Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: WFH ASN Jateng Mulai “Diungkit”, yang Masih Rebahan Jumat Bisa Jadi Tinggal Kenangan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

WFH ASN Jateng Mulai “Diungkit”, yang Masih Rebahan Jumat Bisa Jadi Tinggal Kenangan

WFH setiap Jumat sempat jadi "bonus" yang dinanti sebagian ASN Jateng. Tapi sekarang, sinyalnya mulai berubah. Harga Pertamax turun, yang memanfaatkan WFH juga ternyata sedikit.

T. Budianto
Last updated: Agustus 4, 2026 7:28 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Sekda Pemprov Jateng, Sumarno. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng berpeluang segera berakhir. Pemprov kini mulai mengevaluasi efektivitas kebijakan tersebut setelah melihat tingkat pemanfaatannya yang ternyata sangat rendah.

Sekda Jateng, Sumarno mengatakan, mayoritas ASN tetap memilih bekerja dari kantor meski setiap Jumat diberi kesempatan untuk bekerja dari rumah. Dari sekitar 66 ribu ASN di lingkungan Pemprov Jawa Tengah, jumlah pegawai yang memanfaatkan fasilitas WFH bahkan disebut tidak sampai 4 persen.

“Kalau sebetulnya dari laporan teman-teman BKD, yang memanfaatkan WFH enggak banyak. Banyak yang tetap WFO. Nanti tinggal apakah mau kita teruskan atau kita hentikan,” kata Sumarno, Selasa (4/8/2026).

Baca juga: Pemkot Semarang Belum Terapkan WFH

Menurutnya, kebijakan WFH sejak awal diterapkan sebagai respons atas melonjaknya harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi sekaligus menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait pengaturan pola kerja ASN.

Skema tersebut mulai diberlakukan setiap hari Jumat sejak April 2026 sebagai upaya mengurangi beban biaya transportasi pegawai. Namun situasinya kini mulai berubah. Harga Pertamax yang sempat menyentuh Rp16.250 per liter kini turun menjadi Rp15.950 per liter sejak 1 Agustus 2026.

Efektivitas WFH

Penurunan harga itu menjadi salah satu indikator yang ikut dipertimbangkan dalam evaluasi kebijakan WFH. Meski demikian, Sumarno menegaskan harga BBM bukan satu-satunya alasan. Pemerintah juga melihat efektivitas pelaksanaan WFH yang ternyata belum dimanfaatkan secara maksimal oleh ASN.

“Tapi ini kita masih buka, realitanya mungkin enggak sampai 4 persen yang memanfaatkan,” ujarnya. Rendahnya angka tersebut menunjukkan budaya bekerja langsung dari kantor masih menjadi pilihan utama bagi mayoritas ASN di Jateng.

Saat ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bersama Pemprov masih melakukan kajian sebelum menentukan nasib kebijakan tersebut. Jika evaluasi telah selesai, keputusan resmi akan diumumkan kepada seluruh ASN karena menyangkut sekitar 66 ribu pegawai di lingkungan Pemprov Jateng.

Baca juga: Efisiensi BBM, Pemerintah Serukan WFH Abis Lebaran

“Kalau sudah diputuskan tentu akan kami umumkan, karena ini berkaitan dengan hampir 66 ribu ASN di Jateng,” pungkas Sumarno. Evaluasi ini sekaligus menjadi penanda bahwa kebijakan WFH yang lahir akibat melonjaknya harga BBM kini memasuki fase penentuan: dipertahankan, diubah, atau benar-benar diakhiri.

WFH memang terdengar nyaman. Tapi kalau yang memilih tetap berangkat kantor jauh lebih banyak, mungkin yang sulit ditinggalkan bukan meja kerja di rumah, melainkan obrolan di kantor dan segelas kopi setelah absen pagi. Pada akhirnya, kebijakan yang baik bukan yang paling viral, melainkan yang benar-benar dipakai. (dul)

You Might Also Like

BUMN Kompak! PLN IP & PGE Gaspol Kembangkan Energi Panas Bumi

PLN Icon Plus Dukung Kelancaran Launching-Groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Gajah Mungkur

Bye-bye Campur Tugas, Urusan Haji-Umrah Kini Ditangani Kementerian Baru

Rapat Paripurna Laporan Kinerja Tahunan DPR, Puan Singgung Demo Agustus dan Pentingnya Jaga Demokrasi

IDAI Bawa Layanan Ekokardiografi ke Waikabubak, Lebih 100 Anak di Sumba Barat Cek Jantung Gratis

TAGGED:headlinepemprov jatengWFH
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DPRD Semarang Minta SPPG Karang Turi Ditutup Permanen
Next Article TEMUAN OBAT KERAS--Obat-obatan terlarang ditemukan di area Lapas Semarang, Selasa (4/8/2026). (ist) Obat Keras Dilempar ke Dalam Lapas Semarang, Malah Ditemukan Petugas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jangan Asal Klik! Anak SMP Temanggung Diingatkan, Radikalisme Bisa Menyelinap Lewat Medsos dan Gim Online

Jelang Penetapan UMP-UMK 2027, Buruh Curhat ke Ahmad Luthfi

DWS Soroti Penyadapan Prabowo, Sebut Mengarah ke Makar jika Unsur Pidana Terpenuhi

Ilustrasi upah buruh yang belum mencukupi kebutuhan hidup layak (KHL).

Buruh Jateng Desak Perubahan Kebijakan 2027: Upah Layak Bukan Bonus!

Kader Posyandu Diminta Bantu Deteksi Stunting dan Anak Putus Sekolah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Dua Pekan Jelang Lebaran, 400 Ribu Orang Sudah Amankan Tiket Kereta

Maret 6, 2026
Tumbuh

Jateng Jadi “Laboratorium” Energi Lemhannas

September 9, 2026
Petugas ngecek kondisi tanah longsor yang memutus akses jalan antardesa di Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung, Jumat (2/1/2026) malam.
Info

Longsor di Gemawang Temanggung Bikin Jalan Putus Total, Warga Harus Memutar 15 Km

Januari 4, 2026
Daerah

Agustina Siap Bangun Jembatan di Bandarharjo

Januari 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: WFH ASN Jateng Mulai “Diungkit”, yang Masih Rebahan Jumat Bisa Jadi Tinggal Kenangan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?