BACAAJA, GARUT – Kalau bosan dengan liburan yang itu-itu saja, Desa Wisata Saung Ciburial di Garut bisa jadi pilihan menarik. Tempat ini menawarkan pengalaman menikmati alam sekaligus merasakan langsung kehidupan khas pedesaan yang masih alami.
Berlokasi di Desa Sukalaksana, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, destinasi ini memadukan wisata alam, budaya, dan edukasi dalam satu kawasan. Cocok buat liburan keluarga, rombongan sekolah, maupun komunitas.
Desa Wisata Saung Ciburial mulai dikembangkan sejak 2010. Setelah melalui proses panjang, kawasan ini resmi dibuka sebagai desa wisata pada akhir 2018.
Konsep wisata berbasis masyarakat yang diusung berhasil mencuri perhatian. Bahkan, Saung Ciburial pernah masuk jajaran 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.
Daya tarik utamanya bukan sekadar pemandangan alam yang hijau. Wisatawan diajak ikut merasakan aktivitas sehari-hari warga sehingga suasana liburan terasa lebih berkesan.
Pengunjung bisa belajar bertani langsung di sawah bersama warga. Selain itu, ada juga kelas membatik khas Garut yang cocok buat yang ingin membawa pulang pengalaman baru.
Bagi pencinta budaya lokal, ada atraksi unik bernama Ngagogo. Tradisi ini mengajak peserta menangkap ikan menggunakan tangan kosong di kolam, cara lama yang masih dilestarikan masyarakat setempat.
Aktivitas tersebut bukan hanya seru, tetapi juga mengenalkan nilai kebersamaan dan kearifan lokal yang masih terjaga hingga sekarang.
Kalau ingin memacu adrenalin, tersedia pilihan river tubing menyusuri aliran sungai yang segar. Ada pula outbound dan paintball yang cocok dimainkan bersama teman atau rekan kerja.
Bagi yang ingin menikmati suasana desa lebih lama, tersedia homestay milik warga. Menginap di rumah penduduk memberi kesempatan merasakan keramahan khas masyarakat Garut.
Sesekali wisatawan juga bisa menyaksikan pertunjukan seni tradisional seperti pencak silat yang ditampilkan pada waktu-waktu tertentu. Atraksi ini menjadi salah satu hiburan favorit pengunjung.
Fasilitas di kawasan desa wisata juga cukup lengkap. Mulai dari area parkir, musala, saung untuk bersantai, pusat kuliner, kios suvenir, hingga penginapan yang dikelola warga.
Lokasinya sekitar 30 menit dari pusat Kota Garut melalui Jalan Raya Samarang. Sementara dari Bandung, perjalanan memakan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam menggunakan kendaraan pribadi.
Menariknya, Desa Wisata Saung Ciburial tidak menerapkan tiket masuk umum. Pengunjung cukup memilih paket aktivitas sesuai minat.
Pilihan paketnya beragam, mulai dari trekking kampung sekitar Rp20 ribu, edukasi bertani Rp25 ribu, river tubing Rp35 ribu, belajar membatik Rp55 ribu, atraksi Ngagogo Rp65 ribu, hingga paintball mulai Rp135 ribu per orang.
Karena sebagian besar kegiatan didampingi pemandu dari warga setempat, wisatawan disarankan melakukan reservasi lebih dulu sebelum datang. Dengan begitu, seluruh aktivitas bisa dinikmati lebih nyaman dan terjadwal.
Buat yang ingin menikmati suasana pedesaan tanpa kehilangan sentuhan budaya dan petualangan, Saung Ciburial layak masuk daftar destinasi berikutnya saat berkunjung ke Garut. (*)

