BACAAJA, BANYUMAS – Layanan bus Trans Banyumas untuk sementara bakal berhenti mengaspal mulai Minggu, 30 Agustus 2026. Penghentian ini dilakukan di tengah proses evaluasi yang sedang dikebut Pemerintah Kabupaten Banyumas.
Buat warga yang biasa mengandalkan Trans Banyumas untuk bepergian, kabar ini tentu perlu diperhatikan. Sebab, selama evaluasi berlangsung, bus tidak akan melayani penumpang seperti biasanya.
Pemkab Banyumas menyebut evaluasi tersebut diupayakan selesai secepat mungkin. Setelah prosesnya rampung, layanan Trans Banyumas ditargetkan kembali beroperasi.
Informasi penghentian sementara itu disampaikan melalui rilis yang diunggah di akun Instagram Trans Banyumas. Dalam keterangan tersebut, perubahan skema pendanaan menjadi salah satu hal yang berkaitan dengan keberlanjutan layanan.
Sebelumnya, pendanaan Trans Banyumas berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kini pendanaan layanan tersebut berpindah ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pemkab Banyumas memastikan tetap berkomitmen menjalankan operasional Trans Banyumas hingga Desember 2026. Bahkan, alokasi anggaran untuk kebutuhan operasional sampai akhir tahun disebut sudah disiapkan.
Meski begitu, pemerintah daerah kini melakukan evaluasi sebelum layanan kembali dijalankan. Evaluasi tersebut diarahkan untuk melakukan penataan sekaligus menyempurnakan pelayanan Trans Banyumas.
Dengan begitu, penghentian layanan bukan berarti Trans Banyumas bakal berhenti permanen. Bus akan kembali melayani masyarakat setelah proses evaluasi dan penataan selesai dilakukan.
Pemkab Banyumas juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas penghentian sementara tersebut. Warga yang selama ini menggunakan layanan Trans Banyumas diminta menyesuaikan aktivitas perjalanan selama masa evaluasi.
Bagi penumpang yang punya rutinitas menggunakan Trans Banyumas, informasi ini penting untuk diperhatikan sejak awal. Terutama bagi warga yang bepergian untuk bekerja, sekolah, maupun aktivitas lainnya dengan mengandalkan transportasi umum tersebut.
Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap proses evaluasi bisa segera tuntas. Dengan begitu, layanan Trans Banyumas dapat kembali berjalan dan pelayanan kepada masyarakat bisa ditingkatkan. (*)

