Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gandeng P4S Joyo Tentrem, UNS Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Gandeng P4S Joyo Tentrem, UNS Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar

Sampah plastik sering dianggap selesai urusannya begitu dibuang. Padahal, di tangan para peneliti, limbah itu justru bisa berubah menjadi energi.

T. Budianto
Last updated: Juni 25, 2026 5:24 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PENELITI UNS: Ketua P4S Joyo Tentrem, H Wisnu Wijaya (kemeja biru) foto bersama rombongan peneliti UNS Surakarta di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Joyo Tentrem, Tempursari, Sambi, Kabupaten Boyolali, belum lama ini. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, BOYOLALI- Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memulai program penelitian sekaligus pengabdian kepada masyarakat di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Joyo Tentrem, Tempursari, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali.

Program bertajuk “Pengolahan Sampah Plastik Melalui Pirolisis dan Pengujian Produk Secara ASTM” itu diawali dengan survei lapangan oleh tim dosen dan mahasiswa sebelum pembukaan resmi kegiatan, Jumat (13/6/2026).

Riset dan pengabdian tersebut dijalankan oleh Research Group Solid State Chemistry and Catalysis UNS di bawah koordinasi Ketua Tim Pengabdian, Dr IF Nurcahyo, bersama sejumlah akademisi UNS, yakni Prof Fitria Rahmawati, Prof Yuniarwan Hidayat, Prof Eddy Heraldy, dan Prof Khoirina Dwi Nugrahaningtyas. Program yang melibatkan mahasiswa ini dijadwalkan berlangsung hingga Oktober 2026 sebagai bagian dari pembelajaran langsung di lapangan.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNS, Prof Fitria Rahmawati mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga: Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Ibu-ibu PKK Pedurungan Lor Sulap Sampah Plastik Jadi Ecobrick

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan data dan temuan ilmiah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan teknologi pengelolaan sampah dan pemberdayaan sektor pertanian,” ujarnya.

Fokus utama penelitian adalah mengembangkan teknologi pirolisis, yaitu proses mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif melalui pemanasan tanpa oksigen.

Produk hasil pirolisis nantinya akan diuji menggunakan standar ASTM (American Society for Testing and Materials) untuk mengetahui kualitas dan karakteristiknya secara ilmiah.

Melalui penelitian ini, tim berharap teknologi tersebut tidak hanya membantu mengurangi persoalan sampah plastik, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Langkah Penting

Ketua P4S Joyo Tentrem, H Wisnu Wijaya menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama antara perguruan tinggi dan masyarakat menjadi langkah penting untuk melahirkan inovasi yang benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

Ia berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada penelitian semata, tetapi terus berkembang dalam penguatan sektor pertanian sekaligus pengembangan teknologi pengelolaan sampah.

Wisnu juga menitipkan pesan khusus kepada mahasiswa agar ikut mengenalkan dunia pertanian kepada generasi muda. “Saat ini minat anak muda terhadap sektor pertanian masih relatif rendah, padahal Indonesia memiliki potensi sumber daya lahan yang sangat besar. Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengajak generasi muda kembali mencintai pertanian,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian Dr IF Nurcahyo menjelaskan, selama program berlangsung mahasiswa akan terlibat langsung dalam proses penelitian, mulai dari metode pelaksanaan, pembagian tugas, hingga pengujian hasil.

Di penghujung kegiatan, Dewan Pembina P4S Joyo Tentrem, H Badrus Zaman juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar tidak hanya mengejar gelar akademik, tetapi mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Baca juga: Dari Plastik Jadi Energi, KLH Gaspol Daur Ulang 33 Ribu Ton Sampah

Menurutnya, tantangan masa depan semakin kompleks, mulai dari pengelolaan lingkungan, sampah, ketahanan pangan, hingga pengembangan pertanian yang membutuhkan inovasi berbasis teknologi.

“Jangan hanya berpikir menjadi pencari kerja, tetapi bercita-citalah menjadi pencipta lapangan kerja yang mampu memberikan manfaat bagi banyak orang,” pesannya.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pelaku pertanian diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi.

Sampah plastik memang mudah dibuang. Yang sulit adalah menemukan orang yang mau mengubahnya menjadi peluang. Dan terkadang, inovasi terbaik justru lahir bukan dari ruang kelas, melainkan dari sawah dan tumpukan limbah yang selama ini dianggap tak lagi berguna. (tebe)

You Might Also Like

Rahasia di Balik Mandi Wajib, Bukan Cuma Soal Suci, Tapi Begini

Dengar Wuhan Ingat Covid-19? Dosen Unwahas Terbang ke Sana Dalami AI untuk Ngajar

Bocah SD Boyolali Bikin NASA Angkat Topi

Saat Kata Menari, Anak Muda Banyumas Bangun Semangat Literasi

Stand Indonesia Diserbu di Yordania: dari Wayang sampai Es Cendol, Semua Laris Manis!

TAGGED:limbah plastikp4s joyo tentremUNS
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KPK Sebut Banyak Celah Korupsi di BPJS
Next Article Semarang Sambut Suro dengan Wayang dan Doa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nrimo Ing Pandum, Jalan Jawa Menuju Hati Tenang

Wayang Jadi Jurus Dakwah Sunan Kalijaga

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Juni 29, 2026
Pendidikan

Parasit Komodo Mulai Terkuak, Ancaman Baru Ikut Terbaca

Juli 12, 2026
Pendidikan

Bawaslu “Latih” Mahasiswa UIN Walisongo Selesaikan Sengketa Pemilu

September 22, 2026
Pendidikan

Sinaran Semarang Cari Bibit Ilmuwan Masa Depan

Agustus 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gandeng P4S Joyo Tentrem, UNS Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?