Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR

Kalau dulu banyak desa masih berkutat mengejar ketertinggalan, sekarang ceritanya mulai berubah. Desa sangat tertinggal kini sudah tak ada lagi di Jateng, sementara desa mandiri justru bertambah pesat.

T. Budianto
Last updated: Juli 21, 2026 6:07 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Ilustrasi desa tertinggal di Jateng, tak mempunyai akses jalan yang layak dilintasi.
Ilustrasi desa tertinggal di Jateng, tak mempunyai akses jalan yang layak dilintasi.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kondisi pembangunan desa di Jateng terus menunjukkan tren positif. Pemprov Jateng mencatat tidak ada lagi desa dengan status sangat tertinggal, sementara jumlah desa mandiri meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jateng, Nadi Santoso mengatakan, berdasarkan hasil pemutakhiran Indeks Desa, status desa di Jateng terus membaik meski masih terdapat sejumlah desa yang berstatus tertinggal.

“Tahun ini sudah tidak ada lagi desa sangat tertinggal di Jateng. Yang masih berstatus tertinggal ada 15 desa,” katanya, Selasa (21/7/2026). Namun, Nadi menjelaskan, angka tersebut masih bersifat sementara.

Setelah dilakukan klarifikasi, sebagian desa diduga masuk kategori tertinggal akibat kesalahan pengisian data, sehingga jumlahnya diperkirakan akan berkurang pada hasil verifikasi berikutnya.

Baca juga: Cuma 15 Desa di Jateng Berstatus Tertinggal, Pemprov: Sangat Tertinggal 0

“Setelah kami lakukan klarifikasi, ada beberapa desa yang kemungkinan salah input data. Jadi jumlah desa tertinggal kemungkinan akan berkurang lagi,” ujarnya.

Di sisi lain, jumlah desa mandiri mengalami kenaikan cukup tajam. Pada 2025 tercatat sebanyak 2.208 desa berstatus mandiri, meningkat sekitar 44 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 1.530 desa.

Sementara itu, desa berstatus maju juga bertambah menjadi 3.921 desa, sedangkan desa berkembang tercatat 1.666 desa. Menurut Bergas, berkurangnya jumlah desa berkembang justru menunjukkan banyak desa berhasil naik kelas menjadi desa maju maupun mandiri. “Desa berkembang berkurang karena banyak yang naik kelas. Itu menunjukkan pembangunan desa berjalan ke arah yang lebih baik,” katanya.

Rob dan Akses

Nadi mengungkapkan, desa-desa yang masih tertinggal umumnya menghadapi persoalan geografis dan keterbatasan akses. Beberapa desa di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, misalnya, masih terdampak rob sehingga memengaruhi berbagai indikator pembangunan desa.

Selain itu, terdapat desa di Kabupaten Tegal yang masih membutuhkan peningkatan akses infrastruktur, termasuk pembangunan jembatan penghubung.

“Ada yang memang terkendala faktor alam seperti rob, ada juga karena akses wilayahnya masih sulit. Faktor-faktor seperti itu sangat berpengaruh terhadap penilaian Indeks Desa,” jelasnya.

Baca juga: TNI Bakal Bangun 720 Jembatan di Jateng dan DIY

Ia menegaskan penetapan status desa bukan semata-mata didasarkan pada tingkat kemiskinan masyarakat, melainkan melalui enam dimensi penilaian, antara lain pelayanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, serta tata kelola pemerintahan.

“Kami tidak mengenal istilah desa miskin. Yang ada adalah desa tertinggal, berkembang, maju, dan mandiri. Penilaiannya bukan hanya soal pendapatan masyarakat, tetapi banyak indikator lainnya,” tegas Nadi.

Pemprov menargetkan jumlah desa tertinggal terus menurun pada pemutakhiran Indeks Desa berikutnya melalui perbaikan infrastruktur, peningkatan pelayanan dasar, dan penguatan kapasitas pemerintah desa.

Naik kelas memang membanggakan. Tapi pembangunan baru benar-benar selesai ketika nasib sebuah desa tak lagi ditentukan oleh seberapa dekat ia dengan jalan raya atau seberapa sering rob datang menyapa. (dul)

You Might Also Like

Gen Z Purbalingga Diajak Kritis, Pajak Bukan Sekadar Bayar

Seusai OTT Sudewo, Kades di Pati Bergegas Kembalikan Mahar Seleksi Perangkat Desa

SMA Kolese Loyola Juara Kompetisi Debat Pelajar Piala Wali Kota

Trans Banyumas Mendadak Setop, Ini Penyebabnya

Golkar Pasang Badan soal Layer Cukai: Ini Bukan Bela Rokok, Tapi Bela Rakyat

TAGGED:ahmad luthfidesa tertinggalheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Odong-odong di Cilacap Minggir, Wisata Jadi Jalur Baru
Next Article BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK Pasang Alarm buat Proyek Kipas Kopdes

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Disdikpora Wonosobo bakal Dipecah, Afif: 2027 Dispora Jadi OPD Sendiri

BARANG BUKTI: Barang bukti kasus judi togel dari 3 daerah yang diungkap tim Polda Jateng, dipamerkan saat konferensi pers, Selasa (20/10/2026). (ist)

Polda Jateng Bongkar Jaringan Togel di Tiga Wilayah, Rp2,4 Miliar Diblokir

SIKAPI PERCERAIAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama pihak Pengadilan Agama Semarang menjalin kerja sama menyikapi kasus perceraian. (ist)

Tiap Tahun Ribuan Pasutri Cerai, Pemkot Semarang Pikirkan Nasib Janda dan Anaknya

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol).

Harapan Ojol Jateng di Tengah Rencana Revisi UU Lalu Lintas

Demo Memanas di Eropa, KBRI Diminta Siaga Lindungi WNI

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)
Info

204 Siswa SMPN 1 Blora Keracunan MBG, 20 Dirawat di RS

November 27, 2025
Wali Kota Solo, Respati Ardi, menerima cedera mata dari Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di Loji Gandrung, Jumat (14/1/2026).
Daerah

Sajikan Kuliner Khas Solo, Respati Jajaki Kolaborasi Kota Berseri Bareng Wakil Walkot Bogor

Januari 16, 2026
Ilustrasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol.
Info

Diskon Tol Berlaku Lagi, Bikin Perjalanan Arus Balik ke Jakarta Jadi Lebih Murah

Maret 26, 2026
Pendidikan

10 Jurusan Kuliah yang Potensi Gajinya Tinggi

Agustus 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?