Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Berangkat Sekolah Berujung Maut, Korban Tertemper Kereta di Semarang Satu Keluarga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Berangkat Sekolah Berujung Maut, Korban Tertemper Kereta di Semarang Satu Keluarga

R. Izra
Last updated: Juli 20, 2026 7:12 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Hari pertama masuk sekolah yang seharusnya jadi momen bahagia justru berubah menjadi duka mendalam bagi sebuah keluarga di Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara.

Seorang paman Rujito dan keponakannya, HRA, siswa kelas 3 SD IT Al Qalam Simongan, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di perlintasan kereta api, Senin (20/7/2026).

Sementara sang kakak berinisial ZIA, yang duduk di bangku kelas 6 SD, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Bacaaja: Tragis! Terobos Palang, Pemotor dan Siswa SD di Semarang Tewas Tersambar Kereta
Bacaaja: Palang Sudah Turun, Gas Masih Naik: Drama Harian di Perlintasan Jrakah

Ketua RT 8 RW 4 Kelurahan Kuningan, Tri Priyanto atau yang akrab disapa Jupri, mengatakan sang paman sempat dilarikan ke RSUP Dr. Kariadi dalam kondisi kritis. Namun, upaya tim medis tak mampu menyelamatkan nyawanya.

“Beliau masih hidup saat dibawa ke rumah sakit, tetapi belum sempat sadar. Rumah sakit sudah memberikan penanganan maksimal, namun sekitar pukul 12.30 WIB beliau dinyatakan meninggal dunia,” ujar Jupri.

Sementara itu, HRA meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Jenazah bocah berusia sekitar sembilan tahun tersebut tiba di rumah duka sekitar pukul 13.00 WIB sebelum dimakamkan di TPU Gumilama sekitar satu jam kemudian.

Menurut Jupri, mengantar kedua keponakannya ke sekolah bukanlah hal baru bagi Rujito. Aktivitas itu sudah menjadi rutinitas ketika kedua orang tua anak tersebut sedang berhalangan.

“Sering diantar pakdenya. Kadang orang tuanya, kadang sang paman yang mengantar. Kebetulan hari itu orang tuanya ada keperluan sehingga beliau yang mengantar,” tuturnya.

Di tengah suasana duka, keluarga masih menyimpan harapan untuk I yang selamat dari kecelakaan. Jupri mengatakan kondisi bocah tersebut mulai menunjukkan perkembangan positif.

“Alhamdulillah sudah sadar dan sudah bisa diajak komunikasi. Sekarang masih menunggu hasil CT Scan dan rontgen untuk mengetahui kondisi lebih lanjut,” jelasnya.

Jupri menambahkan, sang ibu, Mahda, masih terpukul atas kepergian anaknya. Sementara ayah korban, Risjadi, memilih tetap berada di rumah sakit untuk mendampingi putra sulungnya yang masih menjalani perawatan.

“Ibunya masih sangat syok. Sedangkan bapaknya masih di rumah sakit mendampingi sang kakak karena kondisinya juga masih belum stabil,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang siswa sekolah dasar (SD) meninggal dunia setelah motor yang ditumpanginya tertabrak kereta api barang di perlintasan sebidang Nomor 5 KM 1+5/6, jalur antara Stasiun Jerakah dan Stasiun Semarang Poncol, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 06.50 WIB.

Korban saat itu dibonceng pamannya, Rujito (45), bersama seorang siswa SD lainnya menggunakan sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi H 4050 AF. Kedua siswa SD tersebut merupakan kakak beradik.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang AKP Untung mengatakan, rombongan tersebut hendak menyeberangi rel saat kereta api barang melaju dari arah barat menuju timur.

“Motor itu ditumpangi dua anak SD yang dibonceng pakdenya. Mereka hendak diantar ke sekolah. Saat akan menyeberang rel, datang kereta barang dari arah barat (Jakarta) menuju timur,” ujarnya. (dul)

You Might Also Like

Rumah Makan Sego Bancakan Pawone Simbah di Kota Lama Semarang Kobongan

Bullying Grobogan, Polisi Resmi Tetapkan 2 Siswa SMP Jadi Tersangka

Pemprov Fokus Benahi Jalur Logistik Laut

Sisa Dua Laga, PSIS Tunjuk Kas Hartadi Jadi Nahkoda

Jateng Juara Korupsi 2026! Lima Bupati Terjaring OTT KPK

TAGGED:kecelakaan keretakorban tewassatu keluargaSemarangterobos palang pintu perlintasantertemper kereta
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article RAIH PENGHARGAAN - PLN Icon Plus raih penghargaan Fastest Rising Internet Service Provider pada SBBI Awards 2026 PLN Icon Plus Tegaskan Komitmen Transformasi Digital di SBBI Awards 2026
Next Article Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis) Gelombang PHK Menghantui! Pabrik Garmen Korea di Jepara Tutup, 670 Buruh Kehilangan Kerja

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DEMO BERUJUNG RUSUH - Polisi menangkap peserta aksi demonstrasi di depan gedung DPRD DIY, kawasan Malioboro, Selasa (21/10/2026) malam.

Suara Petasan dan Aba-aba Serbu: Demonstrasi di Malioboro Berujung Ricuh, Massa Aksi Dikeroyok Ormas

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Disdikpora Wonosobo bakal Dipecah, Afif: 2027 Dispora Jadi OPD Sendiri

BARANG BUKTI: Barang bukti kasus judi togel dari 3 daerah yang diungkap tim Polda Jateng, dipamerkan saat konferensi pers, Selasa (20/10/2026). (ist)

Polda Jateng Bongkar Jaringan Togel di Tiga Wilayah, Rp2,4 Miliar Diblokir

SIKAPI PERCERAIAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama pihak Pengadilan Agama Semarang menjalin kerja sama menyikapi kasus perceraian. (ist)

Tiap Tahun Ribuan Pasutri Cerai, Pemkot Semarang Pikirkan Nasib Janda dan Anaknya

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol).

Harapan Ojol Jateng di Tengah Rencana Revisi UU Lalu Lintas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Inilah Spesifikasi Rantis Brimob yang Menabrak Abang Ojol hingga Tewas

Agustus 29, 2025
Ilustrasi bangunan gereja.
Info

Polemik Pendirian Gereja di Leyangan sampai Komnas HAM, PJ Kades Bantah Persulit Perizinan

Juli 15, 2026
Pendidikan

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Prodi Ini Diburu Orang

Juni 4, 2026
Info

“Selamat Jalan, Om Bambang”: Dari Kudus, Kenangan dan Jejak Besar yang Nggak Ikut Pergi

Maret 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Berangkat Sekolah Berujung Maut, Korban Tertemper Kereta di Semarang Satu Keluarga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?