Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kapal RS Malahayati Berlayar ke Flores
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kapal RS Malahayati Berlayar ke Flores

Flores belum selesai berhadapan dengan dampak gempa 7,7 magnitudo, bantuan pun mulai berdatangan dari berbagai penjuru. Kali ini, pertolongan datang lewat laut. Kapal Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati milik PDI Perjuangan.

T. Budianto
Last updated: Agustus 22, 2026 1:26 am
By T. Budianto
6 Min Read
Share
MENUJU FLORES: Kapal Rumah Sakit Malahayati dilepas menuju Flores yang diguncang gempa berkekuatan 7,7 Magnitudo. Pelepasan dipimpin oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dari Pelabuhan PT Lingga Perdana, Kota Cilegon, Banten, Kamis (20/8/2026) malam. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, CILEGON- Saat tanah Flores masih belum benar-benar tenang setelah diguncang gempa, bantuan datang bukan cuma lewat jalur darat atau udara.

Kali ini, bantuan juga melalui jalur laut. Kapal Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati milik PDI Perjuangan resmi berlayar menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), membawa obat-obatan, tenaga kesehatan, dan satu hal yang paling dibutuhkan korban bencana: harapan.

Kapal tersebut dilepas dari Pelabuhan PT Lingga Perdana, Kota Cilegon, Banten, Kamis (20/8/2026) malam. Pelepasan dipimpin langsung Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

Suasananya cukup khidmat. Pengurus partai, relawan, dan awak kapal bersama-sama memanjatkan doa untuk para korban gempa sekaligus mendoakan agar perjalanan tim kemanusiaan menuju Flores berjalan lancar.

Hadir pula Ketua DPD PDIP Banten, Ade Sumardi, Anggota DPR RI Dapil Banten Yulius Setiarto, serta jajaran Ketua DPC PDIP Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.

Baca juga: Surat Megawati Tegaskan Posisi Politik PDIP, Seperti Apa?

Hasto mengatakan, pengiriman Kapal RSA Laksamana Malahayati merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Kapal tersebut akan memperkuat tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) dan relawan kesehatan PDIP yang sudah lebih dulu berada di Flores dan wilayah sekitarnya.

Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo sebelumnya mengguncang kawasan tersebut dan memicu kebutuhan bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar. “Jadi sesuai dengan arahan Ibu Megawati Soekarnoputri, hari ini PDI Perjuangan mengirimkan Kapal Laksamana Malahayati untuk bergabung bersama tim Baguna dan relawan kesehatan yang telah datang di wilayah bencana di Flores dan sekitarnya,” kata Hasto.

Sejumlah tokoh dan pengurus DPP PDIP juga disebut telah berada di Flores untuk menjalankan misi kemanusiaan. Di antaranya Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, Ribka Tjiptaning, dan Sri Rahayu.

Hasto menegaskan, bantuan tersebut ditujukan kepada siapa saja yang membutuhkan tanpa melihat pilihan politik, suku, agama, maupun status sosial.

Menurutnya, situasi bencana semestinya menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong. Sebab, ketika bencana datang, urusan beda pilihan politik mestinya berhenti sejenak.

“Kapal Laksamana Malahayati ini akan melengkapi seluruh tim Baguna dan relawan kesehatan dan membantu rakyat tanpa membeda-bedakan apa pilihan politiknya, suku, agama, dan status sosial,” tegas Hasto.

Kapal rumah sakit tersebut membawa sejumlah kebutuhan medis dan obat-obatan. Namun ada perhatian khusus untuk kelompok yang kerap luput dalam situasi darurat, seperti perempuan hamil, ibu-ibu, anak balita, dan kebutuhan kesehatan khusus perempuan.

Kelompok Rentan

Hasto mengatakan pengalaman penanganan bencana menunjukkan kebutuhan kelompok rentan sering kali tidak menjadi prioritas utama ketika bantuan mulai berdatangan.

“Ada beberapa bahan obat-obatan, dan sesuai dengan kebutuhan terutama untuk kebutuhan ibu-ibu dan anak-anak balita,” ujarnya. Menurut dia, kebutuhan kelompok rentan tersebut menjadi salah satu perhatian Megawati dalam penyusunan bantuan kemanusiaan.

“Dalam mitigasi bencana, daftar yang dibuat oleh Ibu Megawati Soekarnoputri seringkali bantuan terhadap ibu-ibu, perempuan hamil, anak-anak balita, dan kebutuhan khusus perempuan ini seringkali terlewatkan,” lanjutnya.

Karena itu, keberadaan Kapal RSA Laksamana Malahayati diharapkan bisa melengkapi bantuan yang sebelumnya sudah dikirimkan ke wilayah terdampak.

Baca juga: PDIP Balik Serang Isu BEM UBK Terima Uang

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Banten Ade Sumardi mengaku bersyukur kapal rumah sakit tersebut sebelumnya sudah menuntaskan pelayanan kesehatan di wilayah Banten.

Setelah melayani ribuan masyarakat Banten, kapal itu kini kembali diserahkan kepada DPP PDIP untuk menjalankan misi kemanusiaan di daerah yang sedang membutuhkan bantuan.

“Sekarang masa tugas Rumah Sakit Malahayati sudah selesai di Provinsi Banten. Maka untuk itu, kami serahkan kembali kepada DPP Partai Rumah Sakit Apung Malahayati ini untuk ditugaskan ke daerah lain,” kata Ade.

RSA Laksamana Malahayati memang bukan kapal yang baru turun gelanggang. Kapal ini diluncurkan Megawati Soekarnoputri pada pertengahan Juni 2023 untuk membawa layanan kesehatan ke kawasan pesisir dan pulau-pulau terpencil Indonesia.

Kapal tersebut dioperasikan 12 anak buah kapal dan delapan tenaga kesehatan. RSA Laksamana Malahayati memiliki bobot 262 GT, panjang 30 meter, lebar 9 meter, draft 2 meter, serta mampu melaju hingga kecepatan maksimal 7 knot.

Sejak pertama kali beroperasi, kapal ini telah menjelajah sejumlah perairan Indonesia. Setelah diresmikan, kapal langsung berangkat dari Dermaga Kade Inggom, Tanjung Priok, menuju Aceh, kemudian melintasi perairan Lampung dan Riau sebelum mencapai Dermaga Malahayati di Aceh.

Kini, rutenya kembali berubah. Dari Cilegon, kapal tersebut membawa misi baru menuju Flores. Bukan untuk wisata, tentu saja. Kali ini yang dibawa bukan oleh-oleh laut, melainkan obat, tenaga kesehatan, dan solidaritas.

Dan mungkin memang begitulah seharusnya kapal bergerak ketika daratan sedang berduka: bukan sekadar mengejar pelabuhan berikutnya, tetapi mencari mereka yang sedang membutuhkan pertolongan. Sebab kalau gotong royong cuma ramai di pidato, Flores tidak akan sembuh hanya dengan tepuk tangan. (tebe)

You Might Also Like

Guru Ini Kreatif Banget, Kasih Nilainya Gak Biasa Bikin Semangat

Kredit Sritex Dikorupsi, Dipakai Buat Beli Apartemen dan Mobil Mewah

Jadwal Piala Presiden 2025 Diubah, Laga Persib vs Port FC Jadi Magnet Utama

MBG Bikin Mual Massal: 803 Siswa di Grobogan Keracunan

Separuh Kota Semarang Sudah CKG, Sisanya Jangan Ngumpet

TAGGED:dpp pdipgempa floresheadlinekapal malahayati
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Hari Pengayoman ke-81: Kemenkum Jateng Dorong Layanan Hukum Makin Dekat dengan Warga
Next Article Ilustrasi polusi udara Seberapa Bersih Udara yang Kita Hirup di Dalam Rumah?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

NGOBROL - Presiden Prabowo Subianto tampak ngobrol dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di sela peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

Gestur Prabowo usai Foto Bersama HUT TNI: Ramah dan Salami SBY, Dingin-Cuekin Jokowi

Mau Tidur di Pesawat? Jangan Lupa Etikanya

Liburan ke Kota Besar? Jangan Asal Berangkat

Rutinitas Padat? Begini Biar Hidup Tetap Seimbang

Skandal Lapas Cibinong, Kalapas Kena Pecat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Mahasiswa Unwahas KKN ke Malaysia, Bawa Misi Literasi Bantu Anak Migran

Agustus 28, 2025
Info

Angka HIV di Semarang Tembus 240 Kasus

Juni 3, 2026
Hukum

Yaqut di Luar Bisa Pengaruhi Saksi

Maret 23, 2026
Asap mengepul di Teheran, setelah militer Israel melancarkan serangan ke Iran, Sabtu (28/2/2026).
Info

Media AS Laporkan Arab Saudi-Israel Dorong Trump Serang Iran, Begini Tanggapan Riyadh

Maret 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kapal RS Malahayati Berlayar ke Flores
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?