Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: SPMB, Pemprov Jemput Bola 5.000 Siswa Miskin Ekstrem
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

SPMB, Pemprov Jemput Bola 5.000 Siswa Miskin Ekstrem

Sekolah seharusnya bukan soal siapa yang paling cepat daftar atau paling dekat alamatnya. Buat Pemprov Jateng, masih ada pekerjaan rumah yang lebih penting: memastikan anak dari keluarga miskin ekstrem tidak berhenti sekolah.

T. Budianto
Last updated: Juli 8, 2026 5:47 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
TAHAPAN SPMB: Calon siswa mengikuti tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMAN 3 Semarang, beberapa waktu lalu. (Foto: dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Tengah 2026 kembali menjadi bahan evaluasi Pemprov Jateng. Salah satu perhatian pemerintah adalah belum maksimalnya keterisian kuota program kemitraan dengan sekolah swasta, kondisi yang juga terjadi pada pelaksanaan tahun sebelumnya.

Gubernur Jateng, Ahmad luthfi mengatakan, evaluasi tersebut menunjukkan masih ada masyarakat dari kategori miskin ekstrem yang perlu mendapat pendampingan agar dapat mengakses layanan pendidikan. “Catatan kami ada pada masyarakat miskin ekstrem,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Baca juga: 228 Ribu Siswa Lolos SPMB Jateng

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan telah memproyeksikan bantuan bagi sekitar 5.000 warga dari keluarga miskin ekstrem. Mereka akan difasilitasi agar dapat bersekolah di sekolah negeri maupun sekolah swasta yang bermitra dengan pemerintah.

“Kami akan bantu 5.000 masyarakat miskin ekstrem. Mereka dibagi ke sekolah swasta maupun sekolah negeri,” katanya. Menurut Luthfi, pendataan penerima bantuan tersebut telah dilakukan sehingga pemerintah optimistis kelompok sasaran dapat terakomodasi dalam pelaksanaan SPMB. “Itu sudah dibagi habis. Nanti tidak akan terjadi lagi di wilayah kita,” tegasnya.

Terus Diperkuat

Ia menjelaskan, langkah tersebut bukan merupakan kebijakan baru. Program serupa telah dijalankan sejak tahun 2025 dan akan terus diperkuat sebagai bagian dari pemerataan akses pendidikan di Jateng.

Untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan, pemerintah tidak hanya menunggu pendaftaran dari calon peserta didik. Pendekatan yang dilakukan adalah mendatangi langsung calon penerima melalui mekanisme jemput bola. “Iya, jemput bola,” katanya.

Baca juga: Taj Yasin Pastikan SPMB Jateng 2026 Tanpa “Jastip”

Melalui evaluasi tersebut, Pemprov berharap pelaksanaan SPMB pada tahun mendatang mampu menyerap kuota sekolah mitra secara lebih optimal sekaligus memastikan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem tetap memperoleh haknya untuk mengenyam pendidikan.

Bangku sekolah memang jumlahnya terbatas. Tapi yang seharusnya tidak pernah terbatas adalah kesempatan belajar. Sebab kalau masih ada kursi kosong sementara ada anak yang gagal sekolah, mungkin yang perlu dievaluasi bukan hanya sistemnya, tapi juga cara negara mengetuk pintu warganya. (dul)

You Might Also Like

Pemprov Relokasi 900 Rumah di Kawasan Tanah Gerak Tegal

Korban Ngaku Tertekan saat Didatangi Keluarga Chiko, Perdamaian di Atas Paksaan?

Semarang Mau 2026 Lebih ‘Hijau’, Agsutina Gaspol di Pangan & Lingkungan

Bukan Antek Asing atau HAARP, Dosen UGM Ungkap Fakta Kenapa 6 Gunung Erupsi Hampir Bersamaan

Tangis Haru Sambut ABK Korban Kapal Karam di Cirebon

TAGGED:dinas pendidikan jatengheadlinepemprov jatengsiswa miskinspmb 2026
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pelajar SMA di Semarang Babak Belur Dikeroyok Orang Ngaku Intel
Next Article JALAN RUSAK - Beberapa titik Jalan Untung Suropati Kalipancur yang rusak dan menimbulkan banyak debu dan membahayakan pengendana, Selasa (7/7/2026). Menurut warga, jalan baru diperbaiki lalu rusak lagi setelah terus-terusan dilintasi truk pengangkut galian C. (dul) Warga dan DPU Ungkap Fakta Berbeda Ihwal Debu Jalan Rusak di Kalipancur, Siapa yang Benar?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Persiapan Porprov 2026 Capai 90 Persen

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Gibran Respons Putusan MK soal Ijazah: “Segera Kami Follow Up”

SIDANG KORUPSI: Terdakwa Sudewo, Bupati Pati, kembali menjalani sidang kasus korupsi, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (7/10/2026). (bae)

Sudewo Minta Bebas, Jaksa KPK Sebut Halu dan Nyangkal Tanpa Dasar

TANAMKAN NILAI PANCASILA - Tumbuhkan semangat Pancasila, insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah bersama insan PLN Group, mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila, di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Semarang, Kamis (1/10/2026).

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Jadikan Nilai Kebangsaan sebagai Bagian dari Pengabdian

PEMUSNAHAN BARANG ILEGAL - Bea Cukai Solo memusnahkan lebih dari 12,8 juta batang rokok ilegal tanpa cukai, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp12,5 miliar.

Bea Cukai Solo Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp12,53 Miliar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

PDIP Langsung Gelar Kongres setelah Hasto Diberi Amnesti, Megawati Dikukuhkan Jadi Ketua Umum

Agustus 1, 2025
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Info

Trump Dicap Tidak Waras, Isu Pemakzulan Kembali Menguat Lagi

April 7, 2026
KECANTIKAN BUKAN SULAP - Praktisi kecantikan dari Immoderma Aesthetics and Wellness Clinic, dr Teddy August, menegaskan bikin glowing wajah yang sehat gak bisa dilakukan secara instan. (dul)
Info

Glowing Instan Bisa Berujung Petaka, dr. Teddy: Gak Segampang Itu, Kecantikan Bukan Sulap

Mei 19, 2026
Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengaku banyak aduan masuk dari warga terkait menu MBG saat Ramadan yang dinilai tak penuhi standar gizi.
Info

Banyak Aduan Menu MBG saat Ramadan, Wali Kota Solo Respati Minta BGN Lakukan Evaluasi

Februari 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: SPMB, Pemprov Jemput Bola 5.000 Siswa Miskin Ekstrem
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?