Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

Politik di media sosial kadang cuma sepanjang satu unggahan dan secepat satu scroll. Karena itu, Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak generasi muda melihat langsung bagaimana parlemen bekerja.

T. Budianto
Last updated: Agustus 13, 2026 7:26 pm
By T. Budianto
5 Min Read
Share
PARLEMEN REMAJA: Ketua DPR RI Puan Maharani foto bersama usai menerima kunjungan Teladan Parlemen Remaja (Parja) 2024-2025 di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026). (Foto : Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Ketua DPR RI Puan Maharani menilai program Parlemen Remaja (Parja) menjadi salah satu sarana penting untuk mengenalkan dunia politik dan kerja parlemen kepada generasi muda.

Menurut Puan, pengalaman berada langsung di lingkungan DPR dapat memberikan pemahaman yang berbeda dibandingkan sekadar membaca informasi tentang parlemen dari buku maupun media sosial.

Hal itu disampaikan Puan saat menerima kunjungan Teladan Parlemen Remaja 2024-2025 di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Puan mengapresiasi berbagai kiprah peserta Parlemen Remaja yang dinilai telah menunjukkan kepedulian dan potensi positif di lingkungan masing-masing.

“Program Parlemen Remaja ini intinya dimaksudkan untuk bagaimana kalian mempunyai pengalaman di parlemen. Apa yang terjadi di parlemen, kenapa ada parlemen,” kata Puan.

Puan mengatakan program Parlemen Remaja dirancang agar generasi muda mendapatkan pengalaman langsung mengenai aktivitas serta mekanisme kerja lembaga perwakilan rakyat.

Baca juga: Antisipasi Kekeringan, Puan Minta Pemerintah Siaga Air Bersih

Dengan begitu, peserta tidak hanya memahami parlemen secara teoritis, tetapi juga bisa melihat bagaimana anggota DPR menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan.

Para Teladan Parlemen Remaja 2024-2025 juga akan diajak menyaksikan secara langsung Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI pada 14 Agustus mendatang.

Menurut Puan, pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai praktik ketatanegaraan sekaligus memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kerja lembaga perwakilan.

Terlebih, saat ini informasi mengenai politik dan parlemen begitu mudah ditemukan di media sosial. Masalahnya, tidak semua informasi yang beredar otomatis merupakan gambaran lengkap mengenai kondisi sebenarnya.

Karena itu, Puan berharap peserta yang sudah merasakan langsung atmosfer parlemen bisa menjadi sumber informasi bagi lingkungan mereka.

“Kalau kemudian sekarang dunia berita atau dunia sosial itu sangat luas, saya berharap kalian yang punya kesempatan datang ke sini bisa memberikan penjelasan dan fakta yang kalian lihat di sini,” ujarnya.

Bagikan Pengalaman

Puan pun mendorong peserta membagikan pengalaman tersebut kepada teman-teman di sekolah maupun daerah asal masing-masing. Puan juga mengingatkan peserta agar tidak langsung menggeneralisasi kinerja seluruh anggota DPR ketika menemukan ada anggota yang melakukan kesalahan.

Menurutnya, DPR terdiri atas 580 anggota yang memiliki tugas dan aktivitas berbeda dalam menjalankan fungsi kelembagaan. “Kalau ada yang mengatakan bahwa parlemen itu tidak bekerja, mungkin kami tidak sempurna, tetapi tidak semuanya dari 580 orang itu tidak bekerja. Ada juga yang bekerja, banyak yang bekerja,” katanya.

Menariknya, Puan juga membuka ruang bagi peserta untuk menyampaikan apabila selama mengikuti program mereka justru mendapat arahan untuk hanya menceritakan sisi positif parlemen.

Ia meminta peserta tetap menyampaikan fakta berdasarkan apa yang mereka lihat dan alami sendiri. “Kalau ada kemudian oknum atau tim di sini yang melakukan hal itu kepada kalian, tolong sampaikan juga ke saya atau ke teman-teman kalian,” tegas Puan.

Selain memperoleh pengalaman mengenai kerja parlemen, para peserta juga dinilai telah menunjukkan berbagai kegiatan positif di luar program. Puan menyebut ada peserta yang aktif mengikuti forum internasional, menjalankan kegiatan sosial, hingga menginisiasi program literasi di daerah masing-masing.

Baca juga: Bangku Sekolah Negeri Mulai Kosong, Puan Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata

Menurutnya, berbagai aktivitas tersebut menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya membutuhkan pengetahuan politik, tetapi juga ruang untuk terlibat dan menyampaikan gagasan.

Karena itu, Parlemen Remaja diharapkan tidak berhenti sebagai simulasi menjadi anggota parlemen selama beberapa hari. Program tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk memahami demokrasi, lembaga negara, sekaligus pentingnya menyampaikan informasi secara objektif.

Pada akhirnya, pesan Puan cukup sederhana: kalau ingin bicara soal parlemen, jangan cuma mengandalkan apa yang lewat di beranda. Sesekali datang, lihat sendiri, lalu ceritakan berdasarkan fakta.

Sebab di era ketika satu potongan video bisa membuat satu lembaga ikut dihakimi, pengalaman langsung mungkin menjadi salah satu cara paling masuk akal untuk membedakan fakta, opini, dan sekadar keramaian di kolom komentar.

“Harapannya kalian bisa terbuka pikirannya dan kemudian mempunyai pengalaman yang berharga. Pengalaman-pengalaman itu bisa kalian sampaikan dengan baik kepada teman-teman kalian,” tutur Puan. (tebe)

You Might Also Like

Nasib Tragis Ira Puspadewi: Inovasi ASDP Berbuah Jerat Korupsi

El Mencho Tewas, Meksiko Mendadak Mencekam Total

Ini Beda Haji dan Umrah, Penting Disimak

Healing Sehat dan Instagramable ala Karenina Agung Resort Gunungpati

Benarkah Ada Solusi Keracunan MBG? Ribuan Dapur Tak Miliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi!! Ah Ngawur…

TAGGED:DPR RIheadline
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator
Next Article DARI PERENCANAAN KE AKSI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis. Dari Insight ke Aksi, PLN Icon Plus Dorong Pertumbuhan Bisnis PV Rooftop lewat PV Academy

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Industri Kreatif Bisa Jadi “Mesin Kerja” Anak Muda

DARI PERENCANAAN KE AKSI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Dari Insight ke Aksi, PLN Icon Plus Dorong Pertumbuhan Bisnis PV Rooftop lewat PV Academy

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator

Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)

Nah Lho! Kepala SPPG Karanganyar Muntah-muntah Cicipi Menu MBG untuk Ibu Hamil

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi pencairan uang BLT.
Info

THR Lebaran 2026 Wajib Cair, Karyawan Swasta Ini Jadwalnya

Februari 19, 2026
Olahraga

Jateng Nggak Kaleng-Kaleng: 43 Medali Dibawa Pulang dari Thailand

Desember 22, 2025
GERUDUK PELAKU‐-Ribuan mahasiswa Unnes menggeruduk terduga pelaku pelecehan seksual yang diamankan di pos satpam. (Foto dari akun X @unicefess).
Info

Mahasiswa Unnes Terseret Plecehan Seksual, Kampus Identifikasi Tiga Korban

Juni 18, 2026
EKSEPSI DITOLAK--Hakim menolak eksepsi Sudewo, Bupati Pati nonaktif di sidang putusan sela kasus korupsi, Senin (29/6/2026). (bae)
Hukum

Hakim Patahkan Perlawanan Sudewo Pati, Sidang Korupsi Rp6,3 M Tetap Jalan

Juni 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?