Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hingga Juni, 6.000 Anak Putus Sekolah di Bogor
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Hingga Juni, 6.000 Anak Putus Sekolah di Bogor

Nugroho P.
Last updated: Juli 26, 2026 12:27 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Anak Putus Sekolah (ist)
SHARE

BACAAJA, BOGOR – Ribuan anak di Kota Bogor masih berada di luar bangku sekolah. Hingga pertengahan 2026, jumlah anak tidak sekolah (ATS) dan putus sekolah sudah menembus sekitar 6.000 orang.

Menariknya, persoalan ini bukan lagi didominasi biaya pendidikan atau sulitnya akses ke sekolah. Justru, tantangan terbesar datang dari menurunnya minat belajar anak-anak itu sendiri.

Ketua Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FKBM) Kota Bogor, Hasan, mengatakan keinginan untuk kembali belajar kini semakin melemah di kalangan anak yang putus sekolah.

Menurutnya, saat dilakukan pendataan dan pendekatan langsung, banyak anak memilih menolak ajakan untuk kembali mengenyam pendidikan.

Hasan mencontohkan kondisi di Kelurahan Tegallega. Dari 141 anak yang terdata sebagai ATS, hanya 35 anak yang bersedia melanjutkan pendidikan melalui lembaga belajar.

Sebagian besar justru memilih bekerja demi mendapatkan penghasilan. Pilihan itu, kata Hasan, sering kali tidak mendapat dorongan dari keluarga untuk kembali ke dunia pendidikan.

Fenomena tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para pengelola pendidikan nonformal. Sebab, fasilitas belajar sudah tersedia, tetapi minat peserta didik belum sepenuhnya tumbuh.

Untuk menjawab persoalan itu, sebanyak 52 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kota Bogor mencoba menerapkan pendekatan yang lebih fleksibel.

Anak-anak yang kesulitan hadir ke lokasi belajar tetap diberi kesempatan mengikuti pembelajaran secara mandiri. Materi disiapkan agar mereka tetap bisa belajar dari rumah.

Bagi peserta didik berkebutuhan khusus, PKBM bahkan siap mengirim guru untuk memberikan pendampingan langsung di rumah masing-masing.

Langkah itu diambil agar tidak ada anak yang kehilangan hak memperoleh pendidikan hanya karena kondisi atau keterbatasan tertentu.

Hasan menilai pendekatan yang lebih humanis perlu terus dilakukan. Anak-anak yang sudah lama meninggalkan sekolah membutuhkan motivasi, bukan sekadar ajakan.

Tingginya angka putus sekolah di Kota Bogor juga menjadi ironi. Pasalnya, akses pendidikan di kota ini tergolong mudah dan didukung berbagai program bantuan dari pemerintah.

Pada tahun ini, Pemerintah Kota Bogor membiayai lebih dari 10 ribu peserta didik melalui dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

Selain itu, sebanyak 1.281 siswa juga menerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk membantu kebutuhan pendidikan mereka.

Dengan berbagai dukungan tersebut, persoalan putus sekolah kini dinilai tidak lagi semata-mata soal biaya. Faktor motivasi, lingkungan, dan dukungan keluarga justru menjadi pekerjaan rumah yang lebih besar.

FKBM berharap seluruh pihak, mulai dari orang tua, sekolah, pemerintah, hingga masyarakat, ikut mendorong anak-anak agar kembali percaya bahwa pendidikan tetap menjadi jalan penting untuk meraih masa depan yang lebih baik. (*)

You Might Also Like

Luthfi Sidak SPMB: “No Titip-Titip, No Jastip!”

Cicipi MBG Bareng Siswa, Prabowo Serap Cerita Sekolah Rakyat

Dari NIB Sampai QRIS, Mahasiswa KKN Undip Kini Tak Hanya Bawa Proposal

Telur, Susu, dan Website: Jurus Mahasiswa Undip Bantu ABK Belajar Mandiri

Siswa SMAN 6 Semarang Ikuti UKBI, Ukur Kemampuan Bahasa

TAGGED:anak putus sekolahbogorputus sekolah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sekolah Rakyat Dikritik, Mensos Bilang Siap Berbenah
Next Article Bos Baru BGN Diuji Janji Benahi Program MBG

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid didampingi penasihat hukumnya meninggalkan ruang sidang usai divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Bantu Letjen Widi Samarkan Duit Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Dibui

CEK KESIAPAN MTQ - Dirjen Kemenag, Abu Rokhmad, Setelah menghadiri rapat checking terakhir kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9/2026). (dul)

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

JENGUK KORBAN: Menteri HAM RI, Natalius Pigai didampingi KaKanwil Kemenham Jateng, Mustafa Beleng saat meninjau korban dugaan keracunan program MBG di RSUD Dr R Soedjati Soemodiardjo, Grobogan, Selasa (13/1/2026). (ist)

Keracunan MBG Terbesar di Pati? 231 Siswa Tumbang, Operasional SPPG Gembong 1 Dihentikan Sementara

Panggung utama event MTQ Nasional di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang. (ist)

12 Venue MTQ Nasional Dilengkapi Posko Kesehatan, 306 Tim Medis Siaga

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid (kemeja hijau) duduk mendengarkan vonis putusan kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Gus Yazid Hanya Divonis 1 Tahun dalam Kasus TPPU Lahan Cilacap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Dusun Buddhis Krecek Mulai Dilirik Wisatawan

Mei 18, 2026
Pendidikan

SMANKO, Cetak Atlet Berprestasi Tanpa Tinggalkan Rapor

Juni 7, 2026
Pendidikan

Ratusan Mahasiswa Undip Diterjunkan ke Pelosok, Bantu Desa Transmigrasi Naik Level

Agustus 23, 2025
Pendidikan

Duit Pendidikan RI Masih Kalah dari Vietnam

Juli 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hingga Juni, 6.000 Anak Putus Sekolah di Bogor
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?