Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Zulhas Minta Waktu Sebulan Benahi MBG
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Zulhas Minta Waktu Sebulan Benahi MBG

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi perhatian di Istana. Setelah muncul berbagai persoalan di lapangan, mulai dari dugaan penyalahgunaan hingga banyaknya titik layanan yang belum siap, pemerintah meminta waktu satu bulan untuk membenahi semuanya.

T. Budianto
Last updated: Juli 16, 2026 3:13 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERI KETERANGAN: Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memberikan keterangan kepada media usai bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan pemerintah akan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menghadapi sejumlah persoalan di lapangan.

Hal itu disampaikan Zulhas usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026). Menurutnya, pemerintah membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk mengevaluasi sekaligus merapikan berbagai kendala yang menghambat pelaksanaan program tersebut.

“Tadi mengenai MBG akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu bulan. Ya, satu bulan lagi untuk menyelesaikan dan merapikan,” kata Zulhas.

Baca juga: Seratus Dapur MBG Hilang Jejak, Titiknya Bikin Publik Geleng Kepala Terus

Selama masa evaluasi itu, pemerintah akan mengkaji berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan secara lebih mendalam sebelum menentukan langkah lanjutan.

Beberapa persoalan yang menjadi perhatian antara lain dugaan penyalahgunaan program, penentuan titik penerima manfaat, hingga masih banyaknya lokasi yang telah ditetapkan tetapi belum memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana program.

“Banyak. Yang penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima, kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi belum ada SPPG-nya,” ujarnya.

Hasil evaluasi tersebut nantinya akan kembali dilaporkan kepada Presiden Prabowo sebagai bahan pengambilan keputusan untuk perbaikan program ke depan.

Penguatan KDMP

Selain membahas MBG, rapat terbatas juga menyinggung penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diproyeksikan menjadi salah satu instrumen penting dalam distribusi kebutuhan masyarakat.

Zulhas menjelaskan, koperasi tersebut akan difungsikan sebagai jaringan penyalur berbagai barang subsidi pemerintah sekaligus menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

Tak hanya itu, KDMP juga dipersiapkan sebagai offtaker, yakni pihak yang membeli hasil produksi petani ketika harga komoditas seperti gabah, jagung, dan hasil pertanian lainnya jatuh di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Puntung Rokok Dalam Ompreng Bocah, Dapur MBG Langsung Disorot

“Kalau harga gabah, jagung, dan komoditas lain berada di bawah harga yang sudah ditentukan pemerintah, maka koperasi bisa menjadi offtaker atau pembeli hasil produksi pertanian tersebut,” jelas Zulhas.

Pemerintah berharap pembenahan program MBG dan penguatan peran Koperasi Desa Merah Putih dapat berjalan beriringan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program besar memang butuh waktu untuk sempurna. Tapi bagi masyarakat, yang paling penting bukan seberapa sering evaluasi dilakukan, melainkan kapan makanan benar-benar sampai di meja makan tanpa menyisakan persoalan di belakangnya. (tebe)

You Might Also Like

MaTA Kritik ‘Uang Lelah’ TNI di Lokasi Bencana, Bisa Bikin APBN Jebol?

24 Maret, Tol Trans Jawa Bakal Disulap One Way Nasional

Bintara Polisi Nyolong Mobil Perwira Mabes Polri, Endingnya Pesta Sabu

Viral Sampah Tumpah di Sultan Agung, DLH Semarang Gercep Beresin: Nggak Sampai 1 Jam!

Syafiq Ditemukan di Watu Langgar Gunung Slamet, Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Evakuasi

TAGGED:headlinekdmpMBGzulhas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Empat Stasiun KAI di Jateng Kini “Panen” Matahari
Next Article Pemerintah Gratiskan SHM untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Niat Hangatkan Kambing, Eh Malah Puluhan Kambing Ludes Terbakar

Nebulizer Murah Belum Tentu Aman Buat Anak

Bayi Pura-pura Nangis? Ternyata Itu Masih Normal

Anak Tantrum? Jangan Langsung Suruh Diam

Gusi Berdarah Bisa Jadi Alarm Masalah Ginjal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Penyerang Manchester United (MU), Marcus Rashford.
Sepak Bola

Barcelona Anggap Rashford Prospek Bagus, Deco: tapi . . .

Juni 4, 2025
Pelanggan membeli barang di warung Madura yang ada di seberang Asrama Haji Manyaran, Semarang. (bae)
Info

Kapan Warung Madura Tutup? “Kami Tutup Kalau Kiamat”

Oktober 17, 2025
Ilustrasi hutan gundul. (grafis/wahyu)
Info

Indonesia Tanah Air Siapa? Jejak Obral Konsesi Lahan Hutan

Desember 6, 2025
MEMBACA DALAM SENYAP - Ratusan orang terlibat dalam kegiatan literasi, membaca dalam senyap, di Gramedia Jalma, Jl Pandanaran, Semarang, Sabtu (13/6/2026).
Info

Literasi Semarang Tak Mati, 500 Orang Baca Senyap di Jalma Pandanaran

Juni 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Zulhas Minta Waktu Sebulan Benahi MBG
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?