Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: IDAI Bawa Layanan Ekokardiografi ke Waikabubak, Lebih 100 Anak di Sumba Barat Cek Jantung Gratis
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

IDAI Bawa Layanan Ekokardiografi ke Waikabubak, Lebih 100 Anak di Sumba Barat Cek Jantung Gratis

R. Izra
Last updated: September 20, 2026 8:11 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
PERIKSA JANTUNG GRATIS - Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bersama IDAI Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar bakti sosial pemeriksaan jantung anak secara gratis di Waikabubak, Sumba Barat, NTT.
PERIKSA JANTUNG GRATIS - Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bersama IDAI Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar bakti sosial pemeriksaan jantung anak secara gratis di Waikabubak, Sumba Barat, NTT.
SHARE

BACAAJA, SUMBA BARAT – Akses pemeriksaan jantung anak di daerah tidak selalu mudah. Terlebih, di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Karena itu, Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bersama IDAI Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar bakti sosial pemeriksaan jantung anak secara gratis di Waikabubak, Sumba Barat.

Kegiatan bertajuk Deteksi Dini Penyakit Jantung dan Status Antropometri pada Anak ini berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu (18-20/9/2026), dengan pusat kegiatan di RSUD Waikabubak. Lebih dari 100 anak dari berbagai desa di Sumba Barat mendapat pemeriksaan ekokardiografi tanpa dipungut biaya alias 100 persen gratis.

Ekokardiografi menjadi salah satu pemeriksaan penting untuk melihat struktur dan fungsi jantung. Pemeriksaan ini dapat membantu mendeteksi penyakit jantung bawaan maupun penyakit jantung yang muncul kemudian.

Bacaaja: IDAI Warning Kesehatan Mental Anak! Satu dari Tiga Remaja Indonesia Alami Masalah Psikologis
Bacaaja: 62 Kasus Super Flu di Indonesia Dimodinasi Anak-anak, IDAI Ingatkan Hal Ini

Ketua Pengurus Pusat IDAI, Dr Piprim Basarah Yanuarso, mengatakan pelayanan kesehatan anak tidak boleh hanya terpusat di wilayah perkotaan.

Menurutnya, kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini merupakan bagian dari komitmen IDAI untuk menjangkau anak-anak di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah kepulauan.

“Kami di IDAI akan terus mengedukasi masyarakat dan memberikan pelayanan langsung kepada anak-anak Indonesia, termasuk di berbagai wilayah Indonesia dan kepulauan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih adanya tantangan kesehatan anak di Indonesia, mulai dari kematian bayi dan balita, cakupan imunisasi, hingga persoalan stunting dan gizi buruk.

Karena itu, kehadiran tenaga medis di daerah dinilai bukan hanya untuk mengobati, tetapi juga memperkuat pencegahan dan deteksi penyakit sejak dini.

Ketua UKK Kardiologi IDAI, Dr Rizky Adriansyah, menegaskan bahwa penyakit jantung bawaan perlu dikenali sedini mungkin.

“Anak dengan PJB harus dikenali lebih awal agar dapat dirujuk dan ditangani secara tepat. Deteksi dini sangat krusial untuk keselamatan pasien,” katanya.

Menurut Rizky, sekitar 50 ribu bayi di Indonesia setiap tahun lahir dengan penyakit jantung bawaan. Namun, tidak semuanya bisa segera terdeteksi.

Gejalanya pun terkadang tidak langsung terlihat. Anak yang sering sesak napas, kesulitan makan, atau berat badannya sulit naik bisa saja mengalami masalah jantung.

Bukan Cuma Periksa Anak

Bakti sosial ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan pasien. Tim UKK Kardiologi IDAI juga memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan di Kabupaten Sumba Barat.

Materinya mencakup kemampuan dasar mendeteksi penyakit jantung anak, membaca hasil pemeriksaan dasar, hingga penanganan awal kondisi kegawatdaruratan jantung.

Rizky mengatakan, pelatihan tersebut penting agar pengetahuan yang dibawa tim IDAI tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

“Tujuannya pengabdian sosial ini bagi kami tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga rekan sejawat kami, dengan meninggalkan jejak pengetahuan yang mumpuni bagi para dokter dan perawat lokal,” jelasnya.

Dengan begitu, tenaga kesehatan setempat diharapkan bisa menjadi garda terdepan ketika menemukan anak yang dicurigai mengalami gangguan jantung.

Selain jantung, kondisi pertumbuhan anak juga menjadi perhatian. Tim melakukan pemeriksaan status antropometri, seperti berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala.

Pemeriksaan ini penting karena masalah gizi dapat memperburuk kondisi anak dengan penyakit jantung. Sebaliknya, penyakit jantung kronis juga dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.

Ketua IDAI Cabang NTT, Dr Woro Indri Padmosiwi, mengatakan Sumba dipilih karena akses layanan kesehatan masih menjadi tantangan.

“Kami memilih wilayah-wilayah seperti Sumba karena aksesnya masih terbatas dan angka stunting cukup tinggi,” ujarnya.

Kegiatan tersebut didukung Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, termasuk Dinas Kesehatan dan RSUD Waikabubak.

Bagi IDAI, kegiatan ini diharapkan bukan sekadar pemeriksaan gratis selama tiga hari. Lebih jauh, program tersebut menjadi upaya memperkuat kemampuan tenaga kesehatan lokal sekaligus membuka akses deteksi dini bagi anak-anak di daerah.

“Setiap detak jantung anak yang sehat adalah detak masa depan bangsa,” kata Piprim. (*)

You Might Also Like

Aduh! Cuma Gara-Gara Senggolan, Sopir Taksi Online Ditodong Oknum Tentara

Rumput Laut Cokelat Bisa Jadi Pengganti Panel Surya, Lebih Ramah Lingkungan

22 Desa Lenyap Diterjang Banjir Sumatera, Aceh Paling Parah

PLN Icon Plus Catat Prestasi di SBBI Awards 2026, Raih Penghargaan Fastest Rising Internet Service Provider

PSSI Berencana Gelar Mini Turnamen September Tahun Ini

TAGGED:idainttperiksa jantung gratissumba baratukk kardiologi idai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PULANG TERTAWA - Wagub Jateng Gus Yasin bilang, kafilah MTQ Nasional di Semarang datang bahagia pulang tertawa. Hal ini disampaikan Gus Yasin saat penutupan MTQ Nasional, Sabtu (19/9/2026). (dul) Ihwal MTQ Nasional di Semarang, Gus Yasin: Datang Bahagia, Pulang Tertawa
Next Article Tujuh Wakil Semarang Bawa Pulang Prestasi MTQ Nasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MTQ Rampung, Simpang Lima Langsung Dibersihkan

Kemarau Belum Usai, Wonogiri Sudah 139 Hari Tak Hujan

MTQ Nasional XXXI Berakhir, Agustina Apresiasi Dukungan Warga

Pattiro Perkuat Warga Sekitar KITB Awasi Dampak Industri

1.100 Pelari Ramaikan Friendship Run Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Gelandang Langganan Timnas Merapat

Juni 15, 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengikuti pertemuan dengan sejumlah tokoh yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Senin (1/9/2025). Foto: dok.
Info

Kasus Influenza A Melonjak Tajam, Puan Minta Pemerintah Gercep Tangani

Oktober 18, 2025
Hukum

Santuy Banget Beli Alphard Pakai Duit Proyek, Bapak Anak Diciduk

Februari 19, 2026
TAWURAN REMAJA--Polisi menunjukkan barang bukti senjata tajam yang digunakan remaja Semarang-Kendal tawuran di Jalan Arteri daerah Mangkang, Semarang. (ist)
Hukum

Was-was Nggak Tuh, 17 Remaja Pelaku Tawuran Mangkang Diburu Polisi

Agustus 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: IDAI Bawa Layanan Ekokardiografi ke Waikabubak, Lebih 100 Anak di Sumba Barat Cek Jantung Gratis
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?