Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bapenda Jateng: Stiker Penunggak Pajak Bukan Kebijakan Pemprov
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Bapenda Jateng: Stiker Penunggak Pajak Bukan Kebijakan Pemprov

Satu stiker bikin media sosial ramai. Video motor yang ditempeli tulisan "Belum Lunas Pajak Kendaraan Bermotor" di antrean SPBU sukses memancing beragam komentar.

T. Budianto
Last updated: Juli 18, 2026 3:19 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Kepala Bapenda Jateng, Muhamad Masrofi. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Video yang memperlihatkan sebuah sepeda motor ditempeli stiker bertuliskan “Belum Lunas Pajak Kendaraan Bermotor” saat mengantre di SPBU viral di media sosial setelah diunggah oleh akun TikTok @dunia.karanganyar.

Ramainya unggahan tersebut memunculkan anggapan bahwa penempelan stiker merupakan kebijakan Pemprov Jateng. Menanggapi hal itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng menegaskan, pemasangan stiker tersebut bukan merupakan kebijakan Pemprov Jateng, melainkan inisiatif Pemkab Sukoharjo.

Kepala Bapenda Jateng, Muhamad Masrofi mengatakan, Pemprov tidak pernah mengeluarkan instruksi maupun menetapkan kebijakan terkait penandaan kendaraan yang menunggak pajak menggunakan stiker. Karena itu, program tersebut tidak berlaku di seluruh wilayah Jateng.

Baca juga: Urusan Pajak, Jateng Naik Podium Nasional

“Itu kebijakan lokal dari Pemkab Sukoharjo. Jadi bukan penerapan se-Jawa Tengah dan bukan kebijakan Pemprov Jateng,” kata Masrofi, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, Bapenda Jateng juga tidak pernah menerima laporan ataupun diajak berkoordinasi sebelum program tersebut dijalankan. Bahkan, pemerintah provinsi telah meminta agar pelaksanaannya dihentikan sementara karena belum memiliki dasar sebagai kebijakan resmi.

“Dari kami sudah meminta untuk distop dulu karena itu belum menjadi kebijakan pemerintah provinsi,” ujarnya. Masrofi juga meluruskan informasi yang beredar dalam video viral tersebut.

Taat Pajak

Berdasarkan hasil penelusuran Bapenda, sepeda motor dengan nomor polisi AD 6051 K yang muncul dalam unggahan akun TikTok @dunia.karanganyar justru tercatat telah melunasi kewajiban pajaknya.

“Informasi itu hoaks. Kendaraan tersebut statusnya taat pajak, jadi tidak mungkin ditempeli stiker seperti itu,” tegasnya. Ia menambahkan, hingga kini Pemprov Jateng belum memiliki rencana menerapkan kebijakan serupa.

Jika suatu saat wacana itu muncul, pemerintah akan mengkajinya terlebih dahulu dengan mempertimbangkan efektivitas, dasar hukum, dan respons masyarakat.

Sementara itu, warga Kota Semarang, Uswatun Chasanah menilai, pemasangan stiker tidak akan efektif meningkatkan kepatuhan wajib pajak karena stiker dapat dengan mudah dilepas.

Baca juga: Nggak Bisa Lagi Andelin Pajak Kendaraan, Jateng Mulai Cari “Sumber Cuan” Baru

“Kalau cuma ditempeli stiker kan bisa dicabut lagi. Belum tentu orang jadi mau bayar pajak,” katanya. Ia berharap pemerintah lebih mengedepankan kebijakan yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tanpa harus mengeluarkan anggaran yang dinilai kurang efektif.

“Lebih baik membuat kebijakan yang benar-benar mendorong masyarakat sadar membayar pajak. Jangan sampai hanya menghabiskan anggaran,” pungkasnya.

Di era media sosial, kadang yang lebih cepat menyebar bukan fakta, melainkan asumsi. Satu stiker bisa viral dalam hitungan menit, tapi klarifikasinya sering harus berlari mengejar opini yang telanjur parkir di kepala banyak orang. (dul)

You Might Also Like

Respati Komitmen Jaga MBG di Solo Zero Accident: Dicek dari Saus sampai Armada

Dialek Semarangan Bertahan di Tengah Gempuran Bahasa Jaksel dan Slang TikTok

Bulog: Beras dan MinyaKita Aman Sampai Lebaran

Jelang Lebaran, Harga Versi Pemkot dan Pasar Berbeda Jauh

Menkeu Purbaya Ogah Ikut Campur Utang Whoosh: Biarin Aja!

TAGGED:bapenda jatengheadlinePajak Kendaraan Bermotorpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mbappe Kejar Sepatu Emas, Inggris Buru Penawar Luka
Next Article PSIS Tarik Bayu Fiqri Pulang, Miftahul Hamdi Ikut Merapat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TOLAK PROYEK--Aliansi masyarakat berkumpul di di Camp Kendalisodo, Bawen, Rabu (2/9/2026), menyuarakan penolakan proyek geotermal di kawasan Gunung Ungaran dan Telomoyo. (ist)

Jangan Bor Gunung Ungaran! Warga Khawatir Air dan Petani Jadi Korban Proyek Geotermal

BERTUKAR PIKIRAN - Bupati Temanggung Agus Gondrong berbincang hangat dengan peneliti BRIN, yang meneliti dampak aturan pembatasan tar dan nikotin untuk petani dan industri tembakau nasional.

Polemik Pembatasan Tar-Nikotin, Agus Gondrong Apresiasi Penelitian BRIN

Nyogok Rp30 Juta, Perangkat Desa Pati Ngaku Dapat Bocoran Jawaban Tes

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jateng, Ade Hermawan saat memberi keterangan pers di kantornya, Rabu (2/9/2026). (ist)

Kejati Usut Proyek Smart Classroom Jateng, Sita Uang Rp3 Miliar

LAPOR POLISI--Warga terdampak proyek mal bersama pendamping hukumnya memberi keterangan pers usai melapor ke polisi. (ist)

Warga Terdampak Proyek Pakuwon Mall Laporkan Dugaan Perusakan Lingkungan ke Polda Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Alissa Wahid (kanan) dan eks-Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, berdialog tentang Prahara Agustus yang menimbulkan korban di berbagai daerah. (bae)
Hukum

Alissa Wahid Tantang Polisi Buka CCTV: Biar Kasus Kematian Iko Unnes Terang Benderang

September 11, 2025
Daerah

Sport Tourism Dongkrak Ekonomi, Pemprov Genjot Event Lari di Tiap Daerah

Juli 28, 2025
Anggota Komisi VII DPR RI Erna Sari Dewi dalam rapat bersama Kementerian Perindustrian di Gedung Nusantara Senayan Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: dok.
Ekonomi

Sektor Manufaktur Jadi Pahlawan Pertumbuhan Ekonomi, DPR Minta Anggaran Kemenperin Jangan Dipangkas!

September 3, 2025
Info

Tol Trans Jawa Mulai Satu Arah: One Way Lokal KM 70-263 Resmi Jalan

Maret 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bapenda Jateng: Stiker Penunggak Pajak Bukan Kebijakan Pemprov
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?