Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Super Flu Mengintai di 13 Provinsi, IDAI Kasih Warning Orang Tua: Lindungi Anak!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Super Flu Mengintai di 13 Provinsi, IDAI Kasih Warning Orang Tua: Lindungi Anak!

R. Izra
Last updated: September 22, 2026 2:50 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi anak terserang Super Flu.
Ilustrasi anak Influenza A.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melaporkan subtipe Influenza A H3N2 subklad K atau yang lebih dikenal dengan sebutan Super Flu terdeteksi di 13 provinsi.

Di Jawa Timur, dilaporkan ada peningkatan kasus Super Flu. Kondisi ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas influenza A di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan pemantauan WHO hingga minggu epidemiologi ke-35 tahun 2026.

Hal ini membuat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua agar lebih waspada. Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang rentan terhadap influenza dan berisiko mengalami komplikasi.

Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI, Dr Hikari Ambara Sjakti, mengatakan anak usia 0-17 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami influenza bergejala dibandingkan orang dewasa.

Bacaaja: Super Flu Lagi Viral, Imun Kita Nggak Sepolos Itu
Bacaaja: 62 Kasus Super Flu di Indonesia Dimodinasi Anak-anak, IDAI Ingatkan Hal Ini

Menurutnya, sistem kekebalan tubuh anak masih berkembang. Anak juga dapat melepaskan virus dalam jumlah lebih banyak dan dalam waktu lebih lama sehingga berpotensi menularkan influenza kepada anggota keluarga maupun lingkungan sekolah.

Sementara itu, Prof Dr dr Anggraini Alam dari Unit Kerja Koordinasi Infeksi dan Penyakit Tropis IDAI menekankan pentingnya mengenali gejala dan melakukan penanganan sejak dini.

Pada anak dengan faktor risiko tertentu, influenza dapat berkembang menjadi komplikasi serius, seperti pneumonia, perburukan asma, miokarditis hingga ensefalopati.

“Diagnosis laboratoris sangat penting, terutama dengan RT-PCR yang memiliki sensitivitas dan spesifisitas tinggi serta mampu mengidentifikasi subtipe virus,” ujar Anggraini.

Ia juga menjelaskan bahwa obat antivirus seperti oseltamivir dapat efektif jika diberikan pada waktu yang tepat. Namun, penggunaannya harus berdasarkan evaluasi dan anjuran dokter.

IDAI juga menekankan pentingnya vaksinasi influenza. Vaksinasi tahunan direkomendasikan untuk anak mulai usia 6 bulan.

Vaksin bukan hanya membantu menurunkan risiko infeksi, tetapi juga dapat mengurangi tingkat keparahan penyakit dan komplikasi. Perlindungan ini menjadi semakin penting karena virus influenza terus mengalami perubahan.

“Vaksinasi influenza harus diberikan setiap tahun karena virus influenza terus berevolusi,” jelas Anggraini.

Selain vaksinasi, orangtua diminta menerapkan langkah pencegahan sederhana. Anak yang sedang sakit sebaiknya beristirahat di rumah dan tidak dibawa ke sekolah maupun tempat bermain hingga pulih.

Anak juga perlu cukup minum untuk mencegah dehidrasi, menerapkan etika batuk, rajin mencuci tangan, serta menggunakan masker sesuai kondisi.

Prof Anggraini mengingatkan, anak dapat menularkan virus influenza bahkan sebelum gejala muncul dan selama beberapa hari setelahnya.

IDAI juga meminta orangtua tidak memberikan obat, terutama antivirus, secara sembarangan tanpa pemeriksaan dokter.

Orangtua perlu segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika muncul tanda bahaya seperti sesak napas, demam tinggi yang tidak membaik, penurunan kesadaran, atau tanda dehidrasi.

IDAI mengajak orangtua, guru, dan masyarakat bersama-sama memperkuat perlindungan terhadap anak. Langkah tersebut mencakup vaksinasi influenza tahunan, menjaga kebersihan tangan, menggunakan masker, menghindari kerumunan ketika sedang sakit, serta tidak memaksakan anak masuk sekolah saat belum pulih.

“Lindungi anak, lindungi bangsa,” pesan Prof Anggraini. (*)

You Might Also Like

Siapa yang Lapar? Pengusaha SPPG Protes MBG Dihentikan saat Libur Sekolah

Lomba Mau Diulang, Sekolah Ini Pilih Mundur Terhormat Saja

Apindo Jateng Kecewa UMP 2026 Naik Tinggi, Bikin Pengusaha Megap-megap

Italia Kandaskan Jepang di Final Volleyball Women’s U-21 World Championship

Redam Debu Sisa Kebakaran, Jalan Sekitar Jatibarang Disiram

TAGGED:idaiinfluenza akesehatan anakorang tuasuper flu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Makin Dewasa, Kenapa Teman Baru Susah Dicari?
Next Article Belum Sempat Salah Jawab, Dua Peserta Seleksi KI Jateng Sudah Gugur Duluan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

AI Bikin TPS di Semarang Bisa Dipantau 24 Jam, Agustina Panen Dua Penghargaan Nasional

DHAUP AGENG - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Dhaup Ageng di Puro Mangkunegaran Solo, Sabtu (7/11/2026). (foto dipertajam dengan AI)

Jokowi, Gibran, hingga Kaesang Hadiri Dhaup Ageng Mangkunegaran

TERIMA PENGHARGAAN: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng (kedua dari kiri) menerima penghargaan pada Anugerah Cita Negeri 2026. (ist)

Semarang Boyong 3 Penghargaan dalam Sepekan: dari Kota Aman hingga Inovasi Sampah

SAMPAIKAN KETERANGAN - Kapolres Sukoharjo AKBP Indra Maulana Saputra menyampaikan keterangan pers di Mapolda Jateng, Sabtu (7/11/2026), terkait penangkapan buronan tersangka pembakar mi babi di Sukoharjo.

Buronan Otak Pembakar Mi Babi Ditangkap, Diduga Pemilik Ponpes Putri Hamalatul Quran Sukoharjo

PENUMPANG KERETA: Pengguna jasa kereta api berjalan menuju pintu keluar stasiun setelah kereta yang mereka tumpangi berhenti di Stasiun Semarang Poncol. (ist)

Liburan Akhir Tahun Ada Diskon 30 Persen untuk Tiket Kereta Api, Buruan Jangan Kehabisan!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SIDAK WNA: Petugas Imigrasi (baju hitam) menyidak WNA yang sedang bekerja di proyek konstruksi di wilayah Demal. (ist)
Info

Imigrasi Sisir Proyek dan Pabrik di Demak, Soroti Aktivitas WNA

Oktober 11, 2026
Ilustrasi bencana banjir bandang yang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan.
Info

Banjir Bandang Sumatera Bisa Terulang, Ini Alarm Keras

Desember 30, 2025
NAIK TRANS JATENG - Penumpang hendak naik armada Trans Jateng di bekas Terboyo, Semarang. (dul)
Info

24 Rute Mulai Disiapkan, Trans Jateng Kejar Target 209.000 Penumpang per Hari pada 2045

Agustus 20, 2026
TKP PENGGELEDAHAN - Polisi memasang police line di Ponpes Putri Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, yang menjadi lokasi penggeledahan.
Info

Pengamat Sorot Dugaan Intimidasi Polisi Bersenjata Terhadap Santri Putri di Sukoharjo

November 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Super Flu Mengintai di 13 Provinsi, IDAI Kasih Warning Orang Tua: Lindungi Anak!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?