, Cuma Berharap Dihukum Ringan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Tolak Undangan Istana, Tiyo Pilih Konsisten Lawan Arus

Maret 1, 2026
Ilustrasi Bank Mandiri.
Info

Seruan Boikot Mandiri Menggema, Buntut Pemblokiran Rekening Donasi Aksi Warga Pati

Agustus 24, 2026
Pesawat AirAsia AK452 rute Singapura-Semarang disambut water salute saat perdana mendarat di Bandara Ahmad Yani, Jumat (5/9/2025). (Humas Bandara A Yani)
Ekonomi

Penerbangan Semarang-KL: Kamu Bisa Sarapan Lumpia, Makan Siangnya Nasi Lemak di Malaysia

September 5, 2025
KEKECEWAAN - Sejumlah awak media menaruh id card dan peralatan liputan di lantai sebagai bentuk protes dan kekecewaan setelah dilarang meliput Menkeu Purbaya di Muladi Dome Undip, Jumat (3/7/2026). (dul)
Info

Apa yang Ditakutkan? Heboh, Wartawan Dilarang Meliput dan Wawancara Menkeu di Undip

Juli 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Bersholawat, Ribuan Warga Kirim Doa untuk Korban Bencana
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?