Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Golkar Sentil, PDIP Balas: Kami Nggak Kecanduan Kursi Kekuasaan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Golkar Sentil, PDIP Balas: Kami Nggak Kecanduan Kursi Kekuasaan

Perang sindiran antarpartai kembali memanas. Kali ini, PDIP membalas komentar Partai Golkar yang mempertanyakan posisi mereka sebagai partai penyeimbang di luar pemerintahan. Jawabannya pun tak kalah menohok.

T. Budianto
Last updated: Juni 21, 2026 11:09 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Ketua DPP PDIP, Deddy Yevry Sitorus. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Adu argumen antara PDIP dan Partai Golkar kembali mencuat ke ruang publik. Setelah Golkar mempertanyakan peran PDIP sebagai partai penyeimbang di luar pemerintahan, DPP PDIP memberikan respons keras dengan menyinggung soal “candu kekuasaan”.

Ketua DPP PDIP, Deddy Yevry Sitorus meminta Partai Golkar tidak ikut mengomentari pilihan politik partainya. Menurutnya, setiap partai memiliki hak menentukan sikap, termasuk memilih berada di luar kabinet.

Deddy bahkan menyebut PDIP berbeda dengan partai yang menurutnya selalu ingin berada di lingkar kekuasaan, baik saat menang maupun kalah dalam kontestasi politik.

Baca juga: Senggol PDIP soal Sikap Politik, Jazilul PKB: Kami Semua Sedang Berjuang Keras

“PDI Perjuangan bukanlah partai seperti Golkar yang kalah atau menang tetap ingin ikut berkuasa. Kami tidak memiliki bakat candu kekuasaan, seolah tanpa berkuasa akan mati atau tidak berkembang,” kata Deddy dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).

Anggota Komisi II DPR RI itu mengakui berada dalam pemerintahan memang memberikan banyak keuntungan politik. Namun justru karena itulah, ia heran ketika ada pihak yang mempersoalkan keputusan PDIP memilih berada di luar pemerintahan.

Menurut Deddy, PDIP tetap menghormati seluruh partai yang memutuskan bergabung dalam koalisi pemerintah. Karena itu, ia berharap sikap saling menghormati juga diberikan kepada partai yang memilih menjadi oposisi atau penyeimbang.

“Kami menghormati partai-partai yang berada di pemerintahan. Sudah semestinya Golkar juga menghormati mereka yang memilih berada di luar pemerintahan,” ujarnya.

Fungsi Pengawasan

Deddy menegaskan posisi PDIP saat ini adalah menjalankan fungsi check and balances terhadap jalannya pemerintahan. Ia menilai fungsi pengawasan DPR akan kehilangan makna apabila seluruh fraksi hanya menjadi pendukung pemerintah tanpa memberikan kritik.

“Kalau semua fraksi di DPR hanya manut dan selalu setuju terhadap eksekutif, lalu apa bedanya dengan era Orde Baru? Apakah DPR masih dibutuhkan?” katanya.

Pernyataan Deddy merupakan respons atas komentar Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji yang sebelumnya mempertanyakan makna posisi PDIP sebagai partai penyeimbang.

Baca juga: PDIP Bersuara Keras soal Kertajati: Jangan Sampai RI Diam-diam Jadi Halaman Belakang AS

Sarmuji mengatakan Golkar menghormati keputusan politik PDIP. Namun, menurutnya, publik juga berhak menilai sejauh mana peran penyeimbang tersebut benar-benar dijalankan. “Selama ini entah apa yang diseimbangkan? Nanti rakyat yang menilai,” ujar Sarmuji.

Perdebatan ini menambah daftar panjang dinamika hubungan politik antara partai-partai di parlemen pasca terbentuknya pemerintahan baru, terutama terkait posisi partai yang memilih berada di luar koalisi.

Dalam politik, kursi memang penting. Tapi kadang yang lebih ramai diperebutkan bukan kursinya, melainkan siapa yang paling berhak mengklaim sedang memperjuangkan kepentingan rakyat dari posisi mana pun mereka berdiri. (tebe)

You Might Also Like

Misteri Hilangnya Nusron Wahid setelah OTT KPK Jerat Pejabat ATR/BPN dan 4 Orang Kepercayaan NW

Nama Politikus Banjarnegara Anak Mantan Bupati Ikut Disebut dalam Sidang Korupsi Sudewo

Pesawat ATR Indonesia Air Transport Rute Jogja-Makassar Hilang Kontak di Maros

Edit Foto Mantan Pacar Pakai AI, Mahasiswa di Semarang Terancam 12 Tahun Bui

Vasektomi Jadi ‘Shortcut’ Papa Muda Semarang: Nggak Ribet, Dapat Cuan Jutaan

TAGGED:golkarheadlinepdip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wayang Jawa-Betawi Satukan Perantau di Blok M Hub
Next Article Beasiswa Santri? Gus Yasin Kasih Sinyal Tegas: Jangan Coba-coba Titip Nama!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MENGAIS REZEKI - Pelaku UMKM sedang melayani pembeli saat penutupan MTQ di Semarang, Sabtu (19/9/2026). (dul)

Cerita Pelaku UMKM Kerajinan Tangan Jualan di MTQ Nasional Semarang: Cuma Laku Empat

SAMPAIKAN KEPUTUSAN - Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, membacakan keputusan lomba didampingi Sekretaris Dewan Hakim, Dr. Muhammad Ramli Massange, M.A. Sabtu (19/9/2026). (dul)

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional ke-31, Jateng Nomor Berapa?

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memberi sambutan saat penutupan penutupan MTQ Nasional ke-31, Sabtu (19/9/2026). (dul)

Penutpan MTQ Nasional, Gubernur Jateng Sampaikan Pesan Ini kepada Kafilah

Agustina Tegaskan Trans Semarang Bukan Bisnis

JUARA REBANA--Tim DM Group asal Kediri menerima hadiah secara simbolis usai menjadi juara pertama Festival Rebana Nasional 2026 yang jadi rangkaian MTQ di Kota Semarang. (ist)

DM Group Kediri Juara Festival Rebana MTQ Nasional di Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SIDANG TPPU--Jaksa penuntut umum menjelaskan alasan batal hadirkan eks Pangdam Widi Prasetijono dalam sidang TPPU di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (24/6/2026). (bae)
Hukum

Widi Eks-Ajudan Jokowi Masih Bertaji? Jampidmil Belum Berani Hadirkan Mantan Pangdam ke Sidang

Juni 24, 2026
Info

Semarang Makin Harmonis, Budaya dan Pembangunan Jalan Bareng

Juni 22, 2026
Coretan Lengserkan Sudewo menghiasai Gedung DPRD Pati. Kamis (14/8/2025) Panitia Khusus DPRD Kabupaten Pati mulai menggelar sidang agenda hak angket pemakzulan Bupati Pati Sudewo. Foto: Bae
Daerah

ASN Pati Dimutasi Aneh-aneh, Pansus Hak Angket Bongkar Kebijakan Bupati Sudewo

Agustus 22, 2025
Eks pejabat Bank BJB, Dicky Syahbandinata menahan tangis usai divonis bebas di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (7/5/2026). (bae)
Hukum

Eks-Pejabat Bank BJB Nangis Divonis Bebas dalam Kasus Korupsi Sritex

Mei 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Golkar Sentil, PDIP Balas: Kami Nggak Kecanduan Kursi Kekuasaan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?