Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Agustina: Revitalisasi Stasiun Tawang Jaga Identitas dan Dongkrak Ekonomi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Agustina: Revitalisasi Stasiun Tawang Jaga Identitas dan Dongkrak Ekonomi

Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang dinilai bukan hanya menghadirkan wajah baru salah satu bangunan bersejarah di Kota Semarang, tetapi juga menjadi langkah strategis memperkuat konektivitas, menggerakkan ekonomi daerah, sekaligus menjaga identitas kota.

T. Budianto
Last updated: Agustus 1, 2026 6:35 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
REVITALISASI STASIUN: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat menyambut peresmian Revitalisasi Tahap I Bangunan Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Kamis (30/7/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyambut peresmian Revitalisasi Tahap I Bangunan Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Kamis (30/7/2026).

Menurut Agustina, Stasiun Tawang memiliki nilai sejarah yang jauh melampaui fungsinya sebagai tempat naik turun penumpang kereta api. “Stasiun Tawang bukan sekadar simpul transportasi. Ia adalah bagian dari identitas Kota Semarang. Selama lebih dari satu abad, bangunan ini menjadi saksi perjalanan perdagangan, mobilitas masyarakat, hingga perkembangan Semarang sebagai kota pelabuhan dan pusat ekonomi di Pulau Jawa. Karena itu, revitalisasi ini merupakan investasi peradaban yang manfaatnya akan dirasakan lintas generasi,” ujarnya.

Stasiun Semarang Tawang dibangun oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada 1911 dan mulai beroperasi pada 1914. Pada revitalisasi tahap pertama yang dikerjakan selama 330 hari, dilakukan penataan fasad, hall utama, sisi barat dan timur bangunan, ruang tunggu, ruang VIP, selasar, hingga sistem drainase. Selain itu, berbagai ornamen dan elemen arsitektur juga dikembalikan sesuai dokumentasi lama agar karakter asli bangunan tetap terjaga.

Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin mengatakan, revitalisasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan pelayanan transportasi sekaligus menjaga kelestarian bangunan bersejarah.

Baca juga: Cek Layanan KA, Wagub Sambangi Stasiun Tawang

Menurut Bobby, seluruh proses revitalisasi dilakukan dengan mengembalikan fasad dan berbagai elemen bangunan berdasarkan foto-foto lama sehingga nilai sejarah stasiun yang telah berusia lebih dari 112 tahun tetap terpelihara.

Data PT KAI menunjukkan sepanjang 2025 Stasiun Semarang Tawang melayani 3.862.127 aktivitas pelanggan. Sementara pada semester pertama 2026 jumlah aktivitas naik dan turun penumpang telah mencapai 2.152.894 dengan rata-rata 34 perjalanan kereta api setiap hari.

Bagi Agustina, tingginya mobilitas tersebut menunjukkan Stasiun Tawang bukan hanya aset sejarah, tetapi juga infrastruktur strategis yang menopang pertumbuhan ekonomi Kota Semarang.

“Semakin nyaman pelayanan transportasi, semakin besar peluang tumbuhnya sektor perdagangan, jasa, perhotelan, kuliner, UMKM, hingga ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah,” katanya.

Perkuat Integrasi

Keberadaan Stasiun Tawang yang berada di pintu masuk Kawasan Kota Lama juga dinilai menjadi keunggulan tersendiri. Karena itu, Pemkot Semarang akan memperkuat integrasi stasiun dengan kawasan heritage, Pecinan, Kampung Melayu, pusat UMKM, kawasan ekonomi kreatif, hingga sistem transportasi perkotaan.

Agustina menambahkan, momentum revitalisasi juga sangat penting menjelang Kota Semarang menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.

Ia berharap infrastruktur transportasi yang semakin representatif mampu memberikan kesan pertama yang baik bagi ribuan tamu dari seluruh Indonesia sekaligus memperkuat citra Semarang sebagai kota modern yang tetap menjaga warisan sejarah.

“Pemerintah Kota Semarang mengapresiasi komitmen Pemerintah Pusat dan PT Kereta Api Indonesia dalam menjaga warisan sejarah bangsa. Kami siap memperkuat kolaborasi agar revitalisasi Stasiun Tawang tidak berhenti pada bangunan fisik semata, tetapi mampu menghidupkan kawasan sekitarnya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat sektor pariwisata dan investasi, serta semakin mengukuhkan Semarang sebagai kota yang nyaman dikunjungi, dihuni, dan menjadi tujuan berusaha,” pungkasnya.

Baca juga: Stasiun Tawang Lagi Ramai-Ramainya: 42 Ribu Orang Pilih Pergi Naik KA

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa pembangunan harus selalu berpijak pada sejarah sebagai fondasi membangun masa depan bangsa.

“Kita buktikan Indonesia menghadapi masa depan dengan optimistis, dengan semangat, tanpa melupakan sejarah. Sejarah penting bagi kepribadian kita dan masa depan kita,” ujar Presiden. (tebe)

You Might Also Like

Kemarau Belum Puncak, Semarang Sudah Pasang Mode Siaga

Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis

Setelah Drama Panjang, PWI Akhirnya “Unblock” di Kemenkumham

Kolam Terboyo Disuruh “Diet”, Biar Banjir Nggak Datang Tiap Musim

Stunting Jateng 9,93 Persen, Demak dan Semarang Jadi Contoh

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Resmi Dorong Pemekaran Brebes Selatan
Next Article Pilgub Masih Lama, Jateng Mulai Nabung Biar APBD Nggak Kaget

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Raffi Ahmad dan Willie Salim berfoto bersama di sela menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu, 29 Oktober 2026.

Raffi Ahmad Kena Cancel Culture, Musisi hingga UMKM Ramai-ramai Boikot RANS Carnival

Kuliner legendaris Ayam Goreng Suharti.

Sejarah Kuliner Ayam Goreng Suharti: Dipisahkan Perceraian, Disatukan Keturunan

RUMAH MAKAN: Rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti di Krapyak, Kota Semarang. (ist)

Kabar Duka, Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

ILUSTRASI: Kereta api sedang melaju di wilayah Daop 4 Semarang. (ist)

Cara Batalkan Tiket Kereta Api via Aplikasi Tanpa Harus ke Stasium

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Bunga Pinjaman Mau Dipangkas, Begini Suara OJK

Mei 17, 2026
Pendidikan

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Juni 29, 2026
Upaya pencarian korban hilang dan pembukaan akses jalan menggunakan alat berat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11).
Info

Banjir Sumatera: Dua Bupati di Aceh Nyerah, Tak Sanggup Tangani Bencana

Desember 1, 2025
Tiga kontraktor pengurus Gapensi sedang menjadi saksi sidang korupsi Mbak Ita
Unik

Kesaksian Kontraktor Gapensi Semarang soal Korupsi Mbak Ita: Martono Tunjuk Korlap

Mei 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agustina: Revitalisasi Stasiun Tawang Jaga Identitas dan Dongkrak Ekonomi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?