BACAAJA, SEMARANG – Sidang lanjutan Bupati nonaktif Pati, Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (6/7/2026), dikawal ketat aparat kepolisian.
Personel berseragam tampak memenuhi area depan gedung pengadilan, lengkap dengan pagar barikade yang dipasang di sejumlah titik.
Dari pantauan di lokasi, penjagaan terlihat jauh lebih ramai ketimbang massa yang datang memberi dukungan.
Bacaaja: Sidang Sudewo Tetap Jalan, Pendukung Boleh Demo Asal Kalem
Bacaaja: Isu Sudewo Dipukul Bikin Pendukung Marah, Pengawal KPK Minta Maaf: Bukan Maksud Saya Sengaja
Polisi siaga sejak pagi, sementara jumlah pendukung Sudewo yang merapat ke lokasi justru hanya segelintir.
Barisan aparat terlihat berjaga di pintu masuk, halaman depan, hingga sisi jalan sekitar gedung pengadilan.
Sejumlah kendaraan taktis juga disiagakan di area sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan kericuhan saat sidang berlangsung.
Meski pengamanan dibuat rapat, suasana di depan Pengadilan Tipikor terpantau relatif kondusif.
Pendukung Sudewo hanya ada di dalam ruang sidang. Itu pun hanya perwakilan, tak lebih dari 30 orang.
Sebelumnya, Pengadilan Tipikor Semarang memang masih memberi ruang bagi pendukung Sudewo untuk menggelar aksi di depan pengadilan meski sebelumnya ricuh.
Namun izinnya tak gratis, massa diminta tidak membuat kegaduhan, apalagi sampai mengganggu persidangan perkara lain yang juga berjalan.
Sudewo sendiri sedang diadili dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi dari sejumlah proyek di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dengan nilai total Rp3,8 miliar.
Selain itu, ia juga didakwa menerima Rp2,4 miliar terkait proses pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati.
Perkara ini kini masuk tahap pemeriksaan saksi setelah majelis hakim menolak eksepsi yang diajukan Sudewo. (bae)

