Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Drama Sel Mewah Lapas Blitar Belum Tamat, Tiga Petugas Dinonaktifkan Sementara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Drama Sel Mewah Lapas Blitar Belum Tamat, Tiga Petugas Dinonaktifkan Sementara

Tiga petugas yang sedang menjalani pemeriksaan terdiri atas Kepala Keamanan Lapas berinisial ADK serta dua anggota pengamanan berinisial RJ dan W. Selama proses berlangsung, ketiganya telah dinonaktifkan dari tugas dan ditempatkan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur.

Nugroho P.
Last updated: Juni 22, 2026 9:08 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ilustrasi warga binaan dalam penjara.
Ilustrasi warga binaan dalam penjara.
SHARE

BACAAJA, BLITAR – Kasus dugaan jual beli sel di Lapas Kelas IIB Blitar, Jawa Timur, masih terus bergulir. Hingga kini, belum ada keputusan akhir terkait nasib tiga petugas yang diduga terlibat dalam praktik pungutan liar untuk memberikan fasilitas kamar khusus kepada warga binaan.

Contents
Pemeriksaan Masih Terus BerjalanInspektorat Kementerian Ikut Turun TanganBerawal dari Laporan Tiga Narapidana KorupsiKamar D1 Punya Fasilitas Lebih NyamanTarif Ditawar Hingga Puluhan Juta RupiahMenunggu Hasil Pemeriksaan Akhir

Tiga petugas yang sedang menjalani pemeriksaan terdiri atas Kepala Keamanan Lapas berinisial ADK serta dua anggota pengamanan berinisial RJ dan W. Selama proses berlangsung, ketiganya telah dinonaktifkan dari tugas dan ditempatkan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur.

Pemeriksaan Masih Terus Berjalan

Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Iswandi, mengatakan hingga saat ini proses pemeriksaan belum selesai sehingga belum ada keputusan mengenai sanksi terhadap ketiga petugas tersebut.

“Belum ada keputusan terkait dugaan kasus itu (pungli),” ujar Iswandi, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, seluruh proses kini berada di bawah penanganan Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur bersama tim pemeriksa dari pemerintah pusat.

Inspektorat Kementerian Ikut Turun Tangan

Tak hanya Ditjenpas, Inspektorat Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga ikut melakukan pemeriksaan guna memastikan seluruh dugaan pelanggaran diusut secara menyeluruh.

Pihak Lapas Blitar menyatakan akan mengikuti seluruh proses yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai sanksi kepada pemerintah pusat.

“Terbaru, tim dari Inspektorat Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ikut turun melakukan pemeriksaan. Kami pasrah ke pusat untuk sanksi dan penanganannya,” kata Iswandi.

Berawal dari Laporan Tiga Narapidana Korupsi

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari tiga warga binaan perkara korupsi pada April 2026. Mereka mengaku mendapat tawaran untuk menempati kamar khusus sesaat setelah masuk ke Lapas Blitar.

Penawaran tersebut diduga dilakukan oleh dua petugas keamanan dengan sepengetahuan Kepala Keamanan Lapas.

Sel yang ditawarkan dikenal sebagai Kamar D1, yang disebut memiliki sejumlah fasilitas berbeda dibanding kamar tahanan lainnya.

Kamar D1 Punya Fasilitas Lebih Nyaman

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Kamar D1 memiliki jam penutupan yang lebih longgar dibanding blok lain.

Apabila sebagian besar kamar ditutup sekitar pukul 16.00 WIB, penghuni Kamar D1 disebut masih dapat beraktivitas hingga setelah waktu sholat Isya.

Selain itu, jumlah penghuni kamar tersebut juga lebih sedikit sehingga dinilai lebih nyaman dibandingkan blok lain yang memiliki kapasitas lebih padat.

Tarif Ditawar Hingga Puluhan Juta Rupiah

Dalam dugaan praktik tersebut, petugas disebut menawarkan kamar khusus dengan tarif awal mencapai Rp100 juta.

Setelah melalui proses negosiasi, nilai yang disepakati turun menjadi Rp60 juta untuk setiap warga binaan yang ingin menempati Kamar D1.

Tiga narapidana kasus korupsi yang melapor mengaku masing-masing telah menyerahkan uang sebesar Rp60 juta sebagai syarat memperoleh fasilitas tersebut.

Menunggu Hasil Pemeriksaan Akhir

Hingga kini, belum ada keputusan resmi mengenai bentuk pelanggaran maupun sanksi yang akan dijatuhkan kepada ketiga petugas yang diperiksa.

Proses investigasi masih terus dilakukan untuk mengungkap seluruh fakta, termasuk dugaan aliran dana dan keterlibatan pihak lain apabila memang ditemukan bukti tambahan.

Sementara itu, kebijakan mengenai penggunaan Kamar D1 telah menjadi sorotan sejak kasus ini mencuat. Pemerintah melalui Ditjen Pemasyarakatan dan Inspektorat Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan final terhadap seluruh pihak yang terlibat. (*)

You Might Also Like

25 Juta Transaski Pakai QRIS di Soloraya, Ini Sektor yang Mendominasi

Bukannya Ikan, Tiga Nelayan Juwana Kegep Bawa Burung Langka

Banjir di Tembalang, Pemkot Perkuat Tanggul Kali Babon

Gotong Royong Urus Rumah, Jateng Luncurkan “Ngopeni Omah”

BGN Pangkas 1.653 Sekolah dari Sasaran MBG

TAGGED:blitarpenjara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Selamatkan Pelajar Tenggelam, Polisi Ini Gugur Dapat Bonus Kenaikan Pangkat dari Kapolri
Next Article Sirine Ambulans Tak Digubris Konvoi Pesilat, Lansia Meninggal Dunia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pecinan Naik Kelas, Kini Jadi Desa Wisata

Belum Sempat Salah Jawab, Dua Peserta Seleksi KI Jateng Sudah Gugur Duluan

Ilustrasi anak terserang Super Flu.

Super Flu Mengintai di 13 Provinsi, IDAI Kasih Warning Orang Tua: Lindungi Anak!

Makin Dewasa, Kenapa Teman Baru Susah Dicari?

Awas Lho.. Pacaran Sekantor Bisa Bikin Dinamika Tim Berubah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Alwin Basri dan Mbak Ita duduk di kursi pesakitan ndengerin sidang vonis di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (27/8/2025). (bae)
Hukum

Alwin Menang dari Mbak Ita di Sidang, Pialanya? Dikasih Hukuman Lebih Tinggi dari Istri

Agustus 28, 2025
Daerah

Urus Kesehatan Nggak Pakai Ribet, Semarang Tekan Angka Stunting

Januari 21, 2026
LCC BERMASALAH - Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalbar yang berujung polemik.
Info

Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Mei 13, 2026
Daerah

Layanan Cepat Tanpa Drama, Dua Menteri Puji MPP Semarang

November 7, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Drama Sel Mewah Lapas Blitar Belum Tamat, Tiga Petugas Dinonaktifkan Sementara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?