Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Belanda Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Tewaskan 911 Orang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Belanda Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Tewaskan 911 Orang

R. Izra
Last updated: Juli 16, 2026 9:57 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi gelombang panas ekstrem.
Ilustrasi gelombang panas ekstrem.
SHARE

BACAAJA, AMSTERDAM – Ratusan orang tewas terdampak gelombang panas ekstrem yang melanda Belanda.

Gelombang panas ekstrem yang melanda Belanda pada akhir Juni hingga awal Juli 2026 diduga memicu lonjakan angka kematian. Otoritas kesehatan setempat mencatat sebanyak 911 kematian selama periode 22 Juni hingga 5 Juli, dengan mayoritas korban merupakan lansia berusia di atas 80 tahun.

Lembaga Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Nasional Belanda (RIVM) menyatakan penyebab pasti setiap kematian masih dalam penyelidikan. Namun, suhu ekstrem diyakini menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap meningkatnya angka kematian tersebut.

Bacaaja: Pemkot Dorong Artefak Solo Pulang dari Belanda
Bacaaja: Jangan Panik, Berikut Doa Ketika Dilanda Cuaca Panas Ekstrem

Menurut RIVM, kelompok lansia menjadi yang paling rentan saat gelombang panas terjadi. Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh mengatur suhu menurun, produksi keringat berkurang, dan risiko dehidrasi meningkat.

Selain lansia, penderita penyakit kronis seperti gangguan jantung, pembuluh darah, dan paru-paru juga menghadapi risiko lebih tinggi karena cuaca panas dapat memperburuk kondisi kesehatan mereka. Kualitas udara yang memburuk selama gelombang panas turut memperbesar ancaman bagi kelompok rentan.

Wilayah selatan dan timur Belanda menjadi daerah yang paling terdampak. Suhu di beberapa lokasi bahkan mendekati 40 derajat Celsius.

Pada periode 22–28 Juni, tercatat 586 kematian berlebih, lebih dari 100 kasus di atas perkiraan normal. Sementara pada 29 Juni–5 Juli, jumlah tersebut bertambah 325 kasus.

RIVM menjelaskan sebagian korban pada pekan kedua kemungkinan meninggal akibat komplikasi yang dipicu gelombang panas, meski suhu udara saat itu mulai menurun.

Gelombang panas kali ini juga menjadi yang pertama membuat badan meteorologi Belanda (KNMI) mengeluarkan peringatan cuaca level tertinggi akibat suhu ekstrem.

Belanda menambah daftar negara Eropa yang terdampak gelombang panas dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, Belgia, Inggris, Prancis, dan Spanyol juga melaporkan ribuan kematian berlebih selama cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut.

Sementara itu, kelompok ilmuwan World Weather Attribution menyebut gelombang panas yang melanda Eropa pada Juni lalu hampir mustahil terjadi tanpa pengaruh perubahan iklim, yang dinilai meningkatkan peluang sekaligus intensitas cuaca panas ekstrem. (*)

You Might Also Like

Kutuk Serangan ke Iran, MUI Desak Pemerintah Pertimbangkan Mundur dari BoP

Kredit Diakalin, Bank DKI-Sritex Bikin Negara Tekor Rp180 Miliar

Gus Yasin: Saatnya Dakwah Bukan Cuma di Mimbar, tapi Juga di Pasar

SPMB 2026: Gagal Negeri, Langsung Masuk Swasta Gratis

Jafri Out, Alfredo Vera Mulai Disebut-sebut

TAGGED:Belandagelombang panas ekstremheadlinelansiatewas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pukul Rata Tuduhan KIP Kuliah Salah Sasaran Justru Problematis
Next Article Semarang Kota Terandal 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PKL SIMPANG LIMA - Pembeli sedang membeli dagangan di lapak PKL Simpang Lima Semarang, turut Jalan Ahmad Yani, Senin (31/8/2026). (dul)

Derita PKL Simpang Lima: 35 Tahun Jualan, Namanya Hilang dari Daftar Relokasi

AMBRUK SAAT DIRESMIKAN - Jembatan gantung di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, ambruk saat diresmikan Bupati Citra Pitriyami, Minggu sore (30/8/2026).

Heboh! Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk saat Diresmikan Bupati

Portal Malioboro Bikin Lansia Kesusahan Melintas

Kondisi lapak pedagang di kawasan Simpang Lima Semarang yang masih sepi pembeli, Senin (31/8/2026). (dul)

PKL Simpang Lima Direlokasi Enam Bulan, Katanya Mau Ditata Ulang

Presiden Prabowo Subianto. (ist)

Rating Prabowo Jeblok, Gerindra Sentil Bakom RI Pimpinan Qodari: Rp1,9 Triliun Buat Apa?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Hari Ketujuh Pencarian Longsor Cilacap Bawa Dua Temuan Baru

November 19, 2025
Olahraga

Debut Ngeri Veda, Podium Moto3 Brasil Bikin Bangga

Maret 23, 2026
Info

274,7 Kilometer Tanggul Raksasa Bakal Bentengi Pantura Jateng

Maret 4, 2026
Viral

Lansia Sebatangkara Meninggal di Mobil Tua

Maret 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Belanda Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Tewaskan 911 Orang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?