Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cuaca di Jateng Makin Susah Ditebak? BMKG Ungkap Faktor Bikin Iklim Jadi Random
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Cuaca di Jateng Makin Susah Ditebak? BMKG Ungkap Faktor Bikin Iklim Jadi Random

Belakangan ini, cuaca memang terasa makin random. BMKG menyebut kondisi itu bukan sekadar perasaan warga, melainkan dipengaruhi banyak faktor.

R. Izra
Last updated: Juli 2, 2026 5:02 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi prakiraan cuaca BMKG.
Ilustrasi prakiraan cuaca BMKG.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Semakin ke sini, cuaca kian susah ditebak. Anomali cuaca datang tanpa permisi. Matahari lagi terik-teriknya, eh tiba-tiba turun hujan.

Pernah ngalamin gitu? Pagi masih panas terik, eh sore tiba-tiba hujan deras? Atau desa sebelah diguyur hujan, sementara tempatmu masih terang benderang? Kalau iya, ternyata kamu nggak sendirian.

Belakangan ini, cuaca di Jawa Tengah memang terasa makin random. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi itu bukan sekadar perasaan warga, melainkan dipengaruhi banyak faktor yang saling bertemu, mulai dari kondisi atmosfer di sekitar kita hingga perubahan iklim global.

Kepala Kelompok Kerja Layanan Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Sulistiyowati, menjelaskan salah satu penyebabnya adalah pemanasan udara di wilayah tertentu yang memicu tumbuhnya awan hujan dalam area yang sangat sempit.

Bacaaja: Panen Kopi Temanggung Anjlok sampai 60 Persen, Cuaca Jadi Biang Kerok
Bacaaja: Ancaman Pangan hingga Kesehatan, Kemarau Bikin Rawan Gagal Panen dan ISPA Meningkat

Akibatnya, hujan bisa turun deras hanya di satu desa, sementara wilayah yang letaknya cuma beberapa kilometer masih tetap kering.

“Fenomena hujan yang hanya lewat di satu desa sementara desa sebelahnya tetap kering disebabkan oleh pemanasan lokal yang memicu awan konvektif tumbuh dalam skala sangat sempit,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Tapi bukan cuma itu. BMKG menjelaskan pola cuaca di Jawa Tengah juga dipengaruhi fenomena iklim dunia seperti El Nino dan La Nina. Dua fenomena ini berperan besar menentukan banyak atau sedikitnya pasokan uap air ke Indonesia, yang akhirnya memengaruhi panjang pendeknya musim hujan maupun kemarau.

Masih ada “pemain” lain yang ikut bikin cuaca makin susah ditebak, yaitu Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuator, dan gelombang Kelvin.

Meski terdengar rumit, ketiga fenomena ini punya satu kesamaan: bisa muncul kapan saja. Saat aktif melintasi Indonesia, mereka mampu memicu pembentukan awan hujan, bahkan ketika suatu daerah sedang berada di musim kemarau.

Belum selesai sampai di situ, perubahan iklim juga ikut memperumit kondisi.

Menurut Sulistiyowati, perubahan iklim membuat pola musim yang dulu relatif mudah diprediksi kini mulai bergeser. Awal musim hujan maupun kemarau tak lagi datang sesuai kebiasaan, sementara cuaca ekstrem semakin sering terjadi.

“Dari hasil analisis BMKG, faktor yang menyebabkan pola hujan di Jawa Tengah semakin tidak menentu merupakan kombinasi variabilitas iklim global, seperti El Nino dan La Nina, serta dampak perubahan iklim,” jelasnya.

Naiknya suhu bumi juga membuat dinamika atmosfer dan lautan berubah. Dampaknya, berbagai fenomena cuaca ekstrem kini lebih sering muncul dibanding beberapa tahun lalu.

Karena itu, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tidak lagi mengandalkan patokan musim seperti dulu. Kalau biasanya merasa hafal kapan hujan atau kemarau datang, sekarang saatnya lebih rajin mengecek prakiraan cuaca sebelum beraktivitas.

Informasi cuaca yang diperbarui setiap hari dinilai jauh lebih akurat untuk menjadi pegangan, terutama bagi petani, nelayan, pelaku transportasi, hingga masyarakat yang punya banyak aktivitas di luar ruangan. (dul)

You Might Also Like

Pengakuan Teman Kuliah Jokowi di UGM: Saya Tidak Tahu Ada Jurusan Teknologi Kayu, Skripsi Saya Ekonomi Manajemen

Prabowo Rehabilitasi Ira Puspadewi, Status Terpidana Resmi Gugur

Jateng Ngebut Soal Integritas ASN

Lewat Radio, Bahasa “Lo-Gue” Mulai Gerus Dialek Semarang Sejak Era 80-an

Tarif Lepas WNI Naik Drastis jadi Rp5 Juta, Ramai Satire ‘Lapor, Kami Sudah Pindah’

TAGGED:bmkgcuacaheadlineiklimkekeringankemaraurandomsusah ditebak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mau Jadi Guru? Seleksi PPG 2026 Resmi Dibuka
Next Article Kredit Fiktif Rp5,2 Miliar, Enam Eks Pegawai Bank Pasar Semarang Masuk Bui

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Faktanya, Kupas Bawang 4 Karung, Yeyet Cuma Dapat Rp40 Ribu

Makam Bung Karno di Blitar Kini Bisa Diziarahi 24 Jam

6 Doa Tolak Bala Saat Bencana Mengintai

TPA Jatibarang Masuk Mode Siaga

Agustina Klaim Persiapan MTQ Nasional Sudah 80 Persen

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi energi baru terbarukan (ebt) pembangkit listrik tenaga angin dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). (narakita/grafis/tera)
Tumbuh

Cetak Sejarah Dunia! Akhirnya Listrik dari EBT Bisa Lampaui Batu Bara

Oktober 9, 2025
Ilustrasi ledakan.
Info

Balas Dendam Korbban Bullying: Ledakan SMAN 72 Jakarta, Lukai 55 Orang

November 7, 2025
Ekonomi

Ekonomi Semarang 5,37 Persen: Nggak Ngebut Banget, Tapi Konsisten

Februari 25, 2026
Sepak Bola

Libur Udah, PSIS Gaspol Lagi, Persipal Siap Jadi Ujian Awal

Maret 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cuaca di Jateng Makin Susah Ditebak? BMKG Ungkap Faktor Bikin Iklim Jadi Random
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?