Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Unwahas Cetuskan Dua Jagung Hibrida, Potensi Panen 13 Ton per Hektare
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Unwahas Cetuskan Dua Jagung Hibrida, Potensi Panen 13 Ton per Hektare

R. Izra
Last updated: Agustus 28, 2026 1:43 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
FARIETAS BARU--Dua farietas jagung baru hasil penelitian pihak Unwahas. (ist)
FARIETAS BARU--Dua farietas jagung baru hasil penelitian pihak Unwahas. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang berhasil mengembangkan dua calon varietas jagung hibrida. Masing-masing diberi nama UWH 2 dan UWH 4 dengan potensi hasil lebih dari 13 ton per hektare.

Dua jagung hasil penelitian Tim Pemulia Jagung Fakultas Pertanian Unwahas itu dinyatakan lulus dalam Sidang Evaluasi dan Penilaian Calon Varietas Tanaman oleh Kementerian Pertanian. Sidang tersebut berlangsung di Bogor pada 19–22 Agustus 2026.

Setelah dinyatakan lulus, UWH 2 dan UWH 4 direkomendasikan untuk dilepas sebagai varietas jagung hibrida unggul baru. Kedua varietas ini sekarang masih dalam tahapan menuju proses pelepasan varietas.

Bacaaja: Jagung Unwahas Tinggal Nunggu Lampu Hijau
Bacaaja: Guru Madrasah Belajar Meracik Pembelajaran Interaktif di Unwahas

Potensi hasilnya menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan. Rinciannya, UWH 2 mampu menghasilkan hingga 13 ton jagung per hektare, sedangkan UWH 4 mencapai 13,1 ton per hektare.

Sebagai gambaran, hasil panen jagung secara umum di Indonesia berada di kisaran 6–10 ton jagung pipilan kering per hektare.

UWH 2 memiliki tongkol besar berbentuk silinder. Bijinya juga bisa terisi penuh sampai ujung tongkol atau yang dikenal dengan istilah muput.

Selain itu, UWH 2 memiliki warna biji yang menarik dan kandungan protein yang relatif tinggi. Kandungan proteinnya mencapai 14,68 persen.

Sementara UWH 4 memiliki tongkol besar dengan tanaman yang kokoh. Varietas ini juga memiliki warna biji menarik dan ketahanan terhadap penyakit bulai yang disebabkan Peronosclerospora maydis.

Tim Pemulia Jagung Unwahas atau yg meneliti farietas baru ini dipimpin Heri Kustanto dengan anggota Dr. Hilmi Arija Fachriyan, Renan Subantoro, dan Lutfi Aris Sasongko.

Heri Kustanto, mengatakan pengembangan dua varietas tersebut diharapkan bisa memberi manfaat lebih luas. Salah satunya untuk mendukung peningkatan produksi jagung dan kemandirian benih dalam negeri.

“Kemandirian produksi jagung seyogianya diikuti dengan kemandirian sarana produksi pertanian, termasuk benih jagung,” ujarnya.

Harapannya, peningkatan produksi tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan, tetapi juga dapat mendorong iklim usaha dan membuka peluang kerja, khususnya di sektor perbenihan nasional.

Tim pemulia berharap dua varietas ini bisa menjadi salah satu hasil inovasi perguruan tinggi di bidang pertanian. Mereka juga berharap pengembangan benih unggul dalam negeri terus dilakukan. (bae)

You Might Also Like

601 Kursi Desa di Pati Kosong, KPK: Ini Desa atau Ruang Tunggu?

Ribuan Motor MBG Menganggur, Diam Membisu

Bocah Boyolali Bikin NASA Kasih Salut

BRT Semarang Mulai Ganti Napas, 41 Bus Baru Sudah Jalan

Longsor di Gemawang Temanggung Bikin Jalan Putus Total, Warga Harus Memutar 15 Km

TAGGED:jagung hibridapotensi panenSemarangunwahas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SAKSI KORUPSI--Suami (kemeja putih) dan anak tiri (batik biru) Fadia Arafiq menjadi saksi sidang korupsi, Jumat (28/8/2026). (bae) Balada Keluarga Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Istri Terdakwa, Suami dan Anak Jadi Saksi Sidang Korupsi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

FARIETAS BARU--Dua farietas jagung baru hasil penelitian pihak Unwahas. (ist)

Unwahas Cetuskan Dua Jagung Hibrida, Potensi Panen 13 Ton per Hektare

SAKSI KORUPSI--Suami (kemeja putih) dan anak tiri (batik biru) Fadia Arafiq menjadi saksi sidang korupsi, Jumat (28/8/2026). (bae)

Balada Keluarga Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Istri Terdakwa, Suami dan Anak Jadi Saksi Sidang Korupsi

Buya Yahya Ingatkan Efek Ribut di Depan Anak

Dzikir Sambil Tiduran, Boleh Nggak Sih?

Benteng Van der Wijck Siap Naik Kelas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Dua sepeda motor yang mengalami lakalantas dibawa mobil Satlantas Polrestabes Semarang, Kamis (19/2/2026) dini hari. Foto: Instagram @relawangabungansemarang
Info

Dua Pemotor Tewas Tabrakan di TL Dr Cipto Semarang

Februari 19, 2026
Info

Sulteng Ikut Diguncang Gempa M 5,9

Agustus 16, 2026
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Jateng, Muhamad Masrofi.
Info

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Dipermudah, Nggak Punya KTP Pemilik Lama Tetap Bisa

April 25, 2026
Ilustrasi outfit couple saat lebaran.
Info

Inspirasi Outfit Couple Serasi untuk Keluarga saat Salat Id dan Lebaran

Maret 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Unwahas Cetuskan Dua Jagung Hibrida, Potensi Panen 13 Ton per Hektare
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?