Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gus Yasin: Madrasah Jangan Cuma Ajar Ilmu, Tapi Bentengi Iman Anak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Gus Yasin: Madrasah Jangan Cuma Ajar Ilmu, Tapi Bentengi Iman Anak

Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan zaman, Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen mengingatkan satu hal yang tak boleh hilang dari dunia pendidikan.

T. Budianto
Last updated: Juli 5, 2026 7:08 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERI TAUSYIAH: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen foto bersama usai memberikan tausyiah di Madrasah Diniyah Nurul Anwar, Desa Rancamala, Cilongok, Banyumas, Sabtu (4/7/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS- Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menegaskan, madrasah memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar mengajarkan mata pelajaran agama. Lembaga pendidikan keagamaan itu harus menjadi benteng utama dalam membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki pemahaman Islam yang benar.

Pesan tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Gus Yasin saat memberikan pengajian di Madrasah Diniyah Nurul Anwar, Desa Rancamala, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Sabtu (4/7/2026).

Baca juga: Bagaimana Film “Na Willa” Memotret Pola Pengasuhan dan Pendidikan Anak?

Menurut Gus Yasin, guru madrasah memegang peran penting dalam membimbing anak-anak agar memahami makna ilmu yang dipelajari, bukan sekadar menghafal materi pelajaran.

“Anak-anak harus terus dibimbing. Guru memiliki tugas menanamkan pemahaman mengapa mereka belajar dan apa manfaat ilmu yang dipelajari,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pelajaran agama harus bermuara pada penguatan keimanan kepada Allah SWT. Karena itu, pendidikan tauhid harus menjadi fondasi utama agar peserta didik memiliki akidah yang kokoh saat menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Perkuat Karakter

Bagi Gus Yasin, keberhasilan madrasah bukan hanya diukur dari kemampuan siswa menjawab soal ujian, tetapi juga dari karakter dan keyakinan yang tumbuh dalam diri mereka.

Selain memperkuat akidah, ia mengajak para santri untuk menumbuhkan rasa hormat kepada ulama dan kiai sebagai pewaris ilmu para nabi. Menurutnya, kecintaan kepada ulama akan tumbuh ketika generasi muda memahami pentingnya ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari.

Usai memberikan tausiyah di Madrasah Diniyah Nurul Anwar, Gus Yasin melanjutkan agenda ke Masjid Nurul Huda di Karangtengah, Kecamatan Cilongok.

Baca juga: Guru Madrasah Geruduk DPRD, Tuntut Perhatian Lebih

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta doa masyarakat agar para pemimpin diberi kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan amanah pemerintahan. “Kami sangat berharap doa dari masyarakat, khususnya masyarakat Banyumas. Doa-doa panjenengan menjadi kekuatan bagi kami untuk terus mengemban amanah dalam melayani masyarakat,” katanya.

Di tengah era ketika anak-anak begitu mudah terpapar berbagai pengaruh dari layar gawai, pesan Gus Yasin menjadi pengingat bahwa benteng terbaik bukan hanya teknologi penyaring konten, melainkan pendidikan karakter dan keimanan yang ditanamkan sejak dini. Sebab, ketika fondasi akidah kuat, generasi muda tidak akan mudah goyah meski zaman terus berubah. (tebe)

You Might Also Like

18,3 Persen Anak di Jateng Alami Pelecehan di Internet

Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

Ihwal Unjuk Rasa Pelajar, Disdikbud Jateng: Demo Boleh tapi Jangan Gampang Kena Hasutan

Wagub Pastikan Perbaikan Jalan di Jateng Rampung H-10 Lebaran

Pendidikan Kalah Sama Makan Siang? Guru Honorer Curhat Sulitnya jadi PPPK saat SPPG Diprioritaskan

TAGGED:gus yasinmadrasahpemprov jatengpendidikan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ansor Semarang Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan
Next Article Sidang Sudewo Tetap Jalan, Pendukung Boleh Demo Asal Kalem

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kader HMI Didorong Ciptakan Lapangan Kerja

7,26 Juta Penumpang Padati Jalur KAI Semarang dalam Enam Bulan

Semarang Unjuk Jati Diri di MTQ Nasional

Saatnya Tinju Jateng Bangkit

Borobudur Playon Bukan Cuma Kejar Finish, Rp600 Juta Disumbangkan untuk Desa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Peternakan di Purworejo Sukses Kembangkan Sapi Premium

April 25, 2026
Pendidikan

Guru PAUD Kesejahteraannya Minus, Pejabat Ini Klaim Bakal Memperjuangkannya

September 25, 2025
Pendidikan

Kayu Sisa Disulap Jadi Barang Keren, Siswa Ikut Bangga

April 11, 2026
WISUDA RAMAH LINGKUNGAN - Civitas akademika SCU Semarang menjelaskan konsep wisuda berbasis AI, yang lebih ramah lingkungan dan simpel. (eka)
Pendidikan

SCU Semarang Gelar Wisuda Berbasis AI, 262 Wisudawan Cukup Sentuh Podium Digital

Juni 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gus Yasin: Madrasah Jangan Cuma Ajar Ilmu, Tapi Bentengi Iman Anak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?