Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kartu Kuning BUMD Jateng, PRPP Jadi Sorotan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Kartu Kuning BUMD Jateng, PRPP Jadi Sorotan

Punya aset besar tapi untungnya seret? Bagi Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi itu sudah bukan zamannya lagi. Perusahaan milik daerah diminta berhenti jadi penonton pembangunan dan mulai turun gelanggang jadi mesin penghasil cuan untuk daerah.

T. Budianto
Last updated: Agustus 4, 2026 3:42 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PENUTUPAN JATENG FAIR: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menghadiri penutupan Jateng Fair 2026 di komplek PRPP, kawasan Marina, Minggu (5/7/2026) malam. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memasang target tinggi bagi seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ia ingin perusahaan-perusahaan pelat merah di bawah Pemprov Jateng tampil lebih agresif, profesional, dan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pesan tegas itu disampaikan Luthfi saat membuka Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Direksi dan Dewan Komisaris dalam Meningkatkan Kinerja dan Tata Kelola BUMD di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, BUMD tidak boleh hanya menjadi pelengkap struktur pemerintahan. Perusahaan milik daerah harus benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu menciptakan keuntungan sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Baca juga: PRPP Hampir Bangkrut, Pemprov Jateng Klaim Kinerja BUMD Secara Keseluruhan Positif

“BUMD kita harus punya daya dobrak untuk mengembangkan pendapatan di wilayah. BUMD yang masih di bawah garis merah, saya peringatkan agar rapat tersendiri dengan pengawasnya di bawah kendali Pak Sekda,” tegas Luthfi.

Dari hasil evaluasi Pemprov Jateng, masih ada satu BUMD yang performanya dinilai belum memuaskan, yakni PT PRPP Jawa Tengah. Padahal, menurut Luthfi, kawasan PRPP menyimpan potensi besar untuk berkembang menjadi pusat bisnis, pameran, hiburan, hingga destinasi wisata yang mampu menarik investor dan menggerakkan roda ekonomi Jateng.

Pusat MICE

Pemprov juga telah menyiapkan rencana pengembangan kawasan tersebut menjadi pusat Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Saat ini, upaya mencari investor terus dilakukan agar proyek tersebut bisa segera terealisasi.

“Mereka saya ajak musyawarah untuk membahas kendalanya di mana. Kita juga berupaya mencarikan investor. Dirutnya saya tantang untuk bisa mengembangkan,” ujarnya.

Luthfi menegaskan seluruh direksi dan dewan komisaris harus memiliki target bisnis yang jelas. Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, BUMD dituntut lebih inovatif, adaptif, dan mampu menghasilkan sumber pendapatan baru bagi daerah.

Baca juga: Tak Cuma Narik Pajak, UPT Bapenda Kini Ikut Promosikan Aset

Baginya, keberadaan perusahaan daerah harus benar-benar memberikan nilai tambah, bukan hanya mengelola aset tanpa menghasilkan keuntungan yang optimal.

Jika seluruh BUMD mampu bergerak lebih cepat, bukan hanya PAD yang meningkat, tetapi pembangunan daerah juga akan memiliki ruang fiskal yang lebih kuat untuk membiayai berbagai program pelayanan publik.

Perusahaan daerah itu dibangun untuk mencetak laba, bukan sekadar mencetak notulen rapat. Sebab aset yang terus diam tak akan pernah menghasilkan nilai. Yang bergerak membawa keuntungan, yang terlalu nyaman biasanya hanya membawa alasan. (tebe)

You Might Also Like

Longsor Ancam Akses Warga Gunungpati, Jembatan Deliksari Nyaris Ambruk

Dari Sampah Jadi Listrik: Pemprov, Pemkot Semarang dan Pemkab Kendal Teken PKS

Nggak Cuma Jalur Mudik, Akses ke Tempat Wisata Juga Disulap Jadi Mulus

Gabung PSIS, Syahrian Abimanyu Kirim Pesan untuk Suporter

TKD Prabowo-Gibran Ngaku Gak Kenal, Gus Yazid: Klaim Kerja Orang, Dapat Jabatan

TAGGED:ahmad luthfibumd jatengheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nunggak Sewa Rusun, 62 Penghuni Dipanggil Satpol PP
Next Article Sungai Sapi Keruh, Satpol PP Mulai Bergerak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Tegaskan Trans Semarang Bukan Bisnis

JUARA REBANA--Tim DM Group asal Kediri menerima hadiah secara simbolis usai menjadi juara pertama Festival Rebana Nasional 2026 yang jadi rangkaian MTQ di Kota Semarang. (ist)

DM Group Kediri Juara Festival Rebana MTQ Nasional di Semarang

Wali Kota Solo Respati Ardi.

Sengketa Sriwedari, Wali Kota Solo Ungkap Fakta Mengejutkan: Ibu Saya Ahli Waris, tapi . . .

Kasus Dugaan Pengeroyokan Advokat di Jl Veteran Naik Penyidikan

Lapas Purwodadi Gelar Shalat Istisqa, Pegawai dan Peserta Magang Diajak Introspeksi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

BBM Naik, OJK Mulai Pasang Alarm

Juni 12, 2026
Sepak Bola

Erick Thohir: Ketua PSSI Kota/Kab Ditunjuk Asprov PSSI

Juli 12, 2025
Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla atau lebih dikenal dengan inisial JK.
Hukum

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Pernyataan ‘Syahid’ Disorot Tajam

April 14, 2026
Ekonomi

Pajak 40 Persen Bikin Pengusaha Hiburan Deg-degan

Juni 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kartu Kuning BUMD Jateng, PRPP Jadi Sorotan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?